Jenis Rumusan Masalah Penelitian dan Contohnya

Diposting pada

Macam Rumusan Masalah Penelitian

Rumusan masalah yang tedapat pada seluruh hasil penelitian merupakan hal yang paling mendasar karena pertanyaan yang terdapat dalam beragam macam rumusan masalah akan terjawab pada proses penelitian secara sistematis menurut proses penelitian yang telah diabsahkan. Hal ini menjadi penting lantaran dalam penelitian kualitatif ataupun penelitian kuantitatif akan ditemukan perumusan masalah ini.

Rumusan Masalah

Rumusan masalah adalah pertanyaan-pertanyaan atas identifikasi permasalahan yang disusun berdasarkan latar belakang penelitian, perumusan ini dilakukan guna menjawab konsep-konsep yang ada di tinjauan pustaka sehingga dapat dikatakan membuat rumusan masalah diperlukan kejelian yang penuh dengan ketelitian.

Jenis Rumusan Masalah

Sama seperti jenis sub bab penelitian yang lainnya, karakteristik rumusan masalah juga memiliki beberapa jenis yang membedakan rumusan masalah satu dengan rumusan masalah yang lain. Rumusan masalah dibedakan berdasarkan macamnya sebagai berikut;

  1. Rumusan Masalah Deskriptif

Rumusan masalah penelitian deskriptif adalah rumusan masalah yang mendeskripsikan seluruh alur penelitian kualitatif dari mulai latar belakang hingga penarikan kesimpulan. Rumusan masalah deskriptif biasanya digunakan pada rumusan masalah yang bersifat penelitian kualitatif. Rumusan masalah dekskriptif sering digunakan apabila penelitian yang hendak dilakukan memiliki lebih dari 1 variabel.

Jika pada penelitian yang menggunakan 1 variabel atau 1 variabel tersebut digunakan sebagai perbandingan yang lainnya rumusan masalah deskriptif tidak sesuai dengan penelitian tersebut. Penelitian deskriptif paling banyak digunakan pada saat skripsi karena skripsi sering menggunakan variabel yang lebih dari 1.

Rumusan Masalah Deskriptif
  1. Bagaimanakah sikap akademisi terhadap keputusan Kementrian Riset dan Teknologi akan pemngangkatan rektor asing?
  2. Seberapa tinggi efektivitas kebijakan Ojek Online dalam membantu penumpang di Stasiun Balapan ?
  3. Seberapa tinggi tingkat kepuasan masyarakat Surakarta terhadap kinerja Jokowidodo sebagai Presiden Republik Indonesia?
  1. Rumusan Masalah Komparatif

Rumusan masalah komparatif adalah suatu fungsi rumusan masalah yang mengandung makna perbandingan. Yang dimaksud disini adalah rumusan masalah komparatif digunakan pada saat rumusan masalah tersebut untuk membandingkan 1 variabel dengan variabel yang lainnya.

Sehingga dapat dikatakan jikalau rumusan masalah penelitian komparatif merupakan kebalikan dari rumusan masalah deskriptif.

Rumusan Masalah Komparatif
  1. Adakah perbedaan ketepatan waktu kerja antara guru negeri dengan guru honorer di MAN 1 Jawa Timur? (satu variabel pada dua sampel)
  2. Adakah perbedaan kemampuan dan ketrampilan kerja antara lulusan Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta di Kota Batu, Jawa Timur? (dua variabel pada dua sampel)
  1. Rumusan Masalah Asosiatif

Rumusan masalah asosiatif adala suatu rumusan masalah yang pada saat dilakukan penelitian variablenya digunakan untuk menunjukkan hubungan antara 2 variabel atau bahkan lebih dalam 1 buah penelitian ilmiah yang dilakukan.

Sehingga dapat dikatakan jikalau proses pembuatan untuk rumusan permasalahan asosiatif ini lebih sulit dibandingkan dengan deskriptif dan kooperatif. Adapun untuk perumusana masalah ini terbagi dalam 3 jenis. Yaitu;

  1. Asosiatif Hubungan Simetris
  2. Asosiatif Hubungan Kausal
  3. Asosiatif Hubungan Timbal Balik/Interaktif
Rumusan Masalah Asosiatif
  1. Adakah hubungan antara lulusan STAN dengan tingkat kinerja di Kementrian Keuangan Republik Indonesia? (Contoh Hubungan Simetris)
  2. Adakah pengaruh sistem sekolah full day terhadap kecerdasan siswa? (Contoh Hubungan Kausal)
  3. Adakah hubungan antara hidup hemat dengan kakayaan? (Contoh Timbal Balik/Interaktif)

Contoh dari Rumusan Masalah Kualitatif dan Kuantitatif

Adapun untuk mengulas lebih dalam terkait rumusan masalah dalam laporan penelitian secara umum, antara lain sebagai berikut;

Rumusan Masalah Kualitatif dan Kuantitatif
  1. Apa yang diupayakan pekerja buruh industri dalam rencana peningkatan kesejahteraan? (Kualitatif)
  2. Kapan pekerja buruh industri tersebut melakukan mobilitas pekerja dari buruh bangunan menjadi buruh industri? (Kualitatif)
  3. Dimana ruang lingkup penelitian kesejahteraan buruh industri? (Kualitatif)
  4. Siapa yang bertanggung jawab atas peningkatan hubungan kesejahteraan buruh industri? (Kualintatif)
  5. Mengapa perlu dilakukan penelitian tentang kesejahteraan buruh industri? (Kualitatif)
  6. Bagaimana permasalahan kesejahteraan buruh industri dapat terjadi? (Kualitatif)

Itulah tadi serangkain artikel dan ulasan yang bisa kami berikan kepada segenap pembaca terkait dengan beragam jenis rumusan masalah penelitian kualitatif dan kuantitatif beserta dengan contohnya secara umum. Semoga memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *