Ciri Variabel Dependen dan Penjelasannya

Diposting pada

Karakteristik Variabel Dependen

Variabel dependen dan independen adalah variabel dalam pemodelan matematika, pemodelan statistik dan ilmu eksperimental. Variabel independen adalah input yang dikendalikan, sedangkan variabel dependen mewakili output atau hasil yang dihasilkan dari mengubah input tersebut. Dari keduanya, selalu variabel dependen yang variasinya selalu berubah seiring perubahan terhadap variabel independen.

Kondisi itulah yang menjadi salah satu ciri variabel dependen. Variabel dependen juga dikenal sebagai regressor dalam konteks statistik. Selain itu, variabel dependen juga memiliki beragam nama lainnya, misalnya variabel respons, variabel eksperimental, variabel terukur, dan lain-lain.

Variabel Dependen

Variabel adalah sesuatu yang mencoba dikukur oleh peneliti. Secara praktis bisa berupa apa saja, seperti objek, jumlah waktu, perasaan, peristiwa, atau ide. Jika kita mempelajari bagaimana perasaan orang-orang tentang acara televisi yang berbeda, variabel dalam percobaan itu adalah acara dan perasaan televisi.

Ada dua variabel kunci dalam setiap percobaan: variabel penelitian independen dan variabel dependen. Variabel independen yaitu apa yang diubah ilmuwan atau apa yang berubah sendiri, sedangkan variabel dependen yaitu apa yang dipelajari/diukur.

Variabel dependen juga bisa diartikan sebagai sesuatu yang tergantung pada faktor-faktor lain, atau dengan kata laib variabel yang berubahn karena berubanhanya variabel independen. Persamaan sederhana yang digunakan dalam bidang fisika dapat digunakan untuk menunjukkan hubungan antara variabel independen dan dependen.

Hukum Gerakan Kedua Newton menyatakan sebagai berikut:

F = ma

(Kekuatan sama dengan massa dikalikan dengan akselerasi).

Saat mengukur percepatan objek, massa tidak berubah. Karena itu, ia tetap konstan. Variabel independen dalam rumus ini akan menjadi kekuatan. Gaya dapat diubah, dan gaya yang lebih besar menghasilkan akselerasi yang lebih besar.

Ciri Variabel Dependen

Berikut ini ciri-ciri variabel dependen atau dikenal dengan juga dengan variabel bebas, antara lain:

  1. Sebagai variabel yang diukur atau diuji atau dimanipulasi dalam percobaan atau eksperimen

Variabel dependen adalah variabel yang diukur atau diuji dalam percobaan. Sebagai contoh, dalam sebuah studi kasus yang mengamati bagaimana les berdampak nilai tes, variabel dependen akan menjadi nilai tes peserta, karena itulah yang sedang diukur.

  1. Selalu berubah seiring perubahan pada variabel independen

Sesuai namanya, varibel dependen atau variabel terikat akan selalu dipengaruhi oleh variabel bebas, sehingga ketika peneliti memberikan perlakuan atau mengubah variabel bebas, maka variabel terikat juga akan ikut berubah, ataua dengan kata lain variabel dependen adalah jenis variabel yang sepenuhnya bergantung pada variabel independen.

  1. Memiliki variasi yang beragam dalam menanggapi perubahan variabel lain

Jika itu adalah sesuatu yang bervariasi dalam menanggapi perubahan dalam variabel lain, itu adalah variabel dependen. Dalam banyak eksperimen dan studi psikologi, variabel dependen adalah ukuran aspek tertentu dari perilaku partisipan.

Pada percobaan yang melihat bagaimana tidur mempengaruhi kinerja tes, variabel dependen akan menguji kinerja karena itu adalah ukuran perilaku peserta.

  1. Variabel dependen disebut juga variabel prediktif

Nama lain untuk variabel dependen ialah variabel prediktif karena variabel dependen memiliki nilai-nilai yang diprediksi atau diasumsikan oleh variabel prediktor/independen.

  1. Variabel dependen disebut juga variabel endogen

Dalam Structural Equation Modelling (SEM) atau permodelan persamaan struktural, variabel dependen juga dinamakan sebagai variabel endogen.

  1. Memiliki beragam nama lain

Selain variabel prediktor atau prediktif dan variabel indogen, variabel terikat disebut juga “variabel respons,” “regresi,” “variabel terukur,” “variabel yang diamati,” “variabel yang merespons,” “variabel yang dijelaskan,” “variabel hasil,” “variabel eksperimental,” dan “variabel output “.

  1. Dalam statistik multivariat variabel dependen disebut juga variabel target

Dalam tool data mining (untuk statistik multivariat dan pembelajaran mesin), variabel dependen diberi peran sebagai variabel target (atau dalam beberapa alat sebagai atribut label), sedangkan variabel independen dapat diberi peran sebagai variabel reguler.

Nilai yang diketahui untuk variabel target disediakan untuk set data pelatihan dan set data uji, tetapi harus diprediksi untuk data lainnya. Variabel target digunakan dalam algoritma pembelajaran terawasi tetapi tidak dalam pembelajaran tanpa pengawasan.

  1. Dalam pemodelan matematika, variabel dependen dipelajari untuk melihat variasi variabel independen

Dalam pemodelan matematika, variabel dependen dipelajari untuk melihat apakah dan seberapa bervariasi karena variabel independen bervariasi. Dalam model linear stokastik sederhana yi = a + bxi + ei istilah yi adalah nilai ke-i dari variabel dependen dan xi adalah nilai ke-i dari variabel independen. Istilah ei dikenal sebagai “eror” dan berisi variabilitas variabel dependen yang tidak dijelaskan oleh variabel independen.

  1. Jika variabel dependen memiliki lebih dari dua kategori (yaitu, itu bukan biner), analisis diskriminan dapat digunakan

Jika variabel dependen memiliki lebih dari dua kategori (yaitu, itu bukan biner), analisis diskriminan dapat digunakan untuk mengidentifikasi variabel yang paling baik mengklasifikasikan data.

Jika variabel dependen kontinu (numerik), regresi linier dapat digunakan untuk memprediksi nilai-nilai variabel dependen dari satu set variabel independen. Jika formula yang akan dipasang diketahui sebelumnya, dan parameternya non-linear, maka teknik non-linear akan menjadi yang paling tepat untuk digunakan.

Jika variabel dependen adalah biner, seperti halnya untuk diagnosis yang hasilnya positif atau negatif, maka model regresi logistik akan digunakan. Jika variabel bias, seperti dalam “waktu sejak pembelian terakhir,” teknik yang sesuai akan mencakup “Tabel Kehidupan,” “Kaplan-Meier,” atau regresi jenis “Cox”.

  1. Variabel dependen yang bersifat homogen

Ketika variabel dependen bersifat homogen dan didefinisikan sebagai fungsi dari parameter yang kontinu, seperti dalam spektra atau kromatogram, karena korelasi yang tinggi di antara prediktor tetangga, akan lebih bermakna untuk memilih kelompok variabel daripada satu, dalam satu waktu.

Salah satu cara untuk melakukannya, dalam konteks metode berbasis variabel laten adalah dengan menggunakan apa yang disebut pendekatan interval.

Contoh Variabel Dependen

Adapun untuk memberikan ulasan lebih mendalam, berikut ini adalah bagian dalam topik penelitian, khususnya variabel dependen.

Variabel Bebas/Dependen

Misalnya;

  • Skor tes, yang bisa berubah tergantung pada beberapa faktor seperti berapa lama waktu belajar, berapa banyak buku yang telah dipelajari, dan beragam faktor lainnya.

Itulah tadi uraian atas penjelasan yang bisa kami berikan pada segenap pembaca. Berkenaan dengan ciri variabel penelitian dependen/bebas dan contoh singkatnya. Semoga bisa memberikan literasi, edukasi, dan meningkatkan pengetahuan.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *