Contoh Kalimat Penutup Essay dan Cara Menuliskannya

Diposting pada

Contoh Penutup Essay

Esai adalah suatu jenis karya ilmiah pendek mengenai fakta yang kemudian dikupas menurut pandangan penulis sendiri. Dalam kepenulisannya terdapat sistematika dalam membuat kalimat dan paragraf, sistematika ini sendiri dikenal dengan struktur esai yang salah satu diantaranya adalah penutup.

Esai

Menulis setiap arti esai harus mengikuti beberapa aturan dasar atau struktur kepenulisan. Hal ini dilakukan untuk seseorang merasa kekurangan keterampilan, pertimbangkan untuk tetap menggunakan pengaturan atas penyusnan paragraf.

Adapun secara singkat kepenulisan jenis esai dapat bersifat deskriptif, pribadi, persuasif, kritis, dan lain-lain. Dengan masing-masing jenis yang membutuhkan keterampilan menulis yang berbeda dan menerapkan detail yang berbeda. Kondisi ini diperoleh agar mendapatkan tujuan utama penulisan esai yakni untuk melibatkan pembaca dengan membangkitkan rasa ingin tahu.

Penutup Essay

Kepenulisan kalimat penutup dalam esay dilakukan untuk merangkai kesimpulannya dalam rangkuman atas pendahuluan esai yang menyatakan kembali tubuh. Oleh karena itulah tidak ada ide atau informasi baru yang dimasukkan di sini.

Contoh Kepenulisan Penutup Essay

Adapun untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas maka dalam artikel ini akan dibagikan bagimana sistematika kepenulisan untuk paragraf penutup essai yang baik.

1# Penutup Essai Sosial-Budaya

Budaya pada awalnya membawa kita melalui asal mula terbentuknya kepercayaan yang dianut oleh setiap manusia (kepercayaan agama). Tak bisa dipungkiri kebudayaan memang sangat berpengaruh terhadap masyarakat. Kita bisa mengambil salah satu contoh seperti banyak agama yang berbeda di kalangan masyarakat, sehingga menimbulkan budaya yang sangat berbeda-beda dari agama yang kita miliki.

Seiring adanya perubahan-perubahan dalam masyarakat, kebudayaan pun mengalami perubahan karena merupakan hasil kesatuan sosial hidup di lingkungan masyarakat, yang digunakan untuk adaptasi dengan berbagai lingkungan yang ada di masyarakat, perubahan tersebut meliputi seluruh unsur kebudayaan secara umum yaitu bahasa, sistem ilmu pengetahuan, sistem organisasi, sistem teknologi, sistem mata pencaharian, sistem reliji, dan sistem seni.

Budaya tak mampu hilang dalam jati diri seseorang disebabkan budaya membawakan hidup menjadi sosok yang lebih tinggi dan dihargai. Tanpa budaya seseorang tak mampu menghasilkan dan menciptakan karyanya melalui hasil pikiran dan memiliki nilai yang sangat tinggi di kalangan masyarakat.

Strategi yang mampu merubah kebudayaan ini yang dulu bisa terealisasikan kembali adalah mengubah pola sikap yang datangnya pada diri sendiri dan berusaha menjadi pribadi yang baik di mata masyarakat (Kalau bukan Sekarang kapan lagi? Kalau bukan Diri Sendiri Siapa Lagi?).

2# Penutup Essai Kepemudaan

Otomatisasi dan mekanisasi kini menjadi pedoman berpikir dan pola hidup pilihan dan istimewa dalam peradaban mutakhir. Gaya hidup dan pola pikir ini telah dipadukan dan disederhanakan di bawah koordinasi rasional berdasarkan ukuran nilai yang sama.

Pola hidup dan cara pikir yang demikian terus menerus dipromosikan melalui pelatihan, seminar maupun iklan di media massa. Hasil yang didapat sungguh mencengangkan. Mekanika keseragaman telah menyebar dari tatanan teknologi tatanan masyarakat; menjadi sebuah prestasi bukan hanya di pabrik-pabrik dan kantor-kantor, sekolah dan lain sebagainya.

Manusia dibentuk dan dikontrol oleh alat teknis, persyaratan, dan ukuran yang dia ciptakan. Bukan berlebihan bila dikatakan bahwa nalar menemukan kuburannya dalam sistem kontrol dari koordinasi, sistem produksi dan konsumsi yang telah direkayasa sendiri.

Untuk menghindari hal tersebut dibutuhkan tujuh srategi dalam melawan otomatisasi dan mekanisasi yang dialami oleh pemuda. Sehingga pada 2045 nanti, melalui peran pemuda Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar dan generasinya pun adalah generasi emas.

Cara Menulis Kalimat Penutup Essay yang Baik

Adapun langkah dalam kepenulisan kalimat penutup essay yang baik bisa dilakukan sebagai berikut;

  1. Membentuk Opini

Dalam menulis paragraph untuk kesimpulan yang baik dilakukan dengan membentuk opini pembaca. Hal ini disebabkan karena esai yang dibuat harus memberikan kesimpulan pendapat dari gagasan penulis. Karena itulah memang tugas penulis esai. Berbeda hal dengan penulis berita di media massa yang memang harus bersikap netral.

  1. Sentuhan Akhir yang Menarik

Memberikan sentuhan kalimat akhir pada tulisan kita agar pembaca merasa bisa mengambil manfaat dari apa yang kita tulis tersebut dengan mudah dan sistematis sehingga dalam hal ini mampu membentuk kerangka berpikir pembaca secara utuh

  1. Menyiratkan Anggapan

Menuliskan anggapan sebagai penulis dengan kalimat yang ringkas, padat dan jelas sangat penting untuk mengakhiri kepenulisan esai. Anggapan ini disusun dengan skematika yang benar agar setiap pembaca dapat memahaminya.

Itulah tadi artikel yang bisa kami berikan pada semua pembaca. Berkenaan dengan contoh penulisan kalimat penutup essay yang menarik dan cara membuatkannya. Semoga bisa memberi edukasi, referensi, dan literasi bagi kita semua.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *