Pengertian Judul Penelitian, Sifat, Unsur, Syarat, dan Cara Membuatnya

Diposting pada

Pengertian Judul Penelitian

Judul menjadi salah satu unsur karya tulis ilmiah dari arti penelitian yang diajukan. Alasannya karena judul ini menjadi hal pertama yang dilihat oleh orang lain ketika melihat laporan penelitian sekaligus satu-satunya informasi yang akan dilihat oleh rekan peneliti dalam database atau kueri mesin pencari.

Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa judul penelitian kita mencakup semua aspek yang relevan dari keseluruhan hasil penelitian, terlebih disajikan dengan cara yang dapat memikat pembaca. Sehingga yang perlu kita ingat bahwa dalam membuat judul penelitian ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan diantaranya yaitu tidak menjiplak atau menduplikasi judul karya orang lain, menunjukkan variabel penelitian yang akan diteliti, jelas, singkat, dan tepat, dan lain sebagainya.

Judul Penelitian

Judul sejatinya merangkum gagasan utama penelitian. Sehingga judul yang baik berisi kata-kata sesedikit mungkin yang diperlukan untuk menggambarkan secara memadai isi dan tujuan penelitian. Sehingga tidaklah diargukan lagi bahwa judul merupakan bagian dari sebuah karya ilmiah yang paling banyak dibaca, dan biasanya dibaca terlebih dahulu.

Yang perlu setidaknya diapahami, jika judul terlalu panjang biasanya berisi terlalu banyak kata-kata yang tidak perlu, misalnya, “Studi untuk Menyelidiki” Di sisi lain, judul yang terlalu pendek sering menggunakan kata-kata yang terlalu umum. Misalnya, “Politik Indonesia” bisa menjadi judul buku, tapi tidak memberikan informasi apa pun tentang fokus penelitian.

Pengertian Judul Penelitian

Judul penelitian adalah pernyataan yang mengandung keseluruhan isi dari suatu penelitian terkait objek penelitian yang ingin diteliti, lokasi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai. Tujuan awal dari sebuah judul adalah untuk menarik perhatian pembaca dan untuk menarik perhatian pada masalah penelitian yang sedang diselidiki.

Oleh sebab itu, parameter yang kita gunakan untuk membantu kita merumuskan judul makalah penelitian meliputi, adanya tujuan penelitian, nada naratif makalah (biasanya ditentukan oleh jenis penelitian), metode penelitian yang digunakan.

Pengertian Judul Penelitian Menurut Para Ahli

Adapun definisi judul penelitian menurut para ahli, antara lain:

  1. Soekidjo Notoadmodjo (1993), Judul penelitian adalah cerminan dari tujuan penelitian. Dimana tujuan penelitian dirumuskan dari rumusan masalah penelitian. Atau dengan kata lain, tujuan penelitian merupakan jawaban sementara dari pertanyaan penelitian, sehingga judul penelitian juga harus mencerminkan masalah penelitian.

Sifat Judul Penelitian

Judul yang efektif dalam makalah penelitian akademik memiliki beberapa karakteristik, diantaranya yaitu:

  1. Menunjukkan secara akurat subjek dan ruang lingkup penelitian
  2. Menghindari penggunaan singkatan
  3. Menggunakan kata-kata yang dapat memunculkan kesan positif dan menarik minat pembaca
  4. Menggunakan nomenklatur saat ini dari bidang studi
  5. Mengidentifikasi variabel kunci, baik dependen maupun independen
  6. Menunjukkan hubungan antara variabel yang mendukung hipotesis utama
  7. Dibatasi hingga 10 hingga 15 kata substantif
  8. Jangan memasukkan “studi”, “analisis” atau konstruksi serupa
  9. Judul biasanya berbentuk frase, tetapi bisa juga berupa pertanyaan
  10. Menggunakan tata bahasa dan kapitalisasi yang benar, yaitu semua kata pertama dan kata terakhir dikapitalisasi, termasuk kata pertama subjudul. Selain itu, semua kata benda, kata ganti, kata kerja, kata sifat, dan kata keterangan yang muncul di antara kata pertama dan terakhir dari judul juga menggunakan huruf kapital
  11. Dalam makalah akademis, jarang ada judul yang diikuti dengan tanda seru. Namun, judul atau subjudul bisa berupa pertanyaan

Unsur Judul Penelitian

Judul penelitian memiliki beberapa unsur yang perlu kita ketahui, antara lain:

  1. Sifat dan jenis penelitian
  2. Objek penelitian
  3. Subjek penelitian
  4. Lokasi atau daerah penelitian
  5. Tahun atau waktu terjadinya peristiwa

Syarat Judul Penelitian

Dalam menyusun judul penelitian kita perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  1. Menarik minat peneliti

Judul penelitian harus menarik minat peneliti. Artinya, judul penelitian tersebut harus bisa membangkitkan minat peneliti dalam setiap langkah penelitian yang dilakukan, terutama keinginan peneliti untuk mendapatkan kebenaran ilmiah.

  1. Mampu dilaksanakan oleh peneliti

Selain menarik, pemilihan judul penelitian juga harus mampu dilaksanakan oleh peneliti. Artinya, dengan kemampuan pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki peneliti, ia mampu memecahkan permasalahan dengan judul yang dipilih.

  1. Mengandung manfaat yang bersifat praktis dan penting untuk diteliti

Judul penelitian sebaiknya mengandung kegunaan praktis dan memang penting untuk diteliti. Karena ketika peneliti sudah bekerja keras dan berusaha dengan susah payah, maka hendaknya hasil penelitian yang diperoleh bisa berguna untuk diri, sendiri, masyarakat, dan bidang ilmu pengetahuan yang didalami.

  1. Tersedia cukup data

Judul penelitian yang dipilih sebaiknya memiliki ketersediaan jenis data penelitian yang cukup untuk menjawab permasalahan penelitian, karena akan menjadi percuma ketika peneliti telah menyusun judul yang nampaknya bagus tapi ternyata data penelitiannya sulit untuk diperoleh. Data penelitian tersebut bisa berupa data primer yang dapat diperoleh secara langsung dari lapangan, maupun data sekunder yang dapat diperoleh melalui studi kepustakaan.

  1. Menghindari duplikasi

Dalam menyusun judul penelitian hendaknya setiap peneliti haruslah menghindari menduplikasi judul dari penelitian lain, karena jika ada dua judul yang sama persis maka orang akan mengatakan bahwa salah satunya adalah tiruan atau plagiat.

Cara Membuat Judul Penelitian

Langkah yang diperlukan dalam membuat judul penelitian, yaitu:

  1. Menjawab beberapa pertanyaan penting

Langkah pertama yang harus kita lakukan dalam membuat judul penelitian adalah menjawab beberapa pertanyaan penting untuk mengetahui gambaran besar makalah penelitian kita, kemudian kita catat jawaban kita sesingkat mungkin, dengan masing-masing satu atau dua kalimat.

Kita dapat membuat pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan menelusuri setiap bagian makalah dan menemukan informasi yang paling relevan.

Contoh pertanyaan-pertanyaan yang dapat kita ajukan untuk mengetahui gambaran besar makalah penelitian kita misalnya:

  1. Apa yang saya kaji dalam makalah?

“Makalah saya mengkaji tentang bagaimana volume program mempengaruhi hasil untuk pasien transplantasi hati dalam daftar tunggu.”

  1. Metode/teknik apa yang saya gunakan untuk melakukan penelitian saya?

“Saya menggunakan studi kasus.”

  1. Apa atau siapa yang menjadi subjek penelitian saya?”

“Saya mempelajari 60 kasus pasien transplantasi hati di seluruh Amerika Serikat yang berusia 20-50 tahun, yang masuk dalam daftar tunggu”

  1. Apa hasilnya?

“Penelitian saya menunjukkan adanya korelasi positif antara volume daftar tunggu dan prognosis negatif dari prosedur transplantasi.”

  1. Mengidentifikasi dan membuat daftar kata kunci

Langkah kedua yang harus kita lakukan adalah mengidentifikasi dan membuat daftar kata kunci serta frasa. Mengacu pada contoh di atas, beberapa kata kunci yang dapat kita tuliskan, antara lain. Seperti volume program, hasil, pasien transplantasi hati, daftar tunggu, studi kasus, 60 kasus, AS/usia 20-50an, korelasi positif, hasil negatif, prosedur transplantasi.

  1. Menggunakan kata kunci tersebut untuk membuat satu kalimat panjang

Setelah menentukan kata kunci yang penting dari penelitian kita, selanjutanya kita dapat menggunakan kata kunci-kata kunci tersebut untuk membuat satu kalimat panjang, misalnya:

“Penelitian ini menggunakan studi kasus dari 60 pasien transplantasi hati di seluruh Amerika Serikat yang berusia 20-50 tahun untuk menilai bagaimana pengaruh volume daftar tunggu pada hasil transplantasi hati pada pasien; hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi positif antara peningkatan volume daftar tunggu dan prognosis negatif setelah prosedur transplantasi.”

Kalimat tersebut jelas terlalu panjang untuk sebuah judul, itulah sebabnya kita harus memangkas dan memolesnya dalam dua langkah berikutnya.

  1. Membuat judul yang berfungsi

Untuk membuat judul yang berfungsi, hapus elemen yang menjadikannya “kalimat” lengkap tetapi pertahankan semua yang paling penting untuk topik penelitian. Hapus semua kata yang tidak perlu dan berlebihan yang tidak penting dalam penelitian atau yang kemungkinan besar tidak akan digunakan peneliti dalam pencarian basis data.

Penelitian ini menggunakan studi kasus dari 60 pasien transplantasi hati di seluruh Amerika Serikat yang berusia 20-50 tahun untuk menilai bagaimana pengaruh volume daftar tunggu pada hasil transplantasi hati pada pasien; hasil menunjukkan bahwa ada korelasi positif antara peningkatan volume daftar tunggu dan prognosis negatif setelah prosedur transplantasi.”

Selanjutnya geser beberapa kata untuk sintaks yang tepat dan tulis ulang untuk mempersingkat panjangnya dan membuatnya lebih ringkas dan lebih alami, sehingga yang tersisa adalah:

“Studi kasus dari 60 pasien transplantasi hati di seluruh Amerika Serikat yang berusia 20-50 tahun untuk menilai pengaruh volume daftar tunggu pada hasil transplantasi dan menunjukkan korelasi positif antara peningkatan volume daftar tunggu dan prognosis negatif.”

Kalimat tersebut semakin mendekati judul penelitian kita yang memuat informasi-informasi terpenting. Tetapi perhatikan bahwa jumlah kata untuk judul masih terlalu panjang, sedangkan rata-rata artikel jurnal yang diterbitkan jumlahnya sekitar 16 kata atau kurang. Oleh karena itu kita perlu menghilangkan beberapa kata dan frase yang tidak esensial untuk judul tersebut.

  1. Menghilangkan semua kata atau frasa tambahan untuk memenuhi jumlah kata yang sesuai; tempatkan kata kunci di awal dan akhir judul penelitian kita

Mengacu pada contoh di atas, karena jumlah pasien yang diteliti dan hasil yang tepat bukanlah bagian terpenting dari makalah ini, hilangkan elemen-elemen ini terlebih dahulu:

“Studi kasus dari 60 pasien transplantasi hati di seluruh AS yang berusia 20-50 tahun untuk menilai pengaruh volume daftar tunggu pada hasil transplantasi dan menunjukkan korelasi positif antara peningkatan volume daftar tunggu dan prognosis negatif.”

Selain itu, metode yang digunakan dalam penelitian biasanya bukan kata kunci yang paling banyak dicari di database dan mewakili detail tambahan yang mungkin dapat kita hapus untuk membuat judul penelitian kita lebih ringkas. Jadi yang tersisa adalah:

“Menilai pengaruh volume daftar tunggu pada hasil dan prognosis pada pasien transplantasi hati”

Dalam versi terakhir dari judul ini, seseorang dapat segera mengenali subjek dan tujuan apa yang ingin dicapai oleh penelitian kita. Perhatikan istilah-istilah penting yang ditulis di awal dan akhir judul:

“Menilai”, yang merupakan tindakan utama penelitian, diletakkan di awal; dan “pasien transplantasi hati,” yang merupakan subjek khusus penelitian, ditempatkan di akhir. Ini akan sangat membantu untuk ditemukan di mesin pencari dan kueri basis data, yang berarti bahwa lebih banyak peneliti akan dapat menemukan artikel kita setelah dipublikasikan.

Demikianlah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkaitan dengan pengertian judul penelitian menurut para ahli, sifat, unsur, syarat, cara membuat, dan contohnya. Semoga saja melalui konten ini bisa memberikan wawasan.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *