Pengertian Verifikasi Data, Tujuan, dan Contohnya

Diposting pada

Verifikasi data menjadi bagian yang penting pada saat melakukan penyusunan hasil penelitian. Baik itu dengan mempergunakan penelitian kualitatif ataupun dalam menyelesaikan penelitian kuantitatif. Hal ini dengan alasan ialah memberikan bukti bahwasanya laporan yang akan kita buat benar-benar dapat dipertangungjawabkan.

Verifikasi Data

Verifikasi sejatinya merupakan proses yang dilakukan oleh seorang penelitian untuk memastikan bahwa teknik pengumpulan data dalam database laporan penelitian kita yang kita buat tidak memiliki atau mengurangi kesalahan sesedikit mungkin, atau dengan kata lain verifikasi dilakukan untuk memastikan bahwa data yang dimasukkan sama dengan data dari sumber asli.

Pengertian Verifikasi Data

Verifikasi data adalah proses penyusunan laporan penelitian yang dipergunakan dalam menilai kebenaran landasan teori dengan fakta di lapangan, yang kemudian haruslah diolah dan dianalisis agar bisa diuji secara hipotesis penelitian yang telah ditentukan.

Verifikasi Data Menurut Para Ahli

Adapun data dalam definisi penelitian verifikasi yang dikemukakan oleh para ahli, antara lain;

  1. IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers)-STD-610, Verifikasi data adalah sebuah pengujian sistem untuk membuktikan bahwa teknik pengumpulan data memenuhi semua persyaratan yang ditentukan pada tahap perkembangan tertentu sehingga mengurangi eror pada saat input data dalam berbagai jenis metode penelitian yang dilakukan.
  2. Hartina Sri Ayu (2016), definisi verifikasi data adalah metode akhir yang dipergunakan untuk meyakinkan bahwa data yang telah dikumpulkan tidak cacat dan akurat.

Tujuan Verifikasi Data

Verifikasi data yang berkualitas sangat diperlukan dalam penelitian, dengan tujuan tertentu. Antara lain;

  1. Meningkatkan Keuntungan

Verifikasi data sangat perlu mengelola segala sesuatu secara internal. Data yang tidak akurat dan tidak diverifikasi dapat menghambat fungsi penelitian itu sendiri. Sehingga dalam hal ini keputusan yang salah dapat dibuat, membatasi pertumbuhan penjualan dan keuntungan.

  1. Mengurangi Biaya

Tujuan lainya dari verifikasi data berkualitas memungkinkan untuk mengurangi biaya pada saat penelitian dijalankan. Selain itu, dengan data yang tepat, keputusan dapat dioptimalkan untuk perbaikan produk, layanan, dan berbagai fungsi  lainnya yang dapat diperoleh dari hasil kajia yang dilakukan.

  1. Meningkatkan Produktivitas

Verifikasi data akurat dapat meningkatkan produktivitas karena memastikan kita mendapatkan hasil penelitian terbaik. Sehingga dapatlah dikatkan bahwa verifikasi data berkualitas berdampak positif bagi percepatan riset.

  1. Penelitian yang lebih baik

Tujuan verifikasi data dalam penelitian ialah agar hasil kajian yang dilakukan dapat lebih baik berdasarkan kapasitas seorang penelitian. Dalam hal ini misalnya saja ketika penelitian sudah berjalan dengan lancar, perlu dijaga hubungan dekatnya dengan responden hal ini dilakukan agar nantinya bisa mencipatkan hubungan sosial yang lebih dekat, sehingga kita dapat mengorek panduan wawancara yang kita perlukan.

Macam Metode Verifikasi Data

Berbagai jenis metode verifikasi data dalam penelitian yang dilakukan, antara lain:

  1. Entri Ganda, Entri ganda lebih mengacu pada proses memasukkan data dua kali dan membandingkan kedua data penelitian agar bisa dijadikan pedoman dalam analisisnya.
  2. Proofreading data , dalam hal ini verifikasi dilakukan kepada orang lain dalam memeriksa entri terhadap dokumen asli.

Contoh Verifikasi Data Penelitian

Adapun untuk contoh dalam verifikasi data penelitian, misalnya saja;

Skripsi/Karya Ilmiah

Laporan atas penelitian keberhasilan Desa Ponggok di Kabupaten Klaten atas keberhasilannya memanfaatkan data desa dengan Desa Wisata. Maka dalam hal ini seorang penelitian selain harus menulis, mengumpulkan catatan lapangan, mengambil dokumentasi, melakukan wawancara, maka perlu ditanyakan ulang pada tokoh-tokoh atau informan utama, dalam hal ini adalah Kepala Desa Ponggok.

Singkatnya, apa yang di dapatkan dalam data penelitian tersebut haruslah dilakukan uji kebenarannya, kekokohannya, dan kecocokannya, hingga mencapai pada validitas yang akurat dan dapat dipertangung jawabnkan secara ilmiah.

Tahapan yang bisa dilakukan dalam contoh verifikasi data untuk kepenulisan ilmiah diatas bisa melihat gambaran struktur teknik analisis data interaktif dari Miles dan Huberman. Dengan langkah sebagai berikut;

Langkah Verifikasi Data
Verifikasi Data Penelitian
Verifikasi Secara Umum

Adapun untuk contoh verifikasi data penelitian secara umum. Misalnya saja saat seseorang membuat kata sandi baru di akun instagram. Maka kerapkali kita sering diminta memasukkan kata sandi dua kali. Gambaran diatas adalah proses memverifikasi bahwa entri data persis sama untuk kedua alinya, dan tidak ada kesalahan yang dilakukan. Entri pertama diverifikasi terhadap entri kedua dengan mencocokkannya. Hubungan inipula diperlukan dalam sebuah penelitian.

Itulah tadi materi yang bisa kami berikan pada segenap pembaca. Berkenaan dengan pengertian verifikasi data menurut para ahli, tujuan, metode, langkah, dan contohnya secara lengkap. Semoga bisa memberikan referensi bagi semuanya.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *