Kelebihan dan Kelemahan Penelitian Sejarah

Diposting pada

Kelebihan dan Kelemahan Penelitian Sejarah

Penelitian sejarah menjadi salah satu metode penelitian yang kerapkali dilakukan untuk menguji kebenaran tentang kejadian tertentu yang terjadi di masa lampau. Sehingga riset dalam konteks sejarah ini sangatlah kompleks, alasannya penyesebabnya menyangkut eksistensi, baik berupa nilai, moral, agama, dan kebudayaan dari suatu bangsa dan manusia dari masa lampau, kini, dan masa depan.

Adapun untuk menunjukan laporan hasil penelitian sejarah yang baik diperlukan rangkaian sistematis terkait dengan uraian fakta akhirnya menjadi kisah sejarah untuk kemudian dianalisis menggunakan langkah-langkah objektif dengan penyebutan historiografi. Meskipun demikian, dalam konteks realitasnya ketika menggunakan jenis metode penelitian ini banyak ditemukan kelebihan dan juga kelemahan yang ada.

Penelitian Sejarah

Penelitian sejarah adalah arti penelitian yang bertujuan untuk mencapai wawasan atau makna kesimpulan tentang orang atau kejadian masa lalu, sehingga riset ini melibatkan studi kasus yang cermat dan teknik analisis data tentang peristiwa masa lalu.

Mempergunakan metodologi penelitian sejarah memerlukan lebih dari sekedar mengumpulkan dan menyajikan informasi faktual, tapi juga membutuhkan interpretasi informasi.

Sejarah Penggunaan Metode Penelitian

Secara historis ada skeptisisme terhadap penggunaan metode penyelidikan sejarah dalam sosiologi pasca perang. Sejarah dan sosiologi menjadi lebih terkait pada tahun 1950-an, dan sosiologi sejarah diterima selama tahun 1970-an.

Beberapa sosiolog sejarah terkemuka dari tahun 1960-an hingga 1980-an adalah Barrington Moore, Jr., Charles Tilly, dan Theda Skocpol. Tokoh-tokoh tersebut mendasarkan pekerjaan mereka pada pemikiran Karl Marx, Max Weber dan Durkheim.

Bahkan khususnya untuk Weber mengembangkan penelitian sejarah awal dengan perbandingan sistem agama dan ekonomi di seluruh dunia, misalnya ia mempelajari perbedaan budaya antara Cina dan Eropa Barat, membandingkan agama-agama seperti Hindu dan Yudaisme Kuno.

Kelebihan dan Kelemahan Penelitian Sejarah

Riset dengan topik penelitian sejarah diperlukan investigasi yang tujuannya agar mendapatkan penyelidikan terorganisir. Meski demikian, dalam praktek di lapangan langkah-langkah penelitian sejarah mempunyai kelebihan dan juga kelemahan.

Penjelasan lengkapnya sebagai berikut;

Kelebihan

Yaitu:

  1. Membantu memahami orang dan masyarakat

Penelitian sejarah memiliki kelebihan, dimana untuk hasil penelitiannya menawarkan segudang informasi tentang bagaimana orang dan masyarakat berperilaku sehingga bisa menjadi pembelajaran yang utuh di kemudian hari. Misalnya saja kajian tentang bagaimana menilai perang jika bangsa dalam keadaan damai.

  1. Peneliti mempelajari hubungan sebab akibat

Kekuatan lain yang menjadi keunggulan dari penelitian sejarah adalah memungkinkan peneliti untuk mempelajari hubungan kompleks antara konteks sejarah, budaya, dan kepribadian. Kekompleksan ini pada akhirnya mampu memberikan manfaat dalam penelitian sejarah untuk mengungkap gagasan secara ilmiah.

  1. Mampu melestarikan dan menafsirkan fakta

Tujuan penelitian sejarah penting bagi praktisi dan akademisi di lapangan karena bermanfaat untuk melestarikan dan menafsirkan fakta. Peneliti mengumpulkan fakta dan kemudian mencoba untuk mengasimilasi fakta ke dalam urutan yang bermakna. Peneliti juga melakukan triangulasi fakta.

  1. Pendekatan historis sangat cocok untuk analisis tren

Penerapan pendekatan historis sangat cocok untuk analisis tren. Catatan sejarah dapat menambahkan latar belakang kontekstual penting yang diperlukan untuk lebih memahami dan menafsirkan masalah penelitian atau untuk mereplikasi penelitian sebelumnya.

  1. Memuaskan keingintahuan manusia terhadap banyak hal

Penelitian sejarah penting karena manusia ingin mengetahui banyak hal, dan penelitian sejarah membantu kita “menyingkapnya.” Hal-hal yang memiliki penerapan praktis bukanlah satu-satunya hal penting dalam hidup kita. Sejarah penting sebagian karena manusia ingin mengetahui banyak hal.

  1. Mempunyai implikasi praktis

Penelitian sejarah juga mempunyai implikasi praktis yang membantu kita memahami seperti apa manusia itu dan kesalahan apa yang cenderung kita buat, yang pada akhirnya hal itu dapat membantu kita memahami situasi kita saat ini

  1. Membantu memahami perubahan

Masa lalu menyebabkan saat ini, dan masa kini menentukan apa yang akan terjadi di masa depan. Hanya dengan mempelajari sejarah kita dapat memahami bagaimana hal-hal berubah.

Disisi lain, melalui sejarah kita dapat mulai memahami faktor-faktor yang menyebabkan perubahan; dan hanya melalui sejarah kita dapat memahami elemen apa dari sebuah institusi atau masyarakat yang bertahan meskipun ada perubahan.

Kelemahan

Diantaranya yaitu;

  1. Rawan tentang ketidak akuratan

Kelemahan dalam penelitian sejarah terdapat dalam sumber data dalam penelitian sejarah yang memungkinkan tidak reliabel. Karena penelitian sejarah hampir selalu dilakukan berdasarkan kisah orang-orang yang memiliki bias dan motivasinya sendiri. Akibatnya, generalisasi yang dibuat mungkin tidak akurat.

  1. Melibatkan generalisasi hasil

Kelemahan lain dari penelitian sejarah melibatkan generalisasi hasil. Ingatlah bahwa salah satu tujuan penelitian sejarah adalah untuk memprediksi peristiwa masa depan berdasarkan masa lalu. Tetapi mungkin masa lalu terjadi karena elemen tertentu dari periode waktu itu.

  1. Memungkinkan terjadinya bias, tidak dapat diakses, dan tidak lengkapnya sumber data

Kelemahan dalam penelitian sejarah termasuk bias, tidak dapat diakses, dan tidak lengkapnya sumber data. Karena banyak makalah atau referensi yang digunakan pada awalnya tidak dimaksudkan untuk diteliti, informasi yang disajikan mungkin dilebih-lebihkan untuk memberikan detail yang lebih menarik tentang suatu fenomena.

Selain itu, buku atau artikel tertentu mungkin belum disimpan dan oleh karena itu mungkin tidak dapat diakses atau tidak lengkap.

  1. Informasi seringkali lebih menitikberatkan pada keterangan dari saksi mata 

Penelitian sejarah dapat mencakup otobiografi oleh orang-orang terkenal atau buku harian yang mengarahkan penulis ke sudut pandang yang positif. Oleh karena itu, informasi tersebut sering kali didasarkan pada keterangan saksi mata daripada data faktual.

  1. Sulit untuk mereplikasi hasil

Penelitian sejarah tidak sama seperti halnya dalam penelitian eksperimen yang hasilnya dapat direplikasi untuk kepentingan populasi yang lebih luas. Hal itu disebabkan karena suatu peristiwa sejarah tidak akan pernah bisa terulang dengan sama persis. Meskipun memungkinkan untuk terjadi peristiwa yang sama, waktu atau tempatnya pasti berbeda.

  1. Ancaman terhadap validitas internal

Penelitian sejarah yang bentuk kegiatanya berupa penulusuran sumber sejarah dan disertai penafsiran data-data sejatinya memiliki kelemahan dalam hal validitas internal, yaitu validitas yang berkaitan dengan sejauhmana hubungan sebab akibat yang terjadi antara variabel bebas dan variabel terikat dalam suatu peneltiian.

  1. Tidak dapat memastikan keterwakilan sampel

Penelitian sejarah memiliki keterbatasan dalam kaitannya dengan sampel, yaitu tidak dapat memastikan keterwakilan sampel, karena memang penelitian ini tidak berupaya untuk menggenaralisasi sampel pada populasi yang lebih luas, tapi sampel hanya mewakili subjek atau fenomena tertentu yang bersifat unik.

Contoh Penelitian Sejarah

Sebagai penjelasan lebih lengkap berikut ini merupakan contoh topik yang termasuk dalam penelitian sejarah. Antara lain;

No Judul Metode
1 Sejarah Perkembangan Agama Kristen di Sumatra Utara dengan Studi Kasus Kabupaten Tapanuli Tengah Studi Kasus
2 Deskripsi Sejarah Kerajaan di Tulang Bawang, Provins Lampung Penelitian Deskriptif
3 Sejarah Wacana Pembangunan Ibu Kota Indonesia dari Presiden Pertama sampai Jokowidodo Penelitian Studi Literatur
Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, setidaknya dapat dikatakan bahwa data historis atau data yang dibutuhkan dalam penelitian sejarah dapat dikategorikan menjadi sumber primer atau sekunder. Dimana untuk data primer merupakan sumber sejarah yang mencakup informasi seperti repost saksi mata dan dokumen asli. Sumber primer mungkin lebih sulit ditemukan tetapi umumnya lebih akurat dan disukai oleh peneliti sejarah.

Sedangkan untuk data sekunder merupakan sumber sejarah yang mencakup informasi seperti deskripsi peristiwa oleh orang lain selain saksi mata, atau penjelasan penulis buku teks tentang suatu peristiwa atau teori.

Sehingga melalui penggunaan data tersebutlah pada akhirnya diharapkan apa-apa yang menjadi kekuarangan dalam penelitian sejarah dapat diatasi dengan baik. Akhirnya, memberikan kesimpulan dan hasil yang dapat diterima oleh masyarakat secara luas.

Itulah saja artikel yang bisa kami kemukakan pada semua pembaca berkenaan dengan kelebihan penelitian sejarah dan kelemahan penelitian sejarah beserta dengan contoh topik yang bisa dipergunakan. Semoga saja memberikan wawasan untuk kalian.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *