Fungsi Rumusan Masalah dalam Penelitian

Diposting pada

Secara sederhana rumusan masalah itu terdiri atas apa yang ingin kita ketahui pada suatu hasil penelitian yang dibuat. Rumusan masalah dibentuk melalui hipotesis penelitian dan latar belakang yang sedang dibuat. Rumusan masalah merupakan kebergantungan dari suatu tujuan penelitian. Hal ini mengindikasikan apabila terdapat 3 rumusan masalah maka terdapat pula 3 tujuan penelitian. Apabila terdapat 4 rumusan masalah maka terdapat pula 4 tujuan penelitian dan seterusnya.

Seperti pada jenis penelitian yang lainnya, rumusan masalah juga dapat manfaat secara luas tidak hanya cara merumuskan masalah dan dari teori saja. Akan tetapi lebih dari itu peran rumusan masalah ini juga akan mempengaruhi varibel apa yang dipergunakan.

Rumusan Masalah

Perumusan masalah merupakan identifikasi masalah penelitian yang dapat dijabarkan melalui batasan dari suatu problem agar yang dikaji dalam suatu penelitian terstruktur arah dan tujuannya. Rumusan masalah memiliki unsur suatu pertanyaan yang lengkap yang mewakili wariabel pada subjek dan objek dari penelitian tersebut.

Identifikasi masalah juga akan diteliti melalui ruang lingkup suatu masalah yang kesemua itu berdasarkan dengan rumusan masalah.

Fungsi Rumusan Masalah

Rumusan masalah juga memiliki fungsi dibalik keberadaannya. Fungsi dari rumusan masalah dalam peneltian dapat kita simak pada ulasan sebagai berikut.

Sebagai Titik Sentral

Fungsi dari rumusan masalah adalah sebagai titik sentral. Titik sentral yang dimaksud disini adalah rumusan masalah menjadi titik sentral dari suatu penelitian. Hal ini mengandung makna bahwa penelitian juga membutuhkan pedoman dalam pelaksanaannya. Yaitu pedoman penelitian tersebut ditemukan pada sub bab penelitian yang bernama rumusan masalah.

Sebagai Sebuah Solusi

Rumusan masalah juga berfungsi sebagai solusi dalam pelaksanaan penelitian. Karena pada hal ini rumusan masalah berbentuk pertanyaan yang mencakup keseluruhan penelitian. Namun solusi pada rumusan masalah ini merupakan solusi yang belum terwujud dikarenakan solusinya masih dalam bentuk pertanyaan yang harus diselesaikan dalam penelitian.

Membuka Pikiran Peneliti

Rumusan masalah juga berfungsi sebagai jalan peneliti untuk membuka pikiran terhadap permasalahan penelitian. Namun fungsi dari pembuka pikiran dari rumusan masalah diperlukan arah dari penelitian yang sudah jelas. Apabila arah penelitian tersebut belum jelas maka kita sendiri akan kesulitan dalam fokus mencari solusi pada permasalahan penelitian.

Mendorong Pelaksanaan Penelitian

Rumusan masalah merupakan fungsi sebagai faktor pendorong pelaksanaan penelitian. Hal ini dikarenakan pada penelitian dibutuhkan faktor pendorong agar penelitian berjalan terstruktur. Rumusan masalah berfungsi sebagai pendorong penelitian karena rumusan masalah terbentuk dari latar belakang permasalahan yang dijadikan sebagai tolak ukur pembuatan metodologi penelitian.

Penjelasan dan Analisis Rumusan Masalah dalam Penelitian

Untuk memperjelas terkait dengan bahasan dalam fungsi rumusan masalah diatas, setidaknya berikut ini dilapirkan beberapa implementasi atas contoh rumusan masalah dan analisisnya. Antara lain;

Perumusan Masalah

Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Bagaimana latar belakang masyarakat di Daerah Pesisir?
  2. Bagaimana pengetahuan masyarakat di Daerah Pesisir tentang kegiatan usaha?
  3. Bagaimana pengetahuan masyarakat tentang sumberdaya desa/keluahannya?
  4. Bagaimana pengetahuan masyarakat tentang kebencanaan dan perubahan iklim?

Dari contoh yang telah disebutkan tentusaja menggambarkan bahwa riset ini disusun dengan metode penelitian kuantitatif hal ini lantaran ada pengulasan terkait dengan kata tingkat pengetahuan. Ukuran pengetahuan hanya bisa di dapatkan dari data-data numerik.

Sedangkan untuk tinjauan pustaka yang diberikan dalam contoh diatas, setidaknya menjelaskan tentang;

  1. Pengertian masyarakat pesisir
  2. Definisi Usaha
  3. Pengetahuan
  4. Sumber Daya Manusia
  5. Arti Bencana
  6. Perubahan Iklim

Landasan konsep yang bisa diberlakukan dalam analisisnya memuat terkait unsur-unsur tersebut yang kemudian setelah tersusun laporan penelitian haruspula menyertakan teori dan penelitian terdahulu terkait dengan hasil yang akan diperoleh.

Nah, itulah tadi penjelasan lengkap yang bisa dituliskan kepada segenap pembaca tentang fungsi rumusan masalah penelitian dan contoh analisis yang bisa dibuat. Semoga melalui artikel ini memberikan wawasan dan literasi yang mendalam. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *