Jenis Objek Pengamatan dalam IPA

Diposting pada
Rate this post

Jenis Pengamatan IPA

Ilmu Pengetahuan Alam atau disingkat IPA adalah salah satau cabang ilmu yang mempelajari deskripsi, prediksi, dan pemahaman fenomena alam yang senantisa didasarkan bukti empiris dari serangkaian jenis pengamatan dan eksperimen. Oleh karena itulah sebagai ilmu empiris, maka objek penyelidikan dalam Ilmu Pengetahuan Alam senantisa mempernggunakan alat-alat dari ilmu-ilmu formal, seperti matematika dan logika untuk mengubah informasi tentang alam menjadi skala pengukuran yang dapat dijelaskan sebagai pernyataan “hukum alam”.

Disisi lain, terdapat banyak sekali macam-macam pengamatan IPA yang secara universal terbagi dalam berbagai bentuk disiplin ilmu pengetahuan. Misalnya saja seperti biologi, kimia, fisika, matematika, ilmu kebumian, dan lain sebagainya.

Objek Pengamatan IPA

Objek pengamatan IPA adalah segala sesuatu yang ada di alam semesta yang secara langsung dapat diamati atau dilakukan observasi dengan panca indra, sehingga secara spesifik ditinaju dari fokus penelitian berdasarkan kajiannya dapat dibagi menjadi beberapa bidang studi meliputi  fisika, kimia, biologi, dan lintas disiplin ilmu lainnya.

Adapun untuk matematika, statistik dan statistika, beserta ilmu komputer tidak dianggap sebagai ilmu pengetahuan alam, tapi ilmu tersebut adalah alat dan kerangka kerja yang penting dalam ilmu alam.

Jenis Pengamatan dalam IPA

Objek pengamatan dalam Ilmu Pengetahuan Alam dapat dibedakan berdasarkan cabang ilmunya yang memiliki fokus kajian atau ruang lingkup masing-masing, yaitu sebagai berikut:

  1. Biologi

Cabang studi ilmu biologi pada dasarnya mempunyai objek pengamatannya berupa makhluk hidup. Prihal ini bisa saja hewan, tumbuhan, mikroorganisme, dan manusia. Dimana untuk semua jenis makhluk hidup yang dipelajari dalam ilmu biologi.

Adapun untuk pekerjaan di bidang ini berusaha untuk menggambarkan serta memahami organisme hidup dari struktur fisik, proses kimia, dan interaksi molekuler sehingga melihat perkembangan, evolusi, dan interaksi ekologisnya.

Oleh karena itulah sebagai salah satu cabang ilmu alam, biologi memiliki definisi dan aplikasi yang luas, sehingga tak salah apabila kita mengatakan bahwa biologi mencakup beragam disiplin ilmu yang mengkaji fenomena yang berkaitan dengan organisme hidup.

Untuk contoh objek pengamatan dalam ipa yang berhubungan dengan biologi adalah penemuan genetika, evolusi melalui seleksi alam, teori kuman penyakit dan penerapan teknik kimia, serta pada ruang lingkup fisika pada tingkat sel atau molekul organik.

  1. Fisika

Fisika sebagai salah satu bagian daripada objek IPA biasanya untuk objek pengamatannya termasuk materi, gerak, ruang, waktu, energi, gaya. Adapun untuk materi, gerak, ruang, waktu, energi, gaya merupakan komponen-komponen menciptakan landasan bagi bidang fisika. Cabang ilmu pengetahuan alam ini bertujuan untuk memahami bagaimana alam semesta berperilaku melalui analisis alam yang ekstensif.

Disisi tentusaja fisika adalah ilmu alam yang didasarkan pada eksperimen, pengukuran, dan analisis matematis dengan tujuan menemukan hukum fisika kuantitatif untuk segala sesuatu mulai dari dunia nano mikrokosmos hingga planet, tata surya, dan galaksi yang menempati makrokosmos.

  1. Kimia

Kimia adalah cabang ilmu alam yang mempelajari sifat-sifat zat, komposisi, struktur, dan reaksi yang menyebabkan perubahan pada zat tersebut. Ahli kimia terutama berfokus pada bagaimana atom berinteraksi satu sama lain untuk menciptakan ikatan kimia.

Ikatan dalam objek pengamatannya termasuk sifat zat dan reaksinya maka bisa saja membentuk senyawa kimia yang dapat diuji dan dianalisis lebih lanjut. Dengan demikian, analisis unsur-unsur kimia dan komponen mikroskopisnya membuat bidang ilmu yang satu ini dapat diterapkan secara luas ke area lain dan dalam ilmu terapan.

  1. Ilmu Bumi dan Antariksa

Ilmu bumi adalah studi tentang struktur bumi, sifat, proses, dan empat setengah miliar tahun evolusi biotik. Dalam penggunaan umum, istilah “ilmu bumi” sering mencakup studi tentang atmosfer bumi (meteorologi atau ilmu atmosfer), air yang mengalir di atas dan di bawah permukaan benua (hidrologi), dan laut dan samudera bumi (oceanografi atau ilmu kelautan).

Sedangkan tata surya dipelajari dalam suatu ilmu yang disebut astronomi, yaitu ilmu alam yang mempelajari benda-benda langit dan fenomena. Astronomi menggunakan matematika, fisika, dan kimia untuk menjelaskan asal usul benda langit beserta evolusinya. Objek yang diamati atau dikaji termasuk planet, bulan, bintang, nebula, galaksi, dan komet.

Oleh karena itulah dengan objek pengamatannya termasuk bumi dan tata surya ini maka ilmu pada bidang kebumian serta antariksa kajiannya menjadi paling luas.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa objek pengamatan IPA adalah segala sesuatu yang menjadi fokus pengamatan di dalam belajar ipa yang meliputi disiplin ilmu pengetahuan berupa biologi, fisika, kimia, serta ilmu bumi dan antariksa.

Itulah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan macam-macam objek pengamatan dalam IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) beserta dengan contoh singkatnya. Semoga bisa memberikan pemahaman bagi semuanya.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *