Susunan Kepenulisan Paper Ilmiah yang Baik dan Benar

Diposting pada

Mekanisme Kepenulisan Paper

Menulis pada dasarnya merupakan proses kreatif yang dilakukan oleh seseorang. Hal ini tentusaja akan tampak cocok untuk penelitian sosial dan sains, di mana kreativitas digabungkan dengan pemikiran kritis sebagai kunci keberhasilan. Meskipun seringkali ketika akan memulai untuk menulis terkesan sulit, bukan berarti tidak dapat melakukannya asalkan kita memahami sistematika atau struktur tulisan yang menjadi acuan kita, termasuk ketika kita menulis sebuah paper ilmiah.

Pada dasarnya, semua peper ilmiah yang termasuk dalam karya tulis ilmiah memiliki format umum yang sama, yang dibagi menjadi beberapa bagian berbeda dan setiap bagian berisi jenis informasi tertentu. Jumlah dan judul bagian dapat bervariasi di antara jurnal internasional dan nasional, tetapi untuk sebagian besar struktur dasar dipertahankan. Biasanya, susunan paper yang baik terdiri dari bagian-bagian judul, abstrak, pengantar, metode, hasil, diskusi, ucapan terima kasih, dan daftar Pustaka.

Paper

Paper adalah tulisan yang dapat digunakan untuk berbagi karya ilmiah penelitian asli dari sendiri dengan ilmuwan lain atau untuk meninjau penelitian yang dilakukan oleh orang lain. Dengan demikian, paper sangat penting untuk evolusi ilmu pengetahuan modern, di mana karya seorang ilmuwan dibangun di atas yang lainnya yang saling berhubungan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, paper ilmiah harus bertujuan untuk memberi informasi, bukan mengesankan. Yakni paper harus sangat mudah dibaca dengan jelas, akurat, dan ringkas. Meski paper lebih cenderung dikutip oleh ilmuwan lain jika mereka membantu daripada subjek penelitian berdasarkan pada landasan teori yang dibangun.

Susunan Paper Ilmiah

Struktur paper ilmiah terdiri atas beberapa bagian berikut ini, yaitu:

  1. Judul

Judul akan membantu kita menentukan apakah suatu jenis artikel menarik atau relevan untuk proyek penelitian. Judul-judul yang ditulis dengan baik memberikan deskripsi yang cukup lengkap tentang penelitian yang dilakukan, dan kadang-kadang bahkan memberi pertanda atas temuan tersebut.

Termasuk dalam judul termasuk jenis teks laporan percobaan yang dilakukan, dan mungkin indikasi singkat dari hasil yang diperoleh.

  1. Abstrak

Abstrak memberikan ringkasan paper yang lengkap, tetapi sangat ringkas. Suatu struktur abstrak berisi pernyataan singkat tentang tujuan, metode, hasil penelitian, dan kesimpulan dari suatu penelitian. Abstrak sering dimasukkan dalam basis data artikel, dan biasanya gratis untuk khalayak luas. Dengan demikian, mereka mungkin menjadi bagian paling banyak dibaca dari makalah ilmiah.

  1. Pengantar/Pendahuluan

Seorang penulis akan menemukan informasi latar belakang dan pernyataan hipotesis penelitian penulis dalam pengantar. Pengantar biasanya menggambarkan latar belakang teoritis, menunjukkan mengapa pekerjaan itu penting, menyatakan pertanyaan penelitian tertentu, dan sekaligus mengajukan hipotesis tertentu untuk diuji.

  1. Metode

Bagian metode akan membantu seseorang dalam menentukan dengan tepat bagaimana penulis melakukan percobaan.

Metode penelitian tersebut menggambarkan teknik spesifik dan strategi eksperimental keseluruhan yang digunakan oleh para ilmuwan. Secara umum, bagian metode tidak perlu dibaca secara rinci. Rujuk ke bagian ini jika seorang penulis paper memiliki pertanyaan spesifik tentang desain eksperimental.

  1. Hasil

Bagian hasil berisi data yang dikumpulkan selama percobaan. Bagian hasil adalah jantung dari paper ilmiah. Di bagian ini, sebagian besar informasi penting mungkin dalam bentuk tabel atau grafik. Saat membaca bagian ini, jangan langsung menerima pernyataan penulis tentang hasilnya. Sebaliknya, hati-hati menganalisis data mentah dalam tabel dan gambar untuk menarik kesimpulan kita sendiri.

  1. Diskusi

Bagian diskusi akan menjelaskan penulis menginterpretasikan data mereka dan bagaimana mereka menghubungkannya dengan pekerjaan lain. Penulis sering menggunakan diskusi untuk menggambarkan apa yang disarankan oleh pekerjaan mereka dan bagaimana hubungannya dengan penelitian lain.

Di bagian ini, penulis dapat mengantisipasi dan mengatasi setiap keberatan yang mungkin terhadap pekerjaan mereka. Bagian diskusi juga merupakan tempat di mana penulis dapat menyarankan bidang perbaikan untuk penelitian masa depan.

  1. Ucapan Terima Kasih

Ucapan terima kasih memberi tahu Kita apa yang orang atau lembaga (selain penulis) berkontribusi pada pekerjaan. Dengan membaca ucapan terima kasih, Kita dapat melihat sumber apa yang memberikan dukungan finansial untuk penelitian ini. Kita mungkin ingin mengetahui kelompok industri atau pemerintah federal yang mendanai studi ini.

  1. Daftar Pustaka

Bagian ini memberikan sumber yang dikutip di seluruh makalah. Bagian ini menawarkan informasi tentang kisaran studi lain yang dikutip. Terkait apakah penulis hanya mengutip studi sebelumnya? Apakah sumber klasik dan modern mempengaruhi karya ini? Apakah penulis melihat ke karya para ilmuwan di disiplin ilmu lain? Bagian literatur yang dikutip juga bermanfaat untuk menghasilkan daftar bacaan latar belakang tentang topik penelitian yang diteliti.

Itulah tadi artikel yang bisa kami berikan pada segenap pembaca berkenaan dengan susunan kepenulisan paper ilmiah yang biasanya dilakukan oleh seseorang. Semoga saja memberikan edukasi, referensi, serta literasi bagi kalian yang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *