Pengertian Tinjauan Pustaka, Manfaat, Contoh, dan Cara Membuatnya

Diposting pada
Rate this post

Tinjauan Pustaka Adalah

Tinjauan pustaka senantisa membahas informasi yang dipublikasikan dalam bidang tertentu, dan bahkan terkadang informasi tersebut dikumpulkan dalam periode waktu tertentu. Oleh karena alasan itulah tinjauan pustaka dapat berupa ringkasan sederhana dari sumber, tetapi biasanya memiliki pola organisasi dan menggabungkan ringkasan dan sintesis. Tentusaja ringkasan disini menjadi rekap informasi penting dari beberapa sumber, tetapi untuk bagian sintesis adalah pengorganisasian kembali atau perombakan dari informasi tersebut.

Adapun disisi lainnya tinjauan pustaka proposal yang baik memperluas alasan di balik pemilihan pertanyaan dalam arti penelitian. Sehingga penulisan tinjauan pustaka bisa tertujuan untuk mengidentifikasi cara baru untuk menafsirkan penelitian sebelumnya, mengungkapkan setiap celah yang ada dalam literatur guna menyelesaikan konflik di antara penelitian sebelumnya yang tampaknya saling bertentangan, dan lain-lain.

Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka yang juga dikenal dengan tinjauan literatur menjadi bagian daripada evaluasi kritis dan mendalam dari penelitian sebelumnya. Disinilah terselihat bahwa tinjauan pustaka menyediakan panduan praktis untuk topik penelitian tertentu. Jika Anda memiliki waktu terbatas untuk melakukan penelitian, tinjauan literatur dapat memberi Anda gambaran umum atau bertindak sebagai batu loncatan.

Bagi para profesional, bagian ini menjadi laporan yang berguna untuk memperbarui informasi terkini sesuai bidang mereka. Bagi para sarjana, kedalaman dan luasnya tinjauan pustaka menekankan kredibilitas penulis di bidangnya. Tinjauan pustaka juga memberikan latar belakang yang kuat untuk penyelidikan arti makalah penelitian. Pengetahuan yang komprehensif tentang literatur lapangan sangat penting untuk sebagian besar makalah penelitian.

Pengertian Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka adalah ringkasan komprehensif dari penelitian sebelumnya tentang tema riset yang dibahas berdasakan literatur dari beragam sumber dari artikel ilmiah, buku, dan sumber-sumber lain yang relevan dengan bidang penelitian tertentu.

Oleh karena itulah tinjauan pustaka tersebut harus menyebutkan, menjelaskan, merangkum, mengevaluasi secara objektif, dan memperjelas penelitian sebelumnya.

Pengertian Tinjauan Pustaka Menurut Para Ahli

Adapun definisi tinjauan pustaka menurut para ahli, antara lain;

  1. Castetter dan Heisler

Definisi tinjauan pustaka adalah sebuah saran yang mencangkup pada bagian-bagian penelitian, seperti pendahualuan, pembahasan, dan kesimpulan. Harus ada pada tinjauan pustaka. Tinjauan pusata ini sangat penting bagi segala bentuk penelitian ilmiah.

  1. Leedy

Tinjauan pustaka yaitu uraian yang harus berisi tentang ungkapan-ungkapan peneliti sebelumnya yang serupa dengan penelitian yang akan dilakukan. Dalam penjelasan ini lebih di dasari pada langkah-langkah penelitian pengembangan.

  1. Gandas

Tinjauan pustaka adalah bab yang membahas tentang tinjauan mengenai teori-teori terhadap judul tulisan atau makalah yang ingin peneliti lakukan. Dalam hal ini serupa bahwa tinjuan pusata adalah fungsi hipotesis dalam penelitian.

  1. Eki Meliansyah

Tinjauan pustaka ialah sebagi sebuah kegiatan yang meliputi mencari, membaca dan menelaah laporan-laporan penelitian dan bahan pustaka yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan pada sebelumnya di atas rencana penelitian.

Jenis Penulisan Tinjauan Pustaka

Jenis Tinjauan Pustaka Adalah
Jenis Tinjauan Pustaka

Pada umumnya tinjuan pustaka dapat berupa beberapa bentuk. Diantaranya;

  1. Menggabungkan apa yang telah dikatakan dan dilakukan orang lain
  2. Mengkritisi penelitian dari para peneliti sebelumnya
  3. Membangun jemabatan di antara topic-topik terkait
  4. Mengidentifikasi isu-isu sentral dalam suatu bidang

Tujuan Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka memiliki beberapa tujuan utama. Dinataranya;

  1. Mmenginformasikan kepada pembaca hasil-hasil penelitian lain yang berkaitan erat dengan penelitian yang dilakukan saat itu, menghubungkan penelitian dengan literatur-literatur yang ada, dan telah mengisi celah0celah dalam penelitian-penelitian sebelumnya
  2. Dapat menyediakan kerangka kerja dan tolok ukur untuk mempertegas pentingnya penelitian tersebut seraya membandingkan hasil-hasilnya dengan penemuan-penemuan lain. Semua atau beberapa alasan ini bisa menjadi dasar bagi peneliti untuk menuliskan literatur-literatur yang relevan ke dalam penelitiannya.

Manfaat Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka memiliki beberapa fungsi, antara lain;

  1. Menguraikan variabel penelitian yang harus diperhitungkan oleh peneliti agar tujuan studi atau penelitian dapat dicapai
  2. Memberikan batasan kepada penelitian yang dilakukan dengan menunjukkan variabel bebas atau varaible terikat yang relevan dan yang tidak relevan
  3. Merupakan acuan bagi peneliti dalam mengartikan teknik analisis data yang dikumpulkan dalam penelitian.
  4. Memberikan dasar pemikiran atau alasan pada peneliti untuk menyimpulkan hasil penelitian sesuai dengan tujuan (objektif) dari penelitian tersebut

Analisis Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka yang menjadi konsep panduan memiliki beberapa fitur analitis. Yaitu;

  1. Berikan interpretasi baru dari materi lama atau gabungkan informasi baru dengan interpretasi lama
  2. Lacak perkembangan intelektual bidang tersebut, termasuk perdebatan yang mungkin muncul dalam bidang tersebut
  3. Bergantung pada situasinya, evaluasilah sumbernya dan beri tahu pembaca tentang penelitian yang paling relevan, atau
  4. Biasanya dalam kesimpulan tinjauan literatur, identifikasi di mana ada kesenjangan dalam bagaimana masalah telah diteliti hingga saat ini

Contoh Tinjauan Pustaka

Prihal proses contoh penulisan tinjauan pustaka yang baik dan benar disesuaikan dengan subjek penelitian sekaligus objek penelitian. Prihal ini misalnya saja;

  1. Penelitian

Adanya ketertarikan seorang peneliti terhadap prstasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan rajin berdikusi terhadap materi pelajaran. Maka, skematika menulisanya diawali dengan diskusi, definisi mahasiswa bidikmisi, dan pretasi belajar.

Contoh Pembuatan Tinjauan Pustaka

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

  1. Diskusi

Secara bahasa istilah, diskusi pada awal mulanya berasal dari kata “discuture” yang memiliki arti suatu keadaan yang jelas dengan cara-cara dilakukan melalui pemecahan atapun menguraikan (to clear away by breaking up or cuturing). Menurut Busyiruddin Uswan (2002), pengertian diskusi merupakan proses yang mampu melibatkan dua individu atau lebih yang saling berintegrasi secara verbal dan saling berhadapan, bertukar informasi, dan mempertahankan pendapat dalam upaya pemecahan masalah (problem solving) dengan langkah yang rasional dan objektif.

Berdasarkan hal tersebut, upaya untuk menumbuhkan wacana dikusi terhadap generasi muda sangatlah penting untuk dilakukan yang tujuanya untuk membentuk sikap kritis dan peka sekaligus menelaah lebih lanjut dan menelaah lebih dalam terhadap fenomena sosial yang ada, selain itu juga upaya untuk peningkatan diskusi mengintegrasikan kebersamaan untuk mengasah ilmu pengetahuan, sebab Kusumah Indra (2007) mengatakan bahwa akal kolektif lebih kuat daripada akal individual.

Misalkan saja, hal-hal yang patut dijadikan tema diskusi adalah mengenai fenomena media massa yang sedang ramai menjadi pembicaraan di publik karena adanya pemblokiran media yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Oleh karena itu, hal tersebut itulah yang menjadi alasan mengapa peran pemuda sangat penting dan harus ikut serta dalam kegiatan berdiskusi sebagai sikap kritis, mengingat pemuda adalah massa depan bangsa.

  1. Beasiswa Bidikmisi

Mengacu pada peraturan perundang-undangan dan kenyataan tentang program beasiswa  sebagaimana yang disebutkan diatas, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional telah meluncurkan bantuan bagi mahasiswa yang memiliki potensi akademik yang memadai dan kurang mampu secara eknomi untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang diselenggarakan pemerintah pada program studi unggulan yang disebut Bidikmisi.

Beasiswa bidikmisi adalah beasiswa yang diperuntukkan bagi siswa yang berprestasi di sekolahnya masing-masing tapi kurang mampu secara ekonomi untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Oleh karena mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi adalah yang berprestasi maka diharapkan mereka menunjukkan prestasi yang bagus ketika mereka diterima menjadi penerima beasiswa bidikmisi. Terkait dengan penelitian ini adalah bahwa peneliti ingin menilik lebih lanjut mengenai beasiswa ini dan dampak yang ditimbulkan dari adanya beasiswa bidikmisi yang dilakukan dan diberikan oleh pemerintah ini.

  1. Prestasi Belajar

Prestasi adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan, baik secara individual, maupun kelompok. Prestasi tidak akan pernah dihasilkan selama seseorang  tidak melakukan kegiatan (Hamdani, 2011 : 137). Adapun belajar pada dasarnya adalah suatu proses yang mengakibatkan perubahan dalam diri individu,yaitu perubahan tingkah laku.

Dengan demikian, prestasi belajar adalah hasil yang diperoleh individu sebagai hasil dari aktivitas dalam belajar (Hamdani, 2011). Kaitannya dengan tema penelitian, peneliti ingin mengkaitkan desikusi dengan prestasi belajar dan beasiswa bidikmisi itu sendiri.

Cara Membuat Tinjauan Pustaka

Cara Membuat Tinjauan Pustaka
Cara Membuat Tinjauan Pustaka

Ada banyak cara dalam membuat tinjauan pustaka, tetapi sebagain besar sarjana melakukannya dengan cara yang sistematis untuk menangkap, mengevaluasi, dan menyimpulkan pustaka/literatur yang ada. Dalam bukunya yang berjudul Research Design, Creswell merekomendasikannya beberapa cara dalam menuliskan tinjauan pustaka, antara lain:

  1. Mulailah dengan mengidentifkiasi beberapa kata kunci (keywords) penelitian. Langkah ini utamanya penting ketika Anda ingin mencari berbagai materi, referensi, dan bahan pustaka di perpustakaan universitas. Kata kunci bisa Anda peroleh ketika Anda tengah mengidentfiikasi topik penelitian atau bisa jadi berasal dari hasil bacaan beberapa buku.
  2. Setelah kata kunci diperoleh, selanjutnya kunjungi perpustakaan dan mulaialah mencari katalog untuk materi referensi (seperti jurnal, dan buku). Namun demikian, banyak perpustakaan saat ini sudah memiliki database terkomputerisasi . Disaranakna bagi Anda agar fokus terlebih dahulu pada jurnal dan buku yang relevan dengan topik penelitian Anda.

Selain itu, cobalah untuk mencari database terkomputerisasi yang telah direviw dan direkomedasikan oleh para peneliti, seperti ERIC, PsycINFO, Sociofile, Social Science Citation Index, Google Schoolar, ProQuest, dan lain-lain.

  1. Pertama-tama, cobalah menemukan sedikitnya50 laporan penelitian, seperti artikel atau buku yang berhubungan dengan topik penelitian Anda.
  2. Bacalah sepintas kumpulan artikel atau bab dalam buku, lalu salinlah /gandakanlah baba tau artikel yang memang relevan dengan topik penelitian Anda. Dalam proses ini, pastikan bahwa artikel atau buku tersebut cukup memberi kontribusi yang memadai untuk tinjauan pustaka Anda.
  3. Ktika Anda mengidentifikasi beberapa literatur, mulailah merancang peta literature (yang akan dibahas secara derail pada subba khusus). Peta literaur (literature map) merupakan sejenis gambar visual yang menampilakn pengelompokkan literatur bedasarkan topik penelitian. Peta inilah yang nantinya akan menggambarkan bagaimana peneltian Anda memberikan kontribusi pada literatur yang ada.
  4. Setelah membuat peta literatur, buatlah ringkasan dari beberapa artikel yang relevan. Ringkasan inilah yang nantinaya akan dimasukkan ke dalam tinjauan psutaka Anda. Masukkan referensi relevan dalm tinjauan pustaka dengan menggunakan petunjuk penulisan yang sesuai, misalnya petunjuk APA (American Psychology Association).
  5. Setelah membuat ringkasan dari beberapa literatur yang Anda peroleh, kini saatnya membuat tinjauan pustaka, dengan menyusunnya secara teoritis atau berdasarkan konsep penting.

Di akhir tinjauan pustaka, utarakan pandangan umum Anda tenatng tema keseluruhan yang Anda peroleh dari literatur yang ada, lalu jelaskan mengapa penelitian Anda benar-benar memiliki kebaruan tersendiri dibandingkan literatur yang sudah ada. Anda juga dapat mengemukakan kritik tentang pustaka yang sudah ada dan menunjukkan kekurangan serta masalah-masalah dalam metode yang digunakannya.

Kesimpulan

Dari penjelasan, dapatlah dikatakan bahwa dalam pembuatan tinjuan pustaka harus memberikan dasar teoritis untuk penelitian dan membantu Anda sebagai peneliti menentukan sifat penelitian Anda. Sehingga prihal ini tinjauan pustaka mengakui karya para peneliti sebelumnya, dan dengan demikian, meyakinkan pembaca bahwa karya Anda telah dipahami dengan baik.

Diasumsikan bahwa dengan menyebutkan karya sebelumnya di bidang studi, bahwa penulis telah membaca, mengevaluasi, dan mengasimiliasikan pekerjaan itu ke dalam pekerjaan yang ada. Tinjauan pustaka menciptakan “lanskap” untuk pembaca, memberikan pembaca pemahaman penuh tentang perkembangan di lapangan. Lanskap ini menginformasikan pembaca bahwa penulis memang telah mengasimilasi semua (atau sebagian besar) sebelumnya, karya-karya penting di lapangan ke dalam penelitiannya.

Itulah tadi sebagai keseimpulan atas materi yang menjelaskan tentang pengertian tinjauan pustaka menurut para ahli, jenis, tujuan, manfaat, contoh, dan cara membuatnya. Semoga melalui tulisan ini memberikan wawasan serta menambah pengetahuan.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *