Pengertian Tujuan Penelitian, Jenis, dan Cara Menulisnya

Diposting pada

Tujuan Penelitian Adalah

Tujuan penelitian harus menjelaskan kesimpulan akhir yang ingin dicapai dalam suatu penelitian. Tujuan harus ditulis sebagai pernyataan. Saat menulis bagian tujuan penelitian, yang terbaik adalah memulai dengan tujuan umum penelitian. Setelah tujuan keseluruhan telah dijelaskan, kemudian tulis tujuan spesifik tentang setiap variabel penelitian kunci yang diidentifikasi.

Tujuan penelitian termasuk bagian penting dalam penelitian, sehingga peneliti perlu menuliskannya secara terpisah dari aspek-aspek lain dalam proposal penelitiannya, dan ia juga perlu membingkainya dalam satu kalimat atau paragraf yang mudah dipahami oleh pembaca. Untuk memperjelas pemahaman kita tentang tujuan penelitian, artikel ini akan mengulas tentang pengertian tujuan penelitian, jenis, dan cara menulisnya.

Tujuan Penelitian

Pada awal proyek penelitian, sangat membantu bagi peneliti untuk menggunakan kalimat deklaratif untuk menyatakan tujuan utama atau tujuan proyek dalam istilah tertentu. Para penulis metodologi penelitian juga sering memasukkan tujuan penelitian ini ke dalam bagian-bagian lain seperti rumusan masalah atau hipotesis penelitian.

Walkinson (1991), misalnya menjelaskan tujuan penelitian dalam konteks rumusan masalah dan sasaran penelitian. Penulis-penulis lainmerujuknya sebagai salah satu aspek dari masalah penelitian (Castetter dan Heisler, 1997). Akan tetapi, pemabahasan mereka tetap menunjukkan bahwa tujuan penelitian merupakan gagasan inti dari suatu penelitian.

Dikenal dengan istilah tujuan penelitian karena ini menggambarkan tujuan/maksud dilakukannya penelitian dalam satu atau beberapa kalimat. Dalam proposal, peneliti haruslah membedakan secara jelas antara tujuan penelitian, masalah penelitian, dan tumusan masalah. Tujuan penelitian mengindikasikan maksud penelitian, dan bukan masalah atau isu yang dapat menuntun keharusan diadaknnya penelitian.

Tujuan penelitina bukanlah rumusan masalah yang di dalamnya terdapat sejumlah pertanyaan yang nantinya dijawab berdasarkan data penelitian yang telah dikumpulkan.

Akan tetapi, tujuan penelitian adalah kumpulan pernyataan yang menjelaskan sasaran, maksud, gagasan umum diadakannya suatu penelitian. Gagasan ini dibangun berdasarkan suatu kebutuhan (masalah penelitian) dan diperluas kembali dalam pertanyaan-pertanyaan spesifik (rumusan masalah).

Pengertian Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian adalah rumusan kalimat yang menunjukkan adanya hasil, sesuatu yang didapatkan setelah penelitian selesai, sesuatu yang akan dicapai atau dituju dalam sebuah penelitian. Rumusan tujuan penelitian mengungkapkan keinginan peniliti untuk mendapatkan jawaban atas permasalahan penelitian yang diajukan.

Oleh sebab itu, rumusan tujuan harus relevan dengan identitas masalah yang ditemukan, rumusan masalah dan mencerminkan proses penelitian.

Dalam beberapa penelitian, yang permasalahannya sangat sederhana terlihat bahwa tujuan penelitian sepertinya adalah pengulangan dari rumusan masalah, hanya saja rumusan masalah dinyatakan dengan pertanyaan, sedangkan tujuan dituliskan dalam bentuk pernyataan yang biasanya diawali dengan kata ingin mengetahui.

Pernyataan tujuan mengidentifikasi variabel, populasi dan pengaturan untuk penelitian. Setiap penelitian memiliki pernyataan tujuan eksplisit atau implisit. Tujuan penelitian harus dinyatakan secara obyektif atau dengan cara yang tidak mencerminkan bias atau nilai-nilai tertentu dari peneliti.

Pengertian Tujuan Penelitian Menurut Para Ahli

Adapun definisi tujuan penelitian menurut para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

Beckingham (1974)

Tujuan penelitian adalah pernyataan “mengapa” penelitian dilakukan. Tujuan dari suatu penelitian mungkin untuk mengidentifikasi atau menggambarkan suatu konsep atau untuk menjelaskan atau memprediksi situasi atau solusi untuk situasi yang menunjukkan jenis studi yang akan dilakukan.

Locke, Spirduso, dan Silverman (2013) dalam Creswell (22016)

Tujuan penelitian berarti menunjukkanserangkaian pertanyaan tentang “mengapa Anda ingin melakukan penelitian dan apa yang ingin Anda capai”.

Jenis Tujuan Penelitian

Berikut ini jenis-jenis tujuan penelitian yang dibedakan berdasarkan metode yang digunakan, antara lain:

Tujuan Penelitian Kualitatif

Tujuan penelitian kualitatif (qualitative purpose statement) pada umumnya nencakup informasi tentang fenomena utama (central phenomenon) yang diekplorasi dalam penelitian, partisipan penelitian, dan lokasi penelitian. Tujuan penelitian kualitatif juga dpat menyatakan desain atau rancangan penelitian yang dipilih.

Tujuan tersebut harus ditulis dalam istilah-istila “teknis” penelitian yang bersumber dari bahasa penelitian kualitatif (Schwandt, 2007).

Tujuan Penelitian Kuantatif

Tujuan penelitian kuantitatif (quantitative purpose statement) sangat berbeda dengan model kualitatif,  baik dalam hal bahasa maupun fokusnya dalam menguhubungkan atau membandingkan variabel-variabel.

Tujuan penelitian kuantitatif mencakup variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian dan hubungan antarvaribel tersebut, para partisipan, dan lokasi penelitian. Tujuan ini ditulis dengan bahasa yang berhubungan dengan penelitian kuantitatif, dan juga mencakup pengujian deduktif atas hubungan atau terori tertentu.

Tujuan penelitian kuantatif biasanya dimulai dengan mengidentifikasi variabel-variabel utama dalam penelitian (bebas, intervening, atau terikat) beserta model visualnya, lalu mencari dan menentukan bagaimana variabel-variabel itu akan diukur dan diamati.

Pada akhirnya tujuan digunakannya variabel-variabel secara kuantitatif adalah untuk menghubungkan variabel-variabel tersebut, seperti yang biasa ditemukan dalam penelitian survei, atau untuk membandingkan beberapa sampel atau kelompok tertentu kaitannya dengan hasil penelitian, seperti yang dijumpai dalam kesperimen.

Tujuan Penelitian Metode Campuran

Tujuan penelitian kuantitatif (mixed methods purpose statement) berisi tentang tujuan penelitian secara keseluruhan, informasi yang berkaitan dengan unsur-unsur penelitian kualitatif dan kuantataif, dan alasan/rasionalisasi dilakukannya pencampuran kedua unsur tersebut untuk mengkaji masalah penelitian.

Tujuan penelitian metode campuran biasanya ditunjukkan dahulu dalam pendahuluan, untuk memberikan panduan awal bagi pembaca dalam memahami bagian-bagian penelitian kuantitatif dan kualitatif di dalamnya.

Cara Menuliskan Tujuan Penelitian

Penulisan tujuan penelitian memiliki cara yang berbeda-beda jika mendasarkan pada ketiga jenis tujuan penelitian di atas:

Menuliskan tujuan penelitian kualitatif

Untuk menuliskan tujuan penelitian kualitatif, perlu memperhatikan beberapa hal mendasar, seperti:

  1. Gunakan kata-kata seperti tujuan, maksud, atau sasaran untuk menandai tujuan penelitian yang Anda tulis. Tulisalah tujuan penelitian ini dalam kalimat atau paragarf terpisah, dan gunakanlah bahasa-bahasa penelitian, seperti “tujuan (maksud atau sasaran) penelitian ini adalah…..”.
  2. Fokuslah pada satu fenomena (atau konsep atau gagasan) utama. Persempitlah penelitian Anda menjadi satu gagasan untuk dieskplorasi atau dipahami.
  3. Gunakan verba tindakan untuk menunjukkan bahwa ada proses learning dalam penelitian Anda. Verba atau frasa tindakan, seperti memahami, mengembangkan, meneliti makna, atau menemukan, akan membuat penelitian Anda terbuka atas kemungkinan lain dan memunculkan suatu rancangan.
  4. Gunakan kata atau frasa yang netral-bahasa tidak langsung-seperti, daripada menggunakan kata “pengalaman sukses individu”, lebih baik memakai kata “pengalaman individu”. Jangan terlalu sering menggunakan frasa problematis, seperti berguna, positif, dan informatif (kata yang seolah-olah memiliki makna yang bisa saja terjadi atau tidak).
  5. sajikan definisi kerja umum mengenai fenomena atau gagasan utama, khusunya jika fenomena tersebut merupakan istilah yang tidak dipahami oleh pembaca luas.
  6. Gunakan kata-kata yang menunjukka strategi penelitian untuk digunakan dalam pengumpulan data, analisis data, dan proses penelitian. Seperti, apakah penelitian tersebut menggunakan teori etnografi, grounded theory, studu kasus, teori fenomenologi, pendekatan naratif, atau strategi lainnya.
  7. Jelaskan partisipan yang terlibat dalam penelitian, seperti apakah pasrtisipan penelitian Anda terdiri dari satu atau lebih individu, atau sekelompok orang, atau suatu organisasi.
  8. Tunjukkan lokasi dilakukannya penelitian. Gambarkan tempat ini secara detai sehingga pembaca benar-benar mengetahui dimana penelitian dilakukan.
  9. Gunakan beberapa bahasa yang membatasi ruang lingkup partisipan atau lokasi penelitian. Misalnya penelitian bisa saja terfokus pada penelitian saja.

Menuliskan tujuan penelitian kuantitatif

Untuk menuliskan tujuan penelitian kuantitatif, perlu memperhatikan beberapa hal mendasar, seperti:

  1. Gunakan kata-kata seperti tujuan, maksud, atau sasaran untuk menandai tujuan penelitian yang Anda tulis. Tulisalah tujuan penelitian ini dalam kalimat atau paragarf terpisah, dan gunakanlah bahasa-bahasa penelitian, seperti “tujuan (maksud atau sasaran) penelitian ini adalah…..”.
  2. Tunjukkan teori, model, atau kerangka konseptual yang Anda gunakan.
  3. Tunjukkan variabel bebas dan variabel terikat, serta variabel-variabel lain seperti mediate, moderate, atau control, yang digunakan dalam penelitian.
  4. Gunakan kata-kata yang dapat menghubungkan variabel bebas dan terikat untuk menunjukkan bahwa kedua jenis variabel ini benar-benar saling berhubungan, misalnya “ hubungan antara” dua atau lebih variabel, atau “perbandigan antara” dua tau lebih kelompok.
  5. Tempatkan dan susunlah variabel-variabel ini dari kiri ke kanan, dengan variabel bebas (di bagian kiri) yang diikuti oleh variabel terikat (.di bagian kanan). Letakkan variabel-variabel intervening diantara variabel bebas dan terikat.
  6. Sebutkan jenis strategi penelitian (seperti riset survei atau eksperimen) yang digunakan dalam penelitian.
  7. Tunjukkan secara jelas partisipan (atau unit analisa) dan lokasi penelitian tersebut.
  8. Definisikan secara umum masing-maisng varibel kunci, misalnya dengan menggunakan definsi-definsi yang sudah diterima secara umum dari literatur-literatur.

Menuliskan tujuan penelitian metode campuran

Untuk menuliskan tujuan penelitian metode campuran, perlu memperhatikan beberapa hal mendasar, seperti:

  1. Mulailah dengan menulis kata-kata yang menunjukkan secara jelas tujuan penelitian yang akan dijabarkan, misalnya “Tujuan..” atau “Maksud…”
  2. Jelaskan tujuan penelitian dari odeperspektif konten. Misalnya “Tujuannya adalah untuk mempelajari efektivitas organisasi”. Dengan cara ini, pembaca akan memiliki sejenis “jangkar” untuk memahami keseluruhan maksud penelitian tersebut terlebih dahulu sebelum peneliti membagi penelitiannya ke dalam kualitataif atau kuantitatif.
  3. Tunjukkan jenis rancangan metode campuran yang digunakan, apakah eksploratori sekueunsial, embedded sekuensial, transformasional, multiphase, dan lain-lain.
  4. Jelaskan rasionalisasi/alasan dikombinasikannya data kualitatif dan kuantitatif.
  5. Untuk menggabungkan alasan-alasan tersebut menjadi rancangan yang lebih besar, misalnya untuk membingkainya dalam paradigma keadilan sosial bagi suatu kelompok termarginalisasi (rancangan transformatif), untuk menghubungkannya dengan tujuan tunggal menyeluruh dalam program penelitian longitudinal dan multifase (rancangan multifase).

Demikianlah artikel yang memberikan penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian tujuan penelitian menurut para ahli, jenis, contoh, dan cara menuliskannya. Semoga melalui materi ini memberikan wawasan serta pengetahuan mendalam. Trimakasih,

Referensi Tulisan
  1. Creswell, John. (2016). Research Design Pendekatan Metode, Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Diterjemahkan oleh Fawaid dan Pancasari. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.
  2. The Research Purpose dari http://www.uobabylon.edu.iq/eprints/publication_11_1421_1403.pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *