Tujuan dan Manfaat Penulisan Daftar Pustaka

Diposting pada

Manfaat Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah sitilah yang berasal dari bahasa Yunani Kuno “biblion” yang memiliki arti umum sebagai buku dan  graphía yang artinya penulisan. Sebagai ciri karya ilmiah kepenulisan daftar pustaka menjadi kaedah akademis tentang buku-buku sebagai sumber penelitian baik berupa fisik, sosial, dan budaya.

Sehingga dalam hal ini struktur kepenulisan daftar pustaka menjadi hal yang penting untuk dicantumkan dalam sebuah tulisan, terutama tulisan-tulisan ilmiah. Salah satu tujuan mencantumkan daftar pustaka tersebut yaitu untuk mempermudah pembaca lain pada saat mereka mencari referensi. Hal itu tentunya akan akan memberikan manfaat bagi penulis maupun pembaca.

Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah serangkaian bentuk catatan singkat tentang setiap landasan teori kepustakaan guna menggabarkan catatan kepenulisan ilmiah. Dengan menyediakan daftar yang cukup lengkap bagi pembaca terkait sumber-sumber ilmiah yang relevan pada topik penelitian yang diberikan akan lebih memudahkan si pembaca dalam mencari sumber-sumber relevan.

Tujuan Daftar Pustaka

Tujuan utama dari penulisan daftar pustaka adalah untuk memberikan penghargaan kepada penulis yang karyanya telah kita cantumkan dalam hasil penelitian yang diselesaikan. Hal ini juga memudahkan pembaca untuk mengetahui lebih banyak tentang topik penelitian dengan menggali referensi yang kita gunakan untuk menulis makalah.

Secara lebih rinci, tujuan penulisan daftar pustaka diantaranya yaitu:

  1. Saat menyusun sebuah karya tulis ilmiah, kita dan mereka yang membaca tulisan kita akan mengetahui sumber dari ide karya tulis kita.
  2. Ketika pembaca yang mengembangkan kembali karya tulis dengan tema sama, maka hal ini tentu semakin mempermudah dan bahkan bisa menjadi lebih sempurna.
  3. Memudahkan pembaca ketika mereka mencari referensi dalam bidang yang sama dengan karya tulis kita.
  4. Memberikan kepercayaan pembaca, karena melalui daftar pustaka maka pembaca akan lebih mempercayai informasi yang disajikan oleh penulis pada karya tulisnya.
  5. Dapat mengapresiasi penulis dan tanggung jawab ilmiah atau penggunaan ide karya seseorang dalam tulisannya.

UNESCO dan Kongres Perpustakaan, dalam laporan survei mereka, tahun 1950 telah menyatakan tujuan dan fungsi bibliografi berikut.

  1. Memungkinkan para pekerja intelektual, untuk mempelajari publikasi yang mencatat perkembangan di bidang minat mereka tidak hanya di negara mereka sendiri tetapi juga dunia.
  2. Meningkatkan efektivitas proyek tertentu dalam penelitian.
  3. Berkontribusi pada perkembangan budaya yang berasal dari catatan pembelajaran dan budaya.
  4. Membantu dalam meningkatkan aplikasi yang berguna dari pengetahuan yang ada dan dalam membuat aplikasi yang telah dikembangkan di satu negara, yang dikenal luas oleh semua negara.

Manfaat Daftar Pustaka

Kebutuhan atau penggunaan dapat memberikan manfaat berikut, antara lain:

  1. Berfungsi sebagai alat untuk pemilihan buku.
  2. Membantu dalam identifikasi masalah dan verifikasi  data atas rincian bibliografi dokumen yang lama dan saat ini.
  3. Membantu menanamkan kebiasaan membaca, penerbitan daftar bacaan yang relevan adalah suatu keharusan.
  4. Membantu dalam lokasi materi, dalam hal tempat publikasi, lokasi, di perpustakaan tempat pembelian.
  5. Menghemat waktu bagi pengguna dengan memberinya daftar dokumentasi yang lengkap tentang subjek penelitiannya.
  6. Memiliki kontrol bibliografi dari kumpulan dokumen dalam jumlah besar yang diproduksi dalam bentuk konvensional dan non-konvensional dan dengan cara manual dan mekanis, atau secara singkat bisa dikatakan untuk mengendalikan ledakan pengetahuan.
  7. Memberikan akses cepat dan mudah ke informasi yang terkandung dalam dokumen kepada pengguna, untuk membuatnya terus diperbarui.
  8. Menyediakan daftar buku yang diketahui ada di perpustakaan tertentu atau di bidang studi tertentu seperti periode waktu tertentu, atau subjek tertentu, atau bahasa tertentu, atau bentuk eksposisi tertentu atau penulis individual , dan seterusnya.
  9. Menghindari duplikasi penelitian; dalam hal seorang peneliti, daftar pustaka memungkinkan dia untuk mengetahui apa yang telah ditulis pada subjeknya dan memungkinkan dia untuk selalu mendapat informasi dan informasi terbaru.
  10. Membantu pengguna dalam menemukan keberadaan atau mengidentifikasi buku atau bahan bacaan apa pun yang mungkin menarik bagi pembaca.
Kesimpulan

Dalam penjelasan yang telah dikemukakan dapat dikatakan bahwa akses cepat dan mudah ke informasi sangat penting untuk pengembangan berbagai bidang pengetahuan. Dalam hal inilah setidaknya daftar pustaka atau bibliografi memainkan peran penting. Seorang peneliti dapat mengetahui dengan baik tentang keberadaan dokumen dalam bidang pengetahuan tertentu.

Selain itu juga dapat mengidentifikasi dokumen dengan mengetahui detail bibliografi. Ini dapat berfungsi sebagai alat pemilihan buku untuk pustakawan. Di perpustakaan yang sudah mapan, perincian bibliografi membantu dalam menemukan materi. Realitas ini berguna untuk pembaca umum dan untuk peneliti.

Itulah tadi artikel yang bisa kami selesakan terkait dengan beragam penjelasan tentang tujuan dan manfaat yang ada dalam kepenulisan daftar pustaka dalam karya ilmiah. Semoga bisa memberikan referensi serta literasi bagi kalian yang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *