Jenis-Jenis Karya Ilmiah dan Penjelasannya

Diposting pada

Macam Karya Ilmiah

Beragam macam karya tulis ilmiah berdasarkan bentuk penyajiannya di berbagai disiplin ilmu ada banyak sekalian. Secara umum bahkan ada yang berbentuk populer, formal, serta semi formal. Akan tetapi dari kesemua tersebut haruslah memenuhi ciri karya ilmiah itu sendiri, yakni objektif, netral, sistematis, logis, dan reporoduktif. Hal ini menjadi urgen sebab karya ilmiah senantiasa di dasarkan pada landasan teori dan metode pegumpulan data yang ada.

Oleh sebab itulah untuk proses pembuatan karya ilmiah tidak boleh asal-asalan tanpa menyertakan referensi dari riset sebelumnya. Sebagai penjelasan lebih lengkap berikut ini paparan tentang bentuk penggunaan karya ilmiah.

Karya Ilmiah

Karya ilmiah adalah naskah yang meberikan pengulasan serta membahasa suatu masalah tertentu di masyarakat. Suatu karya ilmiah yang ditulis dan diterbitkan menyajikan laporan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti.

Penyajian karya ilmiah juga harus sesuai aturan dan etika yang disepakati dan dipatuhi oleh komunitas ilmiah sehingga apa yang disampaikan tidak menimbulkan kebingungan (ambigulitas).

Pengertian Karya Ilmiah Menurut Para Ahli

Para ahli memberikan definisi tentang karya ilmiah, antara lain sebagai berikut;

  1. Jones, definisi karya ilmiah adalah karangan ilmiah yang ditujukan kepada masyarakat profesional yang bersifat karya tinggi ilmiah.
  2. Eko Susilo, pengertian karya ilmiah adalah suatu karangan atau tulisan yang didapat sesui dengan siffat keilmuan yang didasari hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan dan dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Munawar Syamsudin, arti karya tulis ilmiah adalah naskah yang membahas suatu masalah tertentu atas dasar konsepsi ilmiah tertentu dengan memilih metode tertentu dari presentasi secara keseluruhan teratur dan konsisten.

Jenis Karya Ilmiah

Karya ilmiah tidak hanya makalah dan skripsi namun ada banyak jenisnya. Berikut adalah berbagai macam penyajikan karya ilmiah yang sering banyak ditemukan beserta penjelasan lengkapnya. Antara lain;

Laporan penelitian

Laporan penelitian adalah serangkaian kaidah penulisan laporan yang ditulis setelah sebuah penelitian dilaksanakan untuk kemudian dijadikan referensi/hasil rujukan.

Contoh dalam penulisan laporan penelitian ini tersadi dalam berbagai bentuk kajian ilmu pengetahuan. Misalnya saja laporan tentang kondisi tanah yang ditulis oleh mahasiswa jurusan teknik sipil dalam pengembangan jalan/infrastruktur di Indonesia.

Artikel

Artikel sangat sering dijumpai baik di internet, surat kabar maupun makalah. Singkatnya, pengertian artikel adalah tulisan yang berisikan tentang opini suatu peristiwa yang ditulis secara subyektif. Namun dalam definisi karya ilmiah yang baku, artikel merupakan karya tulis yang disusun agar bisa diterbitkan dalam jurnal ilmiah.

Oleh karena itu, tujuan artikel harus ditulis dalam kaidah-kaidah keilmuan yang berlaku. Adapun contoh pengggunakan artikel dalam karya ilmiah ini misalnya saja tentang kajian Revolusi Industri 4.0 yang pada saat ini sedang familiar, lantaran mengubah struktur sosial, interkasi sosial, serta mengubah paradigma masyarakat akan komunikasi yang dilakukan.

Makalah

Istilah makalah sudah tidak asing lagi terutama di kalangan akademisi. Makalah adalah karya tulis yang isinya mengulas tentang data lapangan yang bersifat empiris dan objektif terhadap suatu permasalahan yang berkembang di masyarakat.

Bukan hanya itu saja, bahkan seirngkali makalah disusun berdasarkan analisa logis penulis atas masalah tertentu. Hasil pemikiran tersebut lalu dituangkan ke dalam makalah sesuai metodologis dan sistematis yang berlaku. Bagian ini bisa dijumpai ketika ada makalah dengan struktur sebagai berikut;

BAB I (Pendahuluan)

Pada bagian BAB 1 berisi tentang pendahuluan, yang isinya antara lain adalah latar belakang, rumusan masalah, tujuan makalah, manfaat makalah.

BAB II (Pembahasan)

Pada bagian BAB II dalam makalah ini dibuat dengan susnan Tinjauan Pusataka, Landasan Teori, dan Kajian Makalah yang dibuat.

BAB III (Penutup)

Untuk tahapan terakhir dalam pembuatan BAB III di makalah ini berisi tentang kesimpulan serta saran yang dibuat atas tanggapan permasalahan di dalam makalahnya.

Sedangkan untuk topik yang diangkat dalam penulisan makalah ini juga beranekaragam kajiannya, antara lain;

  1. Pendidikan, contohnya ialah makalah tentang Permasalahan Kurikulum di Indonesia
  2. Sosial, contoh penggunaaannya adalah makalah tentang Penyebaran Hoaks di Kalangan Masyarakat
  3. Budaya, penulisan makalah bisa membuat tentang Jilbab Sebagai Budaya di Masyarakat
  4. Politik, dapat membuat makalah tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu

Kertas Kerja

Kertas kerja atau paper work hampir mirip dengan makalah. Bedanya hanya terdapat pada cara penyusunannya, dimana kertas kerja disusun dengan menggunakan analisis yang lebih mendalam. Kertas kerja yang telah disusun selanjutnya akan dipresentasikan di depan para ilmuwan dalam sebuah forum, seminar, atau lokakarya.

Kertas kerja dapat menjadi acuan penelitian selanjutnya bila kertas kerja yang dipresentasikan disetujui oleh peserta forum bahkan bisa dipublikasaikan dalam jurnal internasional/nasional. Untuk penyelenggarannya terlebih dahlu sabmit abstrak, selanjutnya ialah menulis lengkap tentang laporan penelitian yang dilakukan.

Skripsi

Bagi mahasiswa tingkat akhir ada anggapan bahwa skripsi merupakan momok untuk segera mendapatkan gelar sarjana. Skripsi merupakan karya ilmiah dalam lingkup penelitian berskala kecil namun dengan pembahasan yang tajam dan mendalam.

Dalam penyusunannya, skripsi disusun berdasarkan opini dan kesimpulan penulis terhadap pemikiran orang lain atas data yang diperoleh dari penelitian. Sedangkan untuk metodologi penelitian yang dipergunakan bisa mempergunakan data dalam metode kualitatif atau metode penelitian kuantitatif.

Kesemua metodologi memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Akan tetapi yang perlu dicatat sesuaikan dengan topik penelitian yang dibuat. Sehingga tidak menjadi rancu dalam proses penganalisisan data dalam penelitian.

Tesis

Seperti skripsi, tesis juga menjadi syarat bagi mahasiswa S2 untuk mendapatkan gelar master atau magister. Penelitian tesis lebih mendalam dibanding dengan skripsi. Tesis merupakan sebuah karya ilmiah yang isinya menguak pengetahuan baru yang bersifat empirik dan teoritis yang didapat ketika melakukan penelitian.

Maksud empirik adalah pengalaman yang didapat sewaktu melaksanakan penelitian dan teoritik maksudnya adalah melakukan pengujian terhadap teori-teori yang sudah ada sebelumnya.

Bahkan pada proposal penulisan tesis ini bisa lebih cepat dari skripsi akan tetapi juga lebih lambat, sebagai tips untuk penyusunan thesis bisa dijalankan sesuai skripsi penelitian sehingga data-data yang sebelumnya ada bisa ditambahkan atupun di evaluasi

Disertasi

Bagi yang menempuh pendidikan S3 pasti akan membuat dsiertasi sebagai syarat untuk mendapat gelar doktoral. Isi dari disertasi adalah temuan original penulis tentang suatu pendapat yang bisa dibuktikan secara ilmiah.

Karenanya, dalam menyusun disertasi harus dilakukan penelitian yang mendalam dan diangkat dari kajian teoritik dan dukungan fakta empirik. Untuk batas lama dalam penyusunan desertasi ini diberbagai Perguruan Tinggi selama 5 tahunan.

Penulisan Populer

Dalam jenis karya ilmiah terakhir adalah artikel populer atau penulisan populer yang kerapkali banyak ditemukan dalam linimasa media online di Indonesia. Bahkan bisa dipublikasakan dalam bentuk artikel dengan bahasa tidak formal.

Meskipun demikian untuk penulisannya haruslah menyertakan data-data penelitian serta penganalisisannya dengan mendalam. Hal ini dijalankan sebagai syarat pemenuhan kaedah baku dalam tinajuan pustakan yang dibuatnya.

Contoh penulisan dalam artikel populer ini mudah ditemukan pada media masa, seperti halnya detik, tirto, atau bahkan sekelas mojok (sebuah media online satire di Indonesia).

Nah, demikianlah untuk materi yang dapat kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan jenis-jenis karya ilmiah berdasarkan pada bentuk penyajian yang dilakukan. Semoga melalui tulisan ini memberikan wawasan serta pengetahuan yang mendalam bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *