Pengertian Tabel, Jenis, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Tabel

Tabel pada dasarnya menjadi salah satu cara menyajikan informasi yang dipergunakan oleh seseorang dalam arti penelitian, tentusaja selain dalam bentuk diagram atau grafik. Bahkan bisa saja menyampaian tabel ini hanya sekedar narasi biasa. Dimana tabel tersusun secara sistematis atau terstruktur dalam baris dan kolom untuk mengampilkan jenis data penelitian tertentu.

Disisi lain, terdapat bermacam-macam jenis tabel dengan masing-masing contohnya yang secara garis besar bisa dibedakan menjadi dua jenis yaitu tabel sederhana dan kompleks. Yang kemudian bisa dibagi lagi menjadi tiga jenis tabel berdasarkan karakteristik data yang disajikan, yaitu tabel satu arah, dua arah, dan tiga arah. Jenis tabel yang kedua yaitu tabel tujuan umum dan tabel tujuan khusus.

Tabel

Tabel hakekatnya merupakan susunan data dalam baris dan kolom atau bisa juga dalam struktur yang lebih kompleks. Dimana penggunaan tabel banyak diterapkan dalam berbagai bidang, diantaranya yaitu komunikasi, penelitian kuantitatif dan teknik analisis data. Tabel bisa muncul di media cetak, perangkat lunak komputer, catatan tulisan tangan, ornamen arsitektur, rambu lalu lintas, dan beragam tempat lainnya.

Pengertian Tabel

Tabel adalah alat bantu visual yang berfungsi untuk menjelaskan suatu fakta atau informasi secara singkat, jelas, dan lebih menarik daripada hanya disajikan secara naratif atau menggunakan kata-kata. Sajian informasi yang menggunakan tabel lebih mudah dibaca, sehingga lebih mudah pula untuk disimpulkan.

 Pengertian Tabel Menurut Para Ahli

Adapun definisi tabel menurut para ahli, antara lain:

  1. Nurhadi (2015), Pengertian tabel adalah sajian data yang berupa angka-angka yang disajikan dalam bentuk baris dan kolom yang diklasifikasikan secara sistematis menurut kesatuan tertentu.
  2. Database Guide (2016), Arti tabel mirip dengan lembar kerja dalam aplikasi spreadsheet. Baris tertera secara horizontal dan mewakili setiap record. Kolom tertera secara vertikal dan mewakili bidang tertentu. Baris dan kolom berpotongan, membentuk kisi. Perpotongan baris dan kolom menentukan setiap sel dalam tabel.

Jenis Tabel dan Contohnya

Tabel secara luas dapat diklasifikasikan ke dalam kategori dengan masing-masing contohnya:

Tabel Sederhana Dan Kompleks

Perbedaan antara tabel sederhana dan tabel kompleks didasarkan pada jumlah karakteristik yang dipelajari. Dalam tabel sederhana, hanya satu karakteristik yang ditampilkan. Oleh karena itu, tabel jenis ini disebut juga tabel satu arah, sedangkan dalam tabel yang kompleks, dua atau lebih karakteristik ditampilkan.

Berikut penjelasannya:

  1. Tabel Satu Arah/Tabel Sederhana

Tabel satu arah ialah tabel yang menyajikan keterangan tentang satu karakteristik saja. Karakteristik yang dimaksud dalam hal ini adalah bermacam-macam hal, seperti jumlah, frekuensi, ukuran, kadar dan hal lain yang biasanya dinyatakan dalam angka. Tabel satu arah merupakan jenis tabel yang paling sederhana dan mudah untuk dibuat.

Contoh tabel satu arah yaitu:

Tabel Sebagai Luas Wilayah Menurut Kecamatan Di Kabupaten Karangnyar Tahun 2019

No Desa Luas (Km2)
1 Jatipuro 40.3650
2 Jatiyoso 67.1749
3 Jumapolo 55.6702
4 Jumantono 53.5544
5 Matesih 26.2663
6 Tawangmangu 70.0316
7 Ngargoyoso 65.3394
8 Karangapandan 34.1108
9 Karanganyar 43.0264
  1. Tabel Dua Arah

Tabel dua arah ialah tabel yang menyajikan hubungan antara dua karakteristik dan terbentuk ketika rintisan atau keterangan dibagi menjadi dua bagian koordinat. Tabel dua arah misalnya tabel yang berisi data jumlah penduduk menurut umur dan jenis kelamin, tempat tanggal lahir dan agama, atau jumlah siswa menurut jenis kelamin dan kelas dan beragam contoh lainnya.

Sebagai gambaran terkait bentuk tabel dua arah, berikut ini contohnya:

Tabel Tipe Curah Hujan Menurut Schmidt-Ferguson

Tipe Curah Hujan Nilai Q (%) Sifat
A 0≤Q<14,3 Sangat Basah
B 14,3≤Q<33,3 Basah
C 33,3≤Q<60,0 Agak Basah
D 60,0≤Q<100,0 Sedang
E 100≤Q<167,0 Agak Kering
F 167,0≤Q<300,0 Kering
G 300≤Q<700,0 Sangat Kering
H 700≤Q Luar Biasa Kering
  1. Tabel Tiga Arah/Tabel Tingkat Tinggi/Tabel Manifold

Tabel tiga arah ialah tabel yang menyajikan hubungan antara tiga karakteristik sekaligus, seperti tabel yang berisi data tentang penduduk berdasarkan pada kecamatan, jenis kelamin dan umur, atau data mahasiswa berdasarkan jenis kelamin, agama dan jurusan.

Sebagai gambaran terkait bentuk tabel tiga arah, berikut ini contohnya:

Tabel Sebagaian Persebaran dan Kepadatan Penduduk di Kecamatan Jenu

No Desa Luas (Km2) Persentase Luas Kecamatan (%) Jumlah Penduduk (jiwa) Kepadatan penduduk (Jumlah Penduduk/ Km2)
1 Karang Asem 4,46 5,47 3.156 708
2 Sodorejo 5,47 6,70 3.788 693
3 Temaji 11,45 14,03 4.732 413
4 Purworejo 4,43 5,43 2.508 566
5 Tasikharjo 5,45 6,68 2.573 472

Fungsi Tabel

Daftar tabel mempunyai sejumlah fungsi dalam penggunaannya, diantaranya yaitu memberikan kemudahan kepada para pembaca sebab dengan menggunakan tabel data tersusun secara sistematis sehingga lebih mudah dipahami.

Dirinjau dari segi tujuannya, terdapat beberapa tujuan menggunakan daftar isi dan daftar tabel untuk menyajikan data, diantaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Memberikan banyak informasi secara ringkas.
  2. Memudahkan pembaca dalam memahami bacaan.
  3. Menjelaskan suatu fakta.
  4. Menjelaskan informasi.
  5. Menyajikan data secara singkat, jelas, dan lebih menarik dibandingkan hanya berupa kata-kata.

Tujuan Pembuatan Tabel

Tabel dikenal memialiki beberapa tujuan. Yaitu;

Umum

Tujuan umum dalam tabel dikenal sebagai tabel referensi, yaitu;

  1. Memberikan informasi untuk penggunaan
  2. Memberikan referensi umum
Khusus

Tabel tujuan khusus juga dikenal sebagai tabel ringkasan atau analitis, yaitu;

  1. Memberikan informasi untuk diskusi tertentu

Cara Membaca Tabel

Cara atau Langkah-langkah dalam membaca tabel yaitu sebagai berikut:

  1. Membaca judul tabel terlebuh dahulu, karena judul akan memberikan gambaran kepada pembaca terkait isi atau data yang dimuat dalam tabel.
  2. Membaca keterangan di bagian atas tabel dan di bagian sisi kiri table, karena keterangan itu adalah kunci penjelasan mengenai data yang disajikan.
  3. Mengajukan pertanyaan terkait informasi yang disajikan. Sebagai contoh berapa banyak, tahun berapa, berapa perkembangannya.
  4. Berusaha untuk menafsirkan angka-angka yang terdapat dalam tabel.
  5. Membaca tabel dengan tetap berfokus pada tujuan atau pencarian informasi yang ingin kita peroleh atau ingin kita ketahui. Cermati pula keterangan dalam setiap baris dan kolomnya.

Agar dapat membuat kesimpulan yang benar dari data yang tertera dalam tabel, terdapat beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam menafsirkan tabel, diantaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Mencermati bagian-bagian tabel
  2. Membaca informasi di sekitar tabel
  3. Mengajukan pertanyaan tentang isi tabel
  4. Menafsirkan angka-angka atau data dalam tabel tabel
  5. Mengaitkan antar data dengan tabel
  6. Mengambil kesimpulan
Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa tabel bisa diartikan sebagai struktur data yang mengatur informasi menjadi baris dan kolom, sehingga bisa dikatakan bwha tabel dapat digunakan untuk menyimpan dan menampilkan data dalam format terstruktur.

Dalam hal ini misalnya, database menyimpan data dalam tabel dengan tujuan agar informasi bisa diakses dengan cepat dari baris tertentu. Situs web seringkali menggunakan tabel dengan tujuan untuk menampilkan beberapa baris data pada halaman. Spreadsheet menggabungkan kedua tujuan penggunaan tabel tersebut dengan menyimpan dan menampilkan data dalam format terstruktur.

Sehingga basis data sering kali berisi banyak tabel, dengan masing-masing tabel dirancang untuk tujuan tertentu. Misalnya, database perusahaan mungkin berisi tabel terpisah untuk karyawan, klien, dan pemasok. Setiap tabel mungkin menyertakan kumpulan bidangnya sendiri, berdasarkan data apa yang perlu disimpan tabel.

Dalam tabel database, setiap bidang dianggap sebagai kolom, sedangkan setiap entri (atau rekaman), dianggap sebagai baris. Nilai tertentu dapat diakses dari tabel dengan meminta data dari kolom dan baris tunggal.

Disisi lain, konvensi dan terminologi yang tepat untuk mendeskripsikan tabel bervariasi tergantung pada konteksnya. Selain itu, bentuk tabel juga bisa berbeda-berbeda secara signifikan dalam variasi, struktur, fleksibilitas, notasi, representasi maupun penggunaannya.

Itulah tadi artikel yang bisa diselesaikan tentang adanya pengertian tabel menurut para ahli, jenis, contoh, fungsi, tujuan, dan cara membacanya.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *