Contoh Analisis SWOT

Diposting pada
Rate this post

Contoh Analisis SWOT

Membuat analisis SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunities dan Threats) bisa dibilang susah-susah gampang. Pasalnya diperlukan kemampuan dalam melakukan analisa secara mendalam pada objek kajian yang diinginkan. Misalnya saja dalam hal ini ingin membuka usaha kue, produk makanan ringan, atau jenis UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) lainnya.

Tetapi yang pasti, dalam beragai proposal kegiatan ataupun ataupun perencanaan perusahaan bagi mahasiswa penting untuk mentahuinya. Bahkan dengan mengetahui satu kekuatan, seperti pengendalian biaya dalam arti analisis SWOT dapat mengabaikan kelemahan yang ada.

Analisis SWOT

Analisis SWOT adalah titik awal untuk diskusi mengenai perencanaan kegiatan ataupun penelitian dalam memahami kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada. Meski demikian, dalam proses pembuatannya sendiri tidak dapat menjadi alasannya kesuksesan atas berbagai hal nantinya, lantaran ini hanya semacam peramalan dengan berbagai data-data yang ada.

Contoh Analisis SWOT

Sebagai penjelasan lebih mendalam. Berikut ini beberapa contoh penulisan beserta pembuatan dari analisis SWOT yang ada dalam produk perusahaan ataupun dalam proposal penelitian. Tentusaja sistematikanya disusun secara sistematis agar para pembaca atau pihak yang dituju mampu mengetahunya secara mendalam.

  1. Perusahaan

Nah, untuk bagian pertama ini ialah analisis SWOT bagi produk perusahaan yang setidaknya dalam proses pembuatannya sendiri disusun di awali dengan analisis terhadap kekuatan dan kelemahan produk. Beserta dengan kelengkapan untuk keuangannya.

Contoh Analisis SWOT Produk

Analisis SWOT

Kekuatan Produk (Strength)

  1. Merupakan inovasi dalam proses memanfaatkan plastik yang dapat mengurangi pencemaran lingkungan.
  2. Bahan baku berupa sampah plastik yang mudah didapatkan, sehingga membutuhkan modal yang sedikit namun menghasilkan harga jual tinggi.
  3. Memiliki nilai estetis, fungsional, ramah lingkungan, sekaligus ekonomis.
  4. Mempunyai tampilan yang khas dan unik karena tersusun dari potongan sampah plastik sehingga berbeda dengan kaligrafi pada umumnya.
  5. Harga jual masih terjangkau dengan kualitas produk sebanding karena berupa karya seni yang dibuat secara handmade.
  6. Desain AIRA bersifat fleksibel dan dapat menyesuaikan keinginan pelanggan. Sehingga menjangkau semua umur.

Kelemahan Produk (Weakness)

  1. Belum banyak dikenal masyarakat luas.
  2. Masih dibuat secara konvensional sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih.

Peluang Produk (Opportunity)

  1. Kaligrafi AIRA memiliki konsep kekinian dan fleksibel sehingga dapat menarik berbagai kalangan termasuk anak muda.
  2. Dapat membuka lapangan kerja kepada masyarakat.
  3. Dapat mengembangkan kreativitas masyarakat.
  4. Selain digunakan untuk kalangan sendiri, produk AIRA juga dapat digunakan sebagai hadiah untuk orang lain.
  5. Memiliki potensi penjualan yang lebih tinggi pada momen tertentu seperti pernikahan, wisuda, ulang tahun, dan peringatan hari spesial lainnya.
  6. Memiliki potensi untuk dikirim ke luar kota selain daerah Solo.

Ancaman Produk (Threat)

  1. Masih kalah bersaing dengan produk kaligrafi lain yang telah ada
    sebelumnya.
  2. Belum memiliki hak paten sehingga berpotensi terjadi penjiplakan dari pihak lain.
  1. Proposal Penelitian

Sedangkan untuk pembuatan dalam penyusunan metode penelitian analisis SWOT sejatinya hampir sama. Tetapi perbedannya bagian ini berada dalam BAB 3 yang menjelaskan secara detail terkait kelebihan lokasi penelitian beserta tempat penelitian. Proses pembuatannya;

Contoh Analisis SWOT Penelitian

Analisis SWOT

Berdasarkan hasil analisis SWOT didapatkan faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap keberlanjutan pertanian yaitu sebagai berikut;

Faktor Internal

Kekuatan

Fisik

  1. Dekat dengan pasar dan kota

Sosial Ekonomi

  1. Ubi jalar dan jagung menjadi salah satu komoditas yang paling sering ditanam
  2. Memiliki ternak yang menghasilkan kotoran
  3. Ketersediaan jerami banyak
  4. Lahan pertanian berupa sawah

Sosial Budaya

  1. Usia produktif lebih banyak dibandingkan non-produktif
  2. Jumlah perempuan lebih banyak daripada jumlah laki-laki
  3. Hubungan antar agama baik
  4. Warga terbuka dengan inovasi teknologi

Kelemahan

Fisik

  1. Jalan masih batu

Sosial Ekonomi

  1. Penjualan komoditas tanaman ubi jalar dalam bentuk mentah
  2. Sebagian besar jerami hanya dibakar
  3. Sistem sawah tadah hujan
  4. Tidak ada kelompok tani

Sosial Budaya

  1. Tingkat Pendidikan masyarakat rendah
  2. Banyak pengangguran
  3. Sebagian besar perempuan hanya sebagai IRT

Faktor Eksternal

Peluang

  1. Permintaan produk olahan ubi jalar dan jagung tinggi
  2. Terdapat banyak tenaga ahli yang mengetahui pemanfaatan lahan sawah tadah hujan
  3. Permintaan produk pertanian organik tinggi
  4. Terdapat program pembentukan kelompok tani dari pemerintah

Ancaman

  1. Keahlian tenaga kerja dari luar lebih baik daripada di RT 2
  2. Terdapat persaingan dengan pihak lain yang mengolah ubi jalar dan jagung
  3. Banyak produk pertanian organik dipasaran

Pilihan Rencana Strategis

Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi pengembangan sebagai berikut :

Strategi

  1. Memberdayakan pengangguran dan ibu rumah tangga untuk mengembangkan pengetahuan cara pengolahan ubi jalar dan jagung
  2. Mengoptimalkan pemanfaatan ubi jalar dan jagung mentah untuk dijadikan produk olahan pangan
  3. Mengoptimalkan pemanfaatan lahan sawah tadah hujan dengan sosialisasi teknologi pertanian oleh tenaga ahli
  4. Mengoptimalkan pemanfaatan jerami yang hanya dibakar untuk budidaya pertanian organik
  5. Mengatasi tidak adanya kelompok tani dengan memanfaatkan program pemerintah mengenai pembentukan kelompok tani

Strategi

  1. Memanfaatkan jerami dan kotoran ternak untuk menghasilkan produk pertanian organik yang berkualitas agar mampu bersaing dengan produk pertanian organik dipasaran
  2. Keterbukaan warga dengan inovasi teknologi, produksi ubi jalar yang banyak serta usia produktif yang banyak mampu menanggulangi persaingan pengolahan ubi jalar dan jagung dengan pihak luar
  3. Keterbukaan warga dengan inovasi teknologi dan usia produktif yang banyak, mampu menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar RT 2

Cara Membuat Analisis SWOT

Sedangkan untuk langkah penyusunan dalam pembuatan analisis SWOT yang baik dan benar bisa dilakukan dalam beberapa tips. Diantaranya;

  1. Menyusun Pertanyaan Sederhana

Tahapan awal ini barangkali bisa dilakukan dengan membuat daftar pertanyaan. Yakni;

  1. Apa yang disukai pelanggan tentang perusahaan atau produk yang sedang dibuat?
  2. Apakah yang dilakukan perusahaan kita lebih baik dari perusahaan lain di industri yang sama dengan yang ditawarkan?
  3. Apa atribut merek produk yang diajukan paling positif?
  4. Apa proposisi penjualan unik dalam produk yang diajukan?
  5. Sumber daya apa yang kita miliki yang tidak dimiliki pesaing?

Dengan menjawab daftar pertanyaan tersebutlah, Sejatinya kita akan siap untuk mulai mengidentifikasi dan mencantumkan kekuatan. Tentusaja hal ini dilakukan dengan menggunakan prinsip yang sama, kita dapat menentukan kelemahan perusahaan.

  1. Apa yang tidak disukai pelanggan tentang perusahaan atau produk kita?
  2. Masalah atau keluhan apa yang sering disebutkan dalam ulasan negatif kita?
  3. Mengapa pelanggan kita membatalkan transaksi?
  4. Apa yang bisa dilakukan perusahaan kita dengan lebih baik?
  5. Apa atribut merek kita yang paling negatif?
  6. Apa kendala/tantangan terbesar dalam saluran penjualan kita saat ini?
  7. Sumber daya apa yang dimiliki pesaing kita yang tidak kita miliki?

Setelah membuat daftar pertanyaan dan jawaban tersebut, hal ini memungkin menemukan bahwa menentukan kekuatan dan kelemahan organisasi atau proyek kita jauh lebih mudah atau memakan waktu lebih sedikit daripada mencari tahu peluang dan ancaman yang dihadapi perusahaan kita.

Alasanya karena kekuatan dan kelemahan tersebut adalah faktor internal. Faktor eksternal, di sisi lain, mungkin memerlukan lebih banyak usaha dan bergantung pada lebih banyak data, karena ini seringkali berada di luar pengaruh langsung.

  1. Membuat Identifikasi

Selanjutnya, yakni mampu mengidentifikasi peluang dan ancaman yang memungkinkan untuk pemahaman mendalam tentang apa yang sedang dilakukan pesaing kita, atau pemeriksaan tren ekonomi atau bisnis yang lebih luas yang dapat berdampak pada perusahaan kita.

Namun, itu tidak berarti bahwa peluang dan ancaman tidak bisa bersifat internal, alasannya kita mungkin menemukan peluang dan ancaman hanya berdasarkan kekuatan dan kelemahan perusahaan kita.

Jika menyangkut ancaman, kita tentu bisa mulai dengan mengajukan serangkaian pertanyaan seperti di atas. Namun, sering kali cukup mudah untuk membuat daftar potensi ancaman yang dihadapi bisnis atau proyek kita tanpa mengajukan pertanyaan sebelumnya.

Hal ini dapat mencakup ancaman “bermerek” seperti pesaing baru atau yang sudah mapan, ancaman yang lebih luas seperti lingkungan peraturan yang berubah dan volatilitas pasar, atau bahkan ancaman internal seperti pergantian staf yang tinggi yang dapat mengancam atau menggagalkan pertumbuhan saat ini.

Manfaat Analisa SWOT

Adapun beberapa kegunaan yang ada dalam proses pembuatan analisa SWOT. Yaitu;

  1. Analisis SWOT sering digunakan pada awal atau sebagai bagian dari latihan perencanaan strategis. Alasannya karena kerangka kerja ini dianggap emiliki dukungan yang kuat untuk pengambilan keputusan karena memungkinkan entitas mengungkap peluang untuk sukses yang sebelumnya tidak diartikulasikan atau untuk menyoroti ancaman sebelum menjadi terlalu membebani.
  2. Menunjukan adanya keunggulan kompetitif, terutama dalam produk yang ditawarkan
Kesimpulan

dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dipahami bahwa ada beberapa cara untuk melakukan analisis SWOT. Namun, terlepas dari bagaimana kita memilih untuk menyusun analisis tersebut, kita perlu mulai dengan mengajukan serangkaian pertanyaan dan jawaban yang ada.

Prihal ini contoh analisis SWOT sederhana ialah melakukan identifikasi ceruk pasar di mana bisnis memiliki keunggulan kompetitif atau membantu individu merencanakan kesuksesan karier dengan menunjukkan jalur yang memaksimalkan kekuatan mereka sambil mengingatkan mereka akan ancaman yang dapat menggagalkan pencapaian.

Nah, itulah saja artikel yang bisa diuraikan secara lengkap pada kalian. Tentang adanya berbagai contoh pembuatan dan penulisan analisis SWOT untuk produk perusahaan maupun proposal penelitian. Semoga saja mampu memberi wawasan bagi kalian.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *