2 Contoh Bab 2 Tinjauan Pustaka dalam Karya Ilmiah yang Bisa Dipergunakan

Diposting pada

Contoh BAB 2

Dalam setiap kepenulisan jenis karya ilmiah secara sistematis akan memuat bagian BAB penelitian yang setidaknya salah satunya mencantumkan BAB 2. Dimana prihal kepenulisan BAB II ini sendiri berisi tentang kajian pustaka  yang disusun dengan tujuan membentuk landasan pengetahuan yang sedang dilakukan sehingga seorang penelitian dapat mencerminkan pemahaman peneliti tentang landasan teori yang ada.

Disisi lainnya, istilah tinjauan pustaka juga bervariasi. Ada mengenalnya dengan kajian atau studi literatur, studi pustaka, kajian pustaka, ulasan kepustakaan, studi kepustakaan, dan lainnya. Namun pastinya, secara umum contoh kepenulisan bagian ini berisi dua komponen yakni penelusuran kajian-kajian terdahulu sekaligus landasan teori.

Bab 2 Tinjauan Pustaka

Bab 2 dalam tinjauan pustaka bisa diartikan sebagai landasan teori terkait dengan penemuan penelitian sebelumnya yang dihubungkan topik penelitian, objek penelitian, dan subjek penelitian yang menjadi rumusan masalah seorang peneliti dalam menelaahnya lebih dalam.

Oleh karena alasan itu, bagian kepenulisan bagian kajian pustakan ini sendiri bisa ditemukan dalam jenis makalah, skripsi, proposal penelitian, desertasi, tesis, dan lainnya.

Contoh Bab 2 Tinjauan Pustaka

Adapun untuk bahasan lebih lanjutnya berikut ini adalah contoh kepenulisan Bab 2 dalam tinjauan pustaka yang baik dan benar. Yakni;

  1. Proposal

Pembuatan untuk BAB II dalam proposal penelitian dilakukan sebagai upaya memperkuat argumentasi atas masalah yang akan dikaji lebih mendalam. Prihal ini sistematika kepenulisannya yaitu;

Bab 2 Tinjauan Pustaka Proposal Penelitian

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

ENERGI TERBARUKAN

Energi adalah kemampuan melakukan kerja. Disebut demikian karena setiap kerja yang dilakukan sekecil apapun dan seringan apapun tetap membutuhkan energi. Menurut KBBI energi didefiniskan sebagai daya atau kekuatan yang diperlukan untuk melakukan berbagai proses kegiatan. Energi merupakan bagian dari suatu benda tetapi tidak terikat pada benda tersebut. Energi bersifat fleksibel artinya dapat berpindah dan berubah dan dari berbagai pengertian dan definisi energi diatas dapat disimpulkan bahwa secara umum energi dapat didefinisikan sebagai kekuatan yang dimilki oleh suatu benda sehingga mampu untuk melakukan kerja.

Konsep energi terbarukan mulai dikenal pada tahun 1970-an, sebagai upaya untuk mengimbangi pengembangan energi berbahan bakar nuklir dan fosil. Definisi paling umum adalah sumber energi yang dapat dengan cepat dipulihkan kembali secara alami, dan prosesnya berkelanjutan. Dengan definisi ini, maka bahan bakar nuklir dan fosil tidak termasuk di dalamnya.

Energi biomassa bisa menjadi sumber energi terbarukan jika laju pengambilan tidak melebihi laju produksinya, karena pada dasarnya biomassa merupakan bahan yang diproduksi oleh alam dalam waktu relatif singkat melalui berbagai proses biologis.

Berbagai kasus penggunaan biomassa yang tidak terbarukan sudah terjadi, seperti kasus deforestasi jaman romawi, dan yang sekarang terjadi, deforestasi hutan amazon. Gambut juga sebenarnya biomassa yang pendefinisiannya sebagai energi terbarukan cukup bias karena laju ekstraksi oleh manusia tidak sebanding dengan laju pertumbuhan lapisan gambut.

Tumbuhan biasanya menggunakan fotosintesis untuk menyimpan tenaga surya, udara, dan CO2. Bahan bakar bio (biofuel) adalah bahan bakar yang diperoleh dari biomassa organisme atau produk dari metabolisme hewan, seperti kotoran dari sapi dan sebagainya.

Keterangan atas penjelasan ini juga merupakan salah satu sumber energi terbaharui. Biasanya biomass dibakar untuk melepas energi kimia yang tersimpan di dalamnya, pengecualian ketika biofuel digunakan untuk bahan bakar fuel cell (misal direct methanol fuel cell dan direct ethanol fuel cell).

Biomassa dapat digunakan langsung sebagai bahan bakar atau untuk memproduksi bahan bakar jenis lain seperti biodiesel, bioetanol, atau biogas tergantung sumbernya. Biomassa berbentuk biodiesel, bioetanol, dan biogas dapat dibakar dalam mesin pembakaran dalam atau pendidih secara langsung dengan kondisi tertentu.

ARANG BRIKET

Briket biomassa merupakan briket yang dibuat dari biomassa sebagai pengganti arang dan batu bara. Contoh limbah biomassa yang digunakan diantaranya bagasse, tempurung kelapa, cangkang kelapa sawit, kulit kacang, dan sekam padi. Briket biomassa dibandingkan pembakaran biomassa secara langsung menghasilkan panas lebih tinggi per satuan volume serta memudahkan transportasi karena briket biomassa dibuat dengan menekan limbah biomassa menjadi bentuk tertentu dan lebih padat.

Dibandingkan bahan bakar fosil, briket biomassa memiliki total emisi gas rumah kaca yang rendah karena komponennya merupakan bagian dari siklus karbon pendek. Selain dengan menekan limbah biomassa menjadi ukuran yang padat, briket biomassa juga dibuat dengan pengeringan, karbonisasi, dan pirolisis sehingga dapat menghasilkan energi yang lebih tinggi.

Dengan membuat rongga pada bagian tengah dari briket dapat menyebabkan luas permukaan briket lebih besar sehingga laju pembakaran lebih tinggi.

  1. Karya Tulis Ilmiah

Bagian kepenulisan untuk BAB 2 dalam karya ilmiah bisa dibuat dengan sistematika yang hampir sama dengan laporan penelitian. Hanya saja diperjelas dalam tulisannya ada bagian kajian pustaka. Misalnya saja;

Bab 2 Tinjauan Pustaka Karya Tulis

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

Pengertian Remaja

Remaja berasal dari kata latin yaitu adolescane yang berarti tumbuh ke arah kematangan fisik, sosial dan psikologis (Sarwono, 2012). Pada umumnya remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa anak anak menuju ke masa dewasa yang terjadi pada usia 12 tahun hingga 21 tahun (Dewi, 2012).

Pengertian Peran

Menurut Soekamto peranan merupakan aspek dinamis kedudukan (status), apabila seorang melaksanakan hak dan kewajibannya.

Pengertian covid 19

Covid 19 (coronavirus disease 19) adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2, yang dilaporkan pertama kali di Wuhan Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019.

Pengertia Pelestarian

Pelestarian sendiri berasal dari kata lestari yang berarti tetap seperti keadaan semula, tidak berubah, bertahan dan kekal. Pelestarian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah proses, cara, perbuatan melestarikan, perlindungan dari kemusnahan, atau kerusakan, pengawetan, konservasi. Pelestrian merupakan upaya perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudyaan yang dinamis.

Pengertian Budaya

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhaya, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budia atau akal), di artikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi kegenerasi.

Budaya terbuka dari banyak unsur yang rumit, termasuk system agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni.

Nah, demikinalah artikel yang bisa kami bagikan pada semua kalangan berkenaan dengan contoh kepenulisan BAB II untuk bagian tinjauan pustaka dalam porposal penelitian sekaligus karya ilmiah yang bisa dengan mudah kalian pergunakan. Semoga berguna.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.