Pengertian Saran dalam Penelitian, Jenis, Ciri, Syarat, dan Cara Menulisnya

Diposting pada

Saran Adalah

Setiap karya ilmiah baik berupa makalah, skripsi atau laporan penelitian membutuhkan penutup dengan saran. Saran dibuat dengan tujuan agar pembaca dapat menganalisis kekurangan yang ada dalam karya ilmiah. Pada kesempatan kali ini akan dibahas secara lugas mengenai pengertian saran dalam penelitian, jenis, ciri, syarat dan cara menulisnya.

Saran Penelitian

Saran merupakan bagian penutup dalam karya ilmiah. Saran berupa komentar atau sanggahan yang bersifat memberi masukan baik kepada pemerintah, instansi, dan sebagainya tergantung variabel yang ada di dalam suatu skripsi. Saran ditulis di BAB V setelah kesimpulan. Saran terletak di paragraf akhir dengan didahului serangkaian kesimpulan dari awal hingga akhir.

Saran mendesak tindakan spesifik yang harus diambil berkaitan dengan kebijakan, praktik, teori, atau penelitian selanjutnya. Saran spesifik yang dibuat sehubungan dengan penelitian lebih lanjut tentang topik tersebut. Misalnya, peneliti dapat membuat saran tentang hasil penelitian selanjutnya yang dapat dilakukan, terutama jika ada minat untuk menggeneralisasi temuan di luar parameter penelitian.

Peneliti mungkin telah mengidentifikasi kesenjangan dalam literatur yang harus diatasi dan yang berkontribusi dalam penelitian atau tidak.

Saran yang peneliti cantumkan dalam karya ilmiah sangat penting bagi rencana peneliti untuk memajukan bidang studi kasus penelitian. Dengan membuat saran peneliti ingin orang lain mengikuti saat melakukan studi di masa depan. Ini didasarkan dari apa yang peneliti temukan atau apa yang mungkin peneliti tertarik lakukan di masa depan.

Saat peneliti menulis saran ini, laporan penelitian harus melihat apa yang telah peneliti dapatkan dari hasil penelitian. Peneliti sambil juga memikirkan ide-ide yang mungkin peneliti miliki untuk studi penelitian selanjutnya. Ini dapat membantu dengan menghasilkan karya ilmiah yang kuat yang akan mengilhami orang untuk berpikir secara berbeda tentang apa pun yang telah peneliti tulis dan secara khusus dapat menginspirasi penelitian baru untuk muncul seiring waktu.

Jenis Saran

Pada bagian Kesimpulan dan Saran (biasanya Bab V dalam skripsi), peneliti menyajikan interpretasi peneliti tentang hasil yang diberikan di Bagian Hasil (biasanya Bab IV). Peneliti juga menarik kesimpulan dari hasil teknik analisis data peneliti dan kemudian membuat saran.

Singkatnya, peneliti memberi tahu pembaca apa arti dari hasil penelitian dan tindakan apa yang harus diambil sebagai hasil dari temuan peneliti.

Secara umum terdapat dua jenis saran yaitu:

Saran Kebijakan (Policy Recommendations)

Saat menyiapkan bagian ini ingatlah bahwa dalam membuat saran, peneliti harus menunjukkan bagaimana hasil penelitian mendukungnya. Saran untuk alternatif yang disukai harus mencakup:

  • Secara khusus menyatakan apa yang harus dilakukan, langkah-langkah yang diperlukan untuk mengimplementasikan kebijakan dan sumber daya yang dibutuhkan
  • Diskusi manfaat penelitian untuk organisasi dan masalah apa yang akan diperbaiki atau dihindari
  • Diskusi kelayakan kebijakan yang diusulkan
  • Pernyataan umum tentang sifat dan waktu rencana penelitian evaluasi yang akan digunakan untuk menentukan efektivitas kebijakan yang diusulkan

Saran untuk Penelitian Lebih Lanjut (Recommendations for Further Research)

Di bagian ini, peneliti akhirnya memiliki kesempatan untuk mempresentasikan dan mendiskusikan tindakan yang harus diambil oleh peneliti di masa depan sebagai hasil dari proyek peneliti. Seperangkat saran yang dipikirkan dengan matang membuat organisasi lebih mungkin menanggapi saran peneliti dengan serius.

Idealnya peneliti harus dapat membuat saran formal mengenai alternatif yang paling didukung oleh penelitian ini. Presentasikan dan diskusikan jenis-jenis penelitian tambahan yang disarankan oleh proyek Peneliti.

Ciri Saran

Saran diberikan kepada pembaca yang didasarkan atas hasil temuan dalam penelitian yang telah ditemukan dan bukan pendapat pribadi atau tinjauan idealis pribadi peneliti. Saran yang dirumuskan oleh peneliti tapi bukan untuk menjawab pokok permasalahan dalam penelitian.

Saran dirumuskan berdasarkan penulusuran peneliti yang dapat memberikan manfaat secara praktis maupun bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan berdasarkan kedekatan objek. Menulis saran tidak memiliki aturan yang khusus serta sesuai pedoman yang berlaku. Hanya saja dalam proses pembuatan kalimat saran harus memperhatikan karakteristik seperti berikut:

  1. Jumlah Kata

Dalam menulis saran dalam karya ilmiah dibatasi dengan jumlah minimal karakter. Pembatasan ini dilakukan sebagai bentuk penyetaraan dengan kalimat kesimpulan. Saran yang baik dalam karya ilmiah tidak lebih dari 200 kata.

  1. Menggunakan Kata Harapan

Menulis saran dalam karya ilmiah harus memberikan harapan kepada pembaca dengan bentuk kata-kata yang menarik seperti penggunaan kata “harapannya dari penulisan ini dapat …”, “oleh karena itulah” dan sebagainya.

  1. Memberikan Rekomendasi

Langkah penulisan saran yang baik haruslah memberikan saranberupa penelitian lebih lanjut. Karena itulah, para ahli tidak memasukkan saran dalam abstrak.

Syarat Saran

Saran yang diajukan hendaknya saran yang membangun atau saran konstruktif dengan mengacu terpenuhinya beberapa persyaratan di bawah ini:

  1. Saran diuraikan secara singkat dengan bahasa yang jelas
  2. Saran memiliki sasaran objek yang memiliki otoritas penerapan yang jelas
  3. Saran disertai dengan tindakan operasional yang memungkinkan dapat dilakukan
  4. Saran disertai dengan kriteria indikator keberhasilan
  5. Saran berupa imbauan untuk melakukan penelitian sejenis yang menekankan pada pendalaman

Manfaat Saran

Melalaui saran penelitian, peneliti selalu dapat menyebutkan manfaat studi lebih lanjut di bidang penelitian. Bicara tentang bagaimana studi di masa depan dapat digunakan untuk memperbaiki masalah dengan penelitian saat ini yang telah peneliti selesaikan.

Peneliti juga dapat menjelaskan kebutuhan untuk mengisi kekosongan tertentu yang mungkin tidak dapat peneliti liput sekarang dengan alasan apa pun. Peneliti selalu dapat menggunakan garis waktu untuk membantu pembaca memahami kapan perkembangan potensial dapat terjadi seiring waktu.

Selanjutnya, peneliti harus berbicara tentang seberapa layak poin-poin tertentu dalam studi peneliti. Ini termasuk memahami apakah ide-ide tertentu harus dieksplorasi lebih lanjut di kemudian hari. Ini bekerja dengan baik jika peneliti mencoba membicarakan hal-hal tertentu yang mungkin bermanfaat.

Peneliti bahkan dapat berbicara tentang potensi perkembangan baru di bidang penelitian dan apakah studi penelitian relevan bagi mereka atau jika perkembangan tambahan harus dimasukkan ke dalam pekerjaan peneliti.

Saran sering kali diperlukan penelitian tambahan untuk membuatnya lebih mudah bagi penelitian untuk maju. Rencana penelitian dapat mencakup analisis metode studi yang dapat bekerja di masa depan dan poin apa tentang suatu topik yang dapat ditinjau dalam studi tersebut.

Cara Menulis Saran

Saat menulis saran, peneliti dapat berbicara tentang langkah-langkah yang harus diikuti dalam studi selanjutnya. Ini termasuk langkah-langkah yang diperlukan untuk mengimplementasikan kebijakan atau tindakan tertentu yang ingin peneliti ikuti.

Sumber daya apa pun yang diperlukan dalam proses harus dijelaskan juga. Peneliti harus spesifik ketika berbicara tentang apa yang peneliti mungkin tertarik lakukan di masa depan berkenaan dengan membuat studi potensial yang menonjol dan bekerja sesuai keinginan peneliti.

Saran yang dimasukkan ke dalam karya ilmiah tentu dapat menjadi penting bagi pekerjaan peneliti. Pastikan saat menulis karya ilmiah, peneliti memiliki saran yang jelas yang mudah diikuti dan dapat dimanfaatkan dengan benar dan tidak terlalu rumit atau sulit digunakan dalam beberapa cara:

  1. Seusai menutup kesimpulan penulis dapat memberikan saran kebijakan atau saran untuk keperluan penelitian lebih lanjut maupun saran yang lebih praktis atau berfaedah secara riil
  2. Dalam menyusun saran hendaknya penulis tidak menyarankan sesuatu yang tidak mempunyai dasar atau keterkaitan dengan pembahasan yang dikemukakan
  3. Saran hanya berisi alternatif yang diajukan penulis agar permasalahan yang ada dapat dipecahkan sebaik-baiknya di waktu mendatang
  4. Saran didasarkan pada hasil penelitian peneliti dan menunjukkan langkah-langkah atau arahan khusus yang dapat diambil. Saran berupa langkah konkret / tindakan yang diusulkan penelitian.

Ketika peneliti membuat saran penelitian, peneliti dapat dengan tegas menyatakan apa langkah selanjutnya yang perlu diambil untuk mengatasi rumusan masalah, apa tindakan segera yang perlu diterapkan untuk menyelesaikan pertanyaan tertentu, apa yang perlu diperbaiki dan apa yang perlu dihindari untuk menyelesaikan masalah, apa kelayakan kebijakan yang peneliti usulkan, pernyataan tentang sifat dan waktu rencana evaluasi yang akan digunakan untuk menentukan efektivitas kebijakan yang diusulkan. Sekali lagi, saran ini harus sangat didukung oleh hasil studi peneliti.

Itulah tadi serangkaian artikel yang sudah kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian saran penelitian menurut para ahli, jenis, ciri, syarat, dan cara menuliskannya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *