Tujuan Pembuatan Abstrak dan Sifat Kepenulisannya

Diposting pada
Rate this post

Tujuan dan Sifat Penulisan Abstrak

Abstrak bisa dikatakan sebagai sarangkaian penyajian suatu dokumen yang dibuat secara ringkas atau singkat, akurat, dan jelas. Hal ini tujuannya ialah untuk mewakili inti suatu hasil laporan penelitian sehingga sesuai dengan dokumen aslinya tanpa menambahkan tafsiran atau kritikan.

Oleh karena itulah abstrak merupakan bagian struktur karya tulis ilmiah yang dilihat tidak mengacu kepada objek penelitian atau peristiwa khusus. Akan tetapi proses menyajikannya dilakukan secara simbolis.

Abstrak

Abstrak adalah suatu rangkaian penyajian yang ditulis secara ringkas dalam bahasa si pengarang terkait semua butir-butir yang pokok atau utama dari latar belakang, hasil penelitian, metode penelitian, dan temuan dalam riset yang telah dilakukan.

Sehingga dalam proses penulisannya dilakukan secara langsung oleh penulis dengan keadaan dan kegiatan benar-benar telah dilakukan.

Tujuan Abstrak

Setidaknya untuk beberapa tujuan dari pembuatan abstrak dalam berbagai jenis karya ilmiah. Antara lain;

  1. Memberikan Pemahaman Secara Singkat

Tujuan laporan penelitian memuat abstrak tak lain ialah memberikan pemahaman kepada setiap pembaca untuk dapat menangkap hasil penelitian yang dilakukan secara singkat. Hal ini tak lain karena peletakan abtrak sendiri berada dalam bagian depan yang setidaknya berisi sekitar 200 hingga 300 kata.

Akan tetapi mencakup ringkasan pertanyaan tinjauan, studi utama yang ditinjau dan kesimpulan studi yang telah dilakukan.

  1. Memberikan Kehematan Waktu

Penulisan abstrak dalam berbagai karya tulis ilmiah tak lain ialah agar pembaca dapat menghemat waktu untuk memahami hasil penelitan. Sehingga melalui tahapan ini seseorang dapat langsung melihat bagianmana yang sesuai dengan hasil penelitian.

Misalnya saja untuk kasusnya ada seorang peneliti yang hanya membutuhkan untuk bagian metode penelitian, maka bisa saja langsung melopat pada BAB 3 yang menyajikan jenis metode penelitian yang dibutuhkan.

  1. Memberi Keputusan

Setiap pembuatan abstrak bisa dikatakan sebagai representasi yang ringkas tetapi akurat dari isi suatu dokumen. Oleh karena itulah setiap orang yang membutuhkan penelitian tertentu bisa memutuskan apakah akan membutuhkan semua hasil penelitiannya, atau hanya sebagainnya saja.

  1. Upaya Menghindari Plagisrime dan Dokumentasi

Tujuan lainnya dari penulisan abstrak ialah untuk menghindari plagiasi dalam riset yang dilakukan. Hal ini wajar mengingat abstrak ialah sepenggal teks yang diciptakan oleh si pembuat abstrak dengan mempergunakan seluruh komponen pada tulisan penelitian yang dilakukan.

  1. Keyword Tulisan Membantu Pokok Penelitian

Setiap struktur abstrak senantisa ditemukan keyword. Dimana bagian keyword ini memuat pokok-pokok penelitian yang dibahas. Tujuan tak lain ialah agar setiap pembaca nantinya mudah untuk mencari informasi yang sesuai dengan topik penelitian yang dilakukan.

  1. Guna Menghindari Pembahasaaan

Jikalau dalam setiap penulisan landasan teori senantisa dilakukan dengan mengutib ahli dalam pandangan suatu topik penelitian tertentu. Kadangkala hal tersebut memberikan kerumitan untuk setiap peneliti dalam menyamapikan gagasannya.

Oleh sebab itulah untuk menuangkan hasil penelitiannya pembuatan abstrak ini diperlukan agar semua pemikiran secara singkat dapat digambarakan.

Sifat Abstrak

Beberapa sifat hal yang diperhatikan dalam penulisan abstrak. Yaitu;

  1. Jelas

Sifat jelas dalam pembuatan abstrak ini tak lain karena secara umum ialah penulsiannya sendiri conciseneses yang berarti ringkas dan padat serta significance yang bermakna sangat penting. Sehingga untuk kejelasannya tidak banyak kata-kata yang tidak dianggap tidak terlalu memiliki esensi. Misalnya kata suatu hal, atau merupakan bagian, dan lainnya.

  1. Tepat

Keterangan terkait tepat lantaran abstrak memperhatikan struktur tulisan yang langsung pada objek penelitian. Sehingga ketepatannya tentusaja memberikan pengaruh pada pendistribusian kata-kata sesuai dengan hal yang dimaknai.

  1. Ringkas

Keringkasan pada pembuatan abstrak tak lain karena jumlahnya yang terbetas. Sehingga setiap karakter katanya harus bisa memilah dan memilih bagian apasaja yang harus ditulisakan oleh penelitia dalam memperingkas karyanya.

  1. Objektif

Penulisan setiap abtrak haruslah objektif artinya sesuai dengan hasil penelitian yang disaikan. Sehingga setiap karangka-kerangkaya memperhatian bagian ini dengan detail, jangan sampai antara abstrak dan karya tulis yang dibuat berbeda.

  1. Berdiri Sendiri

Pembuatan abstrak haruslah berdiri sendiri, artinya mempergunakan bahasa dengan memparafarse hasil karya tulis ilmiah yang dibuat. Disisi lain, bagian peletakannya pun berada dalam BAB awal sebelum memberikan keterangan terhadap BAB 1.

Contoh Abstrak

Upaya untuk memberikan penjelasan yang lebih mendalam. Berikut ini merupakan contoh penulisan untuk abstrak yang baik.

Penulisan Abstrak

ABSTRAK

Keanekaragaman ekosistem yang melambangkan ciri khas suatu wilayah, tak terlepas dari pihak-pihak yang berkontribusi berupaya melestarikan ciri khas tersebut. Ciri khas yang bisa bernilai menguntungkan bagi masyarakat setempat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, perkembangan kehidupan sosial dan budaya masyarakat tersebut. Yang paling dirasakan secara nyata dari keanekaragaman yang dimanfaatkan masyarakat adalah berdampak pada sektor Pariwisata.

Di Provinsi Lampung sendiri, Kabupaten Lampung Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki potensi wisata yang cukup banyak dan menarik. Baik pariwisata yang pengelolaannya ditangani oleh pemerintah pusat maupun yang dikelola oleh pemerintah daerah, seperti Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang di dalamnya ada Kuala Kambas, Danau Way Jepara, Penangkaran Badak Sumatera, Bumi Perkemahan, dan lain-lain. Kawasan pariwisata yang terdapat di Kabupaten Lampung Timur memiliki banyak kendala, yaitu akses yang jauh dan para wisataan yang datang maka perlu transportasi berganda, dan fasilitas penunjang seperti tempat makan yang tidak memadahi sehingga wisatawan harus membawa sendiri bekal yang diperlukan. Maka perlu dilakukan pengembangan dan keikutsertaan dari masyarakat terkhusus pemuda untuk mengembangankan TNWK.

Model yang harus dilakukan untuk pengembangan dengan keikutsertaan pemuda yaitu, pengelolaan transportasi masuk dikawasan tersebut dengan pemberdayaan pemuda sebagai pemandu dengan mobil khusus di area TNWK. Serta dengan menciptakan usaha makanan yang ada di sana, pengelolaan oleholeh dan suvenir khas dari TNWK yang perlu diciptakan dengan dibantu Pemerintah daerah, dan yeng terpenting pengembangan dan pengelolaan didalam kawasan TNWK, Terutama dengan menambah wisata didalam seperti menciptakan kesenian tari, drama yang dikelola pemuda setempat, dan pengembangan wisata bukan hanya penampilan atraksi gajah.

Diera perkembangan globalisasi yang terus mempengaruhi segala aspek kehidupan, maka harus tanggap dalam menyesuaikan keadaannya yang mengikuti selera wisatawan, sehingga wisatawan merasa puas akan daerah pariwisata yang dikelola dengan baik yang memperhatikan fasilitas, akses tempat yang tidak sulit, dan pemanfaatan yang berwawasan pembangunan berkelanjutan.

Kata Kunci : Pengembangan, Pariwisata, Model

Itulah tadi penjelasan yang bisa kami kemukakan pada semua pembaca berkenaan dengan tujuan pembuatan abstrak, sifat, dan contoh kepenulisannya. Semoga saja memberikan wawasan bagi semua kalangan yang sedang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *