Pengertian Prosedur Penelitian, 2 Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Prosedur Penelitian

Pada hakikatnya untuk bagian kepenulisan yang berisi prosedur ataupun langkah-langkah dalam menjalankan arti penelitian berada di BAB 3 bersamaan dengan metode penelitian. Artinya dalam hal ini menunjukan bahwa seorang peneliti haruslah bersikap jujur dengan mengungkapkan semua bagian prosedur penelitiannya secara terbuka.

Disisi lainnya dengan menyajikan bagian metode dan prosedur penelitian juga mampu memberikan fakta yang tidak dicampuri dengan opini peneliti sekaligus dengan menyebutkan sumber dengan jelas jika laporan penelitiannya menggunakan karya orang lain.

Prosedur Penelitian

Prosedur dalampenelitin bisa dikatakan sebagai sederet kegiatan yang dijelaskan secara mendetail mengenai adanya aktivitas proses eksekusi tindakan dengan cara baku sehingga mendapatkan hasil penelitian yang sesuai dengan bentuk metode penelitian yang dipergunakan.

Prihal alasan inilah biasanya pendekatan yang bisa menjelaskan adanya bagian prosedur penelitian dalam pendekatan penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.

Pengertian Prosedur Penelitian

Prosedur penelitian adalah langkah-langkah yang dipergunakan untuk mengumpulkan jenis data penelitian sehingga berguna dalam menjawab qustion riset yang diajukan di dalam penelitian oleh si peneliti melalui informan penelitian yang ada.

Sehingga adanya pembahasan dalam bagian prosedur ini menjelaskan tentang lokasi dan subjek penelitian, populasi, sampel penelitian, desain penelitian, dan justifikasi atas laporan penelitian yang ditulis.

Pengertian Prosedur Penelitian Menurut Para Ahli

Adapun definisi prosedur penelitian menurut para ahli, antara lain;

  1. Sugiyono (2017)

Arti prosedur penelitian adalah cara ilmiah yang dipergunakan oleh seorang peneliti guna memperoleh data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Sehingga langkah ilmiahnya sendiri menujukan adanya kegiatan penelitian yang bersifat empiris dan sistematis.

Jenis Prosedur Penelitian

Bentuk penulisan bagian prosedur penelitian, antara lain;

  1. Penelitian kualitatif

Prosedur penelitian kualitatif adalah bagian adanya langkah penelitian yang disusun dengan berharap mampu untuk menghasilkan data deskriptif berupa rangkuman kata-kata tertulis atau lisan dari wawancara kepada orang-orang atau perilaku (observasi) yang diamati.

  1. Penelitian kuantitatif

Prosedur penelitian kuantitatif yaitu bagian penjelasan atas adanya penelitian yang dilakukan guna menemukan pengetahuan dengan menggunakan jenis data penelitian berupa angka sebagai alat ukur penelitian dengan menemukan keterangan mengenai apa yang ingin diketahui.

Contoh Prosedur Penelitian

Untuk contoh adanya penulisan bagian prosedur penelitian. Misalnya saja;

  1. Proposal Penelitian

Untuk penulisan prosedur peneliti dalam proposal dibuat sebelum proses penelitian dijalankan. Prihal ini sistematika yang bisa dibuat yaitu;

Prosedur Penelitian dalam Proposal

Prosedur Penelitian

Pada proposal penelitian ini memerlukan alat dan bahan untuk menunjang kegiatan penelitian. Alat yang diperlukan meliputi panci, kompor, alat jahit, alat screen sablon, rakel, dan triplek. Bahan yang diperlukan meliputi limbah ampas tebu, tali masker, larutan NaOH, larutan Hidrogen Peroksida 50%, kanji, kain kasa dan air. Proses pembuatan masker ampas tebu meliputi:

  1. Tahap Pelunakan Ampas Tebu

Dalam melunakkan serat ampas tebu memerlukan NaOH 50 gram dalam 1 liter air untuk memperoleh larutan NaOH konsentrasi 5%. Larutan NaOH dengan konsentrasi 5% dipilih karena memiliki kemampuan untuk melunakkan serat serta kandungannya yang tidak terlalu merusak lingkungan. Kegiatan pelunakan dilakukan dengan cara direbus karena aktivitas perebusan dapat menurunkan kadar selulosa pada serat ampas tebu yang memberikan kekuatan serat (Zariatin et al., 2020).

Perebusan memerlukan waktu 1 jam agar serat dapat lunak. Semakin lama waktu perebusan akan berdampak terhadap tekstur serat yang halus dan mudah putus dan sebaliknya jika serat ampas tebu direbus dengan waktu yang singkat maka tekstur akan keras dan kuat (Nurkertamanda & Alvin, 2012).

  1. Tahap Penggelantangan (Bleaching)

Mencampurkan larutan Hidrogen peroksida 50% sebanyak 80 ml dan air hingga volume 4 liter dalam panci, lalu direbus selama 1 jam yang disertai dengan pengadukan. Hasilnya serat ampas tebu memiliki warna kuning cerah dibandingkan sebelumnya. Fungsi pada tahap penggelantangan yaitu untuk mengurangi warna kuning pada serat yang diperoleh dari lignin. Terdapat kesulitan dalam menghilangkan keseluruhan lignin karena daya tahan lignin cukp tinggi terhadap alkali (Wahyudi et al., 2015).

  1. Tahap Pencetakan

Merendam serat ampas tebu sebanyak 3-4 kali dengan air agar bahan kimia yang menempel pada serat dapat berkurang. Membuat lem kanji dengan konsentrasi 4%, 8%, 12% dan 16%. Tujuan dari lem kanji adalah untuk merekatkan serat ampas tebu yang sudah diblender sebelumnya.

Semakin rendah kadar kanji maka perlekatan semakin kecil, sedangkan semakin tinggi kadar kanji maka perlekatan serat semakin kuat (Sudding & Jamaluddin, 2015). Kegiatan memblender serat ampas tebu perlu dilakukan karena pada teknik kali ini tidak melibatkan proses yang membutuhkan tekanan dan temperatur tinggi (autoklaf). Proses dalam autoklaf bertujuan untuk mempercepat proses ekstraksi serat ampas tebu, namun pada penelitian ini diganti dengan proses perebusan.

Mencetak serat ampas tebu menggunakan screen sablon. Mengeringkan dilakukan di bawah sinar matahari hingga kering karena jika mengeringkan dalam suhu ruang maka membutuhkan waktu yang lama (Mangin & Nugroho, 2015).

  1. Tahap Pembuatan Masker

Menggunting serat ampas tebu dengan panjang 25 cm dan lebar 18 cm lalu dibentuk sesuai dengan bentuk masker sesuai kreativitas dan keinginan.

  1. Prosedur Penelitian Kualitatif

Bagian penulisan untuk prosedur penelitian kualitatif bisa dibuat dengan sistematika sebagai teknik analisis data. Bagian ini kepenulisannya sebagai berikut;

Prosedur Penelitian dalam Penelitian Kualitatif

Prosedur dalam penelitian ini meliputi:

  1. Pengumpulan data, data dikumpulkan untuk selanjutnya diambil bagian-bagian yang paling relevan dengan gagasan yang sedang dibahas.
  2. Reduksi data, merupakan analisis yang berfungsi menajamkan, mengelompokkan, mengarahkan, serta mengorganisasikan data hingga diperoleh kesimpulan akhir dari data yang telah diperoleh.
  3. Penarikan kesimpulan, teknik ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah. Penulisan ini diuraikan secara detail mengenai desain dan konsep kerja dari 4CS, mulai dari perancangan hingga perakitan serta teknik implementasinya

Nah, demikinalah artikel yang bisa dibagikan dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan pengertian prosedur penelitian menurut para ahli, macam, dan contoh kepenulsannya. Semoga saja mampu memberi wawasan bagi kalian.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.