Bagian Desain Rencana Penelitian dan Penjelasannya

Diposting pada
Rate this post

Enam Bagian Desain Rencana Penelitian

Rancangan penelitian pada hakekatnya adalah serangkaian upaya untuk merencanakan kemungkinan-kemungkinan tertentu secara luas tanpa menunjukkan secara pasti apa yang akan dikerjakan dalam hubungan dengan unsur masing-masing dalam sebuah arti penelitian.

Oleh karena itulah beberapa contoh rancangan penelitian mampu memberikan pedoman secara sistematis dan objektif agar penelitian sesuai dengan apa yang diharapkan. Disisi lain, untuk pembuatan rancangan penelitian terdapat berbagai bagian yang bisa dikatakan sebagai strukturnya.

Rancangan Penelitian

Rancangan penelitian adalah serangkaian perencanaan yang dibuat dengan struktur ilmiah melalui serangkaian proses penyelidikan yang kemudian dapat dipergunakan untuk memperoleh bukti-bukti empiris dalam menjawab pertanyaan penelitian.

Bagian Desain Rencana Penelitian

Dalam proses pembuatannya sendiri, setidaknya ada enam bagian desain rencana penelitian. Antara lain;

  1. Latar Belakang

Latar belakang dalam pembuatan rencangan penelitian penting untuk dituliskan, alasannya karena didalam pembuatnnya sendiri setidaknya ada identifikasi masalah yang disertai dengan data-data beserta upaya penyelesaiannya melalui penelitian.

Atas alasan inilah, pembuatan latar belakang bisanya mengangkat isu-isu untuk subjek penelitian dan objek penelitian yang ditulis secara sistematis.

  1. Pembatasan dan Perumusan Masalah

Pembuatan dalam berbagai proses penyusunan rancangan penelitian terdapat pembatasan masalah serta rumusan masalah yang dibuat.

Hal ini karena tanpa memperhatikan masalah rancangan penelitian sebelumnya, masalah penelitian secara keseluruhan tidak akan ditangani secara memadai dan kesimpulan apa pun yang diambil akan berisiko lemah dan tidak meyakinkan. Sebagai konsekuensinya, validitas keseluruhan penelitian akan menjadi tidak akurat.

  1. Tujuan dan Manfaat Penelitian

Pembuatan tujuan dan manfaat dalam pembuatan rancangan penelitian merupakan bagian dalam BAB 1. Yang letaknya hampir berdekatakan, akan tetapi untuk penulisannya manfaatnya sendiri bisanya dibagi dalam manfaat secara praktis dan manfaat secara terotis.

  1. Landasan Teori

Landasan teori menjadi bagian penting pada tahapan pembuatan rancangan penelitian. Contoh landasan teori ini berada dalam BAB 2 yang memuat pendepat ahli tentang masalah-masalah berkaitan, disini lain dalam struktur penulisannya juga terdapat definisi konsep.

  1. Hipotesis

Hipotesis penelitian menjadi rencangan penelitian yang harus ada, khususnya pada penelitian kuantitatif. Adapun jika dalam penelitian kualitatif bisanya dibuat dalam bentuk kerangka pemikiran yang memberikan penjelasan terkait proses penyelesaian dalam riset.

  1. Metode Penelitian

Bagian akhir dalam rancangan penelitian adalah jenis metode penelitian yang dipergunkan. Contoh metodologi penelitian ini sendiri ada banyak, seperti penelitian studi kasus dengan kuantitatif, penelitian deskriptif, penelitian studi kepustakaan, dan lainnya.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, setidaknya dapat dipahami bahwa fungsi pembuatan berbagai jenis rancangan penelitian adalah untuk memastikan bahwa bukti yang diperoleh memungkinkan kita untuk secara efektif mengatasi masalah penelitian secara logis dan sejelas mungkin.

Dengan pemikiran inilah setidaknya untuk kesalahan umum yang dibuat oleh para peneliti adalah bahwa mereka memulai penyelidikan mereka terlalu dini, sebelum mereka berpikir kritis tentang informasi apa yang diperlukan untuk mengatasi masalah penelitian.

Itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada semua kalangan berkenaan dengan enam bagian desain yang ada dalam rencana penelitian.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *