Perbedaan Basic Research dan Applied Research

Diposting pada

Perbedaan Basic Research dan Applied Research

Basic research dan applied research merupakan salah satu jenis metode penelitian yang dipergunakan seseorang dalam menyelidiki permasalahan dan kasus tertentu. Dalam berbagai disiplin pengetahuan yang dibutuhkan baik dalam pendidikan, sosial, sains, dan pertanian kedunya kerapkali dilakukan oleh seorang peneliti.

Oleh karena itulah sebagai penjelasan lebih mendalam artikel ini membagikan tentang perbedaan yang ada dalam basic research dan applied research.

Basic Research dan Applied Research

Basic research adalah penelitian yang didorong oleh keingintahuan berdasarkan minat ilmuwan terhadap pertanyaan ilmiah. Motivasi utama dalam melakukan penelitian ini untuk memperluas pengetahuan manusia, bukan untuk menciptakan sesuatu. Tidak ada nilai komersial yang jelas untuk penemuan yang dihasilkan dari penelitian dasar.

Sedangkan applied research adalah penelitian yang dirancang untuk memecahkan rumusan masalah praktis dari dunia modern, daripada untuk memperoleh pengetahuan demi pengetahuan. Orang mungkin mengatakan bahwa tujuan ilmuwan terapan adalah untuk memperbaiki kondisi manusia

Perbedaan Basic Research dan Applied Research

Perbedaan yang ada dalam basic research dan applied research antara lain sebagai berikut;

  1. Tujuan

Tujuan dari berbagai jenis penelitian terapan berkaitan erat dengan solusi dari masalah spesifik, sedangkan tujuan dari jenis penelitian dasar berkaitan dengan penciptaan pengetahuan baru atau perluasan pengetahuan saat ini tanpa menitikberatkan pada penerapan.

  1. Konteks

Dalam penelitian terapan tujuan penelitian ditentukan oleh klien atau sponsor sebagai solusi untuk permasalahan spesifik yang mereka hadapi, sedangkan penelitian dasar, di sisi lain, biasanya dimulai sendiri oleh peneliti untuk memperluas tingkat pengetahuan di bidang-bidang tertentu.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas dapat dikatakan bahwa perbedaan antara penelitian dasar dan penelitian terapan ialah terkait dengan temuan penelitian. Dimana arti penelitian terapan dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah, sedangkan jenis penelitian dasar digunakan hanya untuk mengeksplorasi masalah dan elemen tertentu.

Contoh Basic Research dan Applied Research

Sebagai upaya memberikan penjelasan yang lebih mendalam. Berikut ini contoh studi tentang basic research dan applied research. Antara lain;

  1. Basic Research

Contoh Basic Research
Contoh Basic Research

Basic Research berfokus pada pencarian kebenaran atau pengembangan landasan teori. Karena sifat ini, penelitian dasar sangat mendasar. Para peneliti dengan latar belakang pengetahuan dasar mereka “studi desain yang dapat menguji, memperbaiki, memodifikasi, atau mengembangkan teori

Secara umum, para peneliti ini berafiliasi dengan lembaga akademis, dan mereka melakukan penelitian ini sebagai bagian dari pekerjaan pascasarjana atau doktoral mereka. Mengumpulkan pengetahuan demi pengetahuan adalah satu-satunya tujuan penelitian dasar.

Motivasi utama dalam penelitian dasar adalah untuk memperluas pengetahuan manusia, bukan untuk menciptakan atau menciptakan sesuatu. Tidak ada nilai komersial yang jelas untuk penemuan yang dihasilkan dari penelitian dasar.

Penelitian dasar didorong oleh rasa ingin tahu. Kondisi ini bisanya dimotivasi oleh keinginan untuk memperluas pengetahuan dan melibatkan akuisisi pengetahuan demi pengetahuan. Hal ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan mengapa, apa atau bagaimana dan meningkatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar. Penelitian dasar tidak memiliki tujuan komersial langsung dan meskipun tentu saja bisa, itu mungkin tidak menghasilkan penemuan atau solusi untuk masalah praktis.

Contoh Penelitian Dasar

  1. Studi Tentang New Normal di Indonesia dalam Penanganan Covid 19
  2. Revolusi Industri 4.0 dan 5.0
  1. Applied Research

Contoh Applied Research
Contoh Applied Research

Applied Research atau penelitian terapan dirancang untuk menjawab pertanyaan spesifik yang ditujukan untuk memecahkan masalah praktis. Pengetahuan baru yang dihasilkan dari penelitian terapan mempunyai tujuan komersial spesifik misalnya dalam bentuk produk, prosedur, atau layanan.

Penelitian terapan dirancang untuk memecahkan masalah praktis dunia modern, bukan untuk memperoleh pengetahuan demi pengetahuan. Orang mungkin secara sah mengatakan bahwa tujuan penelitian terapan adalah untuk memperbaiki kondisi manusia.

Sebagai contoh peneliti terapan dapat menyelidiki cara dan cara untuk:

  1. Meningkatkan produksi tanaman pertanian;
  2. Mengobati atau menyembuhkan penyakit tertentu;
  3. Meningkatkan efisiensi energi rumah, kantor, atau moda transportasi;

Beberapa ilmuwan merasa bahwa saatnya telah tiba untuk pergeseran dalam penekanan dari penelitian yang murni mendasar menuju penelitian terapan demi populasi manusia. Tren ini, menurut mereka, diharuskan oleh masalah-masalah yang diakibatkan oleh kelebihan populasi global, polusi, dan penggunaan sumber daya alam yang berlebihan di bumi.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan perbedaan yang ada dalam basic research dan applied research beserta dengan contoh studinya. Semoga bisa memberikan edukasi dan referensi bagi semuanya.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *