Pengertian Daftar Isi, Jenis, Struktur, dan Cara Menulisnya

Diposting pada

Daftar Isi Adalah

Kapan Anda diminta merumuskan daftar isi untuk pertama kalinya? Bentuk tulisan seperti apa yang seharusnya Anda sertai daftar isi? Daftar isi tentunya bukan hal yang asing bagi kita. Setiap kali kita akan menbaca buku pasti ada daftar isi yang tertera disana. Pada dasarnya daftar isi tersebut dibuat untuk memudahkan kita dalam menemukan bagian pada buku yang kita butuhkan dengan cepat tanpa harus membuka halaman demi halaman satu persatu. Tapi dengan mengetahui nomor halaman yang kita cari melalui daftar isi, kita bisa langsung meluncur ke halaman yang kita cari.

Selain buku, daftar isi juga diperlukan misalnya untuk penulisan esai formal di sekolah. Tapi hal ini tergantung pada panjang tulisan Anda. Misalnya, jika Anda menulis esai mendalam dengan banyak jumlah halaman, daftar isi akan menambah kesan profesionalisme pada tulisan Anda. Di sisi lain, jika ini adalah esai pendek, misal hanya lima paragraf, daftar isi tidak akan diperlukan. Untuk memperjelas pemahaman kita tentang daftar isi, artikel ini akan mengulas tentang pengertian daftar isi, jenis, struktur, dan cara menulisnya. 

Daftar Isi

Daftar isi menjadi salah satu bagian penting pada penulisan buku atau bentuk karya tulis lainnya. Ada atau tidaknya daftar isi dalam suatu karya tulis akan membuat perbedaan yang sangat signifikan. Daftar isi digunakan sebagai salah satu cara untuk menemukan halaman yang ditujukan pada suatu materi tertentu. Tanpa disertai dengan daftar isi, maka pembaca tidak akan mengetahui mana yang akan menjadi bahasan dan pada halaman berapa yang sedang dibutuhkan.

Pliny the Elder memuji Quintus Valerius Soranus (wafat 82 SM) sebagai penulis pertama yang menyediakan daftar isi untuk membantu pembaca menavigasi karya yang panjang. Daftar isi Pliny untuk ensiklopedisnya Historia naturalis (“Natural History“) dapat dilihat secara online dalam bahasa Latin dan bahasa Inggris.

Laporan formal (sepuluh halaman atau lebih dan terlalu panjang untuk dimasukkan ke dalam memo atau surat) juga memiliki daftar isi. Dalam buku berbahasa Inggris, daftar isi biasanya muncul setelah halaman judul, pemberitahuan hak cipta, dan, dalam jurnal teknis, abstrak; dan sebelum daftar tabel atau gambar, kata pengantar, dan kata pengantar.

Daftar isi yang dicetak menunjukkan nomor halaman tempat masing-masing bagian dimulai, sedangkan yang digital menawarkan tautan untuk menuju ke setiap bagian. Jika sebuah buku atau dokumen berisi bab, artikel, atau cerita oleh penulis yang berbeda, nama mereka biasanya muncul di daftar isi.

Materi sebelum daftar isi umumnya tidak tercantum di sana. Namun, semua halaman kecuali sampul luar dihitung, dan daftar isi sering diberi nomor dengan nomor halaman angka Romawi kecil. Banyak pengolah kata populer, seperti Microsoft Word, WordPerfect, dan StarWriter mampu secara otomatis menghasilkan daftar isi jika pembuat teks menggunakan gaya khusus untuk bab, bagian, subbagian, dan lain-lain.

Pengertian Daftar Isi

Daftar isi merupakan urutan judul pada tiap bab beserta halaman yang terdapat pada sebuah buku atau bentuk tulisan lainnya. Fungsi daftar isi yaitu untuk memudahkan kita mencari judul penulisan secara cepat tanpa harus mencari satu persatu.

Atau dengan kata lain daftar isi yang terdapat dalam sebuah dokumen berfungsi sebagai peta bagi pembaca, sehingga membuat pembaca lebih mudah untuk menemukan informasi dalam dokumen berdasarkan judul dan nomor halaman. Daftar isi yang baik harus disusun dengan baik, mudah dibaca dan mudah digunakan.

Pengertian Daftar Isi Menurut Para Ahli

Adapun definisi daftar isi menurut para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

Your Dictionary

Daftar isi atau Table of Content (TOC) adalah peta jalan untuk setiap bagian tulisan Anda. Apakah Anda sedang menulis esai atau buku, daftar isi akan memungkinkan pembaca menemukan informasi spesifik atau mengunjungi kembali bagian favorit mereka dalam teks.

Wordnik

Daftar isi adalah daftar judul bagian-bagian buku atau dokumen, disusun sesuai urutan bagian-bagian itu. Daftar isi juga didefinisikan sebagai daftar divisi (bab atau artikel) dan halaman di mana mereka mulai.

Definitions

Daftar isi adalah daftar bagian-bagian dari buku atau dokumen yang disusun sesuai urutan bagian-bagian tersebut. Daftar isi biasanya mencakup judul atau deskripsi dari header tingkat pertama, seperti judul bab dalam karya yang lebih panjang, dan sering termasuk judul tingkat dua atau bagian dalam bab juga, dan kadang-kadang bahkan judul tingkat ketiga.

Newton Gresham Libarary

Daftar Isi atau Table of Content (TOC) adalah daftar terorganisir bab-bab dan bagian utama dari dokumen Anda. Pembaca akan segera dapat melihat bagaimana naskah Anda disusun dan kemudian beralih ke bagian yang paling relevan bagi mereka. Daftar isi yang jelas, ringkas, dan diformat dengan baik adalah indikator pertama dari makalah penelitian yang baik.

Jenis Daftar Isi

Berikut ini beberapa contoh format penulisan daftar isi, antara lain adalah sebagai berikut; 

Daftar isi tingkat tunggal (Single Level TOC)

Jika Anda bertanya-tanya bagaimana cara menulis daftar isi, keputusan pertama yang harus Anda buat adalah masalah kedalaman daftar isi. Seberapa detail daftar isi yang akan Anda buat (atau Anda perlukan)? Apakah sejumlah bab yang  akan Anda tuliskan? Atau, apakah Anda ingin menambahkan subbagian juga?

Berikut ini contoh daftar isi tingkat tunggal untuk masing-masing bab. Anda dapat menyertakan serangkaian titik untuk memudahkan mata pembaca dalam mencatat nomor halaman yang sesuai.

Contoh Daftar isi tingkat tunggal

Daftar isi yang dibagi lagi (Subdivided TOC)

Mengingat bahwa konten di atas mencakup informasi yang masih terlalu luas, Anda mungkin ingin membaginya lagi menjadi beberapa bagian (sub-bagian). Format untuk itu adalah sebagai berikut:

Contoh Daftar isi yang dibagi lagi

Daftar isi bertingkat (Multi-Level TOC)

Tentu saja, Anda dapat terus memasukkan sub-bagian sebanyak yang Anda butuhkan. Jika Anda masuk secara mendalam ke berbagai jenis kata benda, kata kerja, kata sifat, dan kata keterangan, maka Anda dapat memasukkan setiap jenis sebagai subjudulnya sendiri.

Perhatikan bahwa, meskipun daftar isi dimaksudkan untuk mengarahkan pembaca, Anda hanya ingin menyoroti bagian yang paling penting. Terlalu banyak level dapat membuat hal-hal yang tidak perlu menjadi rumit, membatalkan tujuan dari daftar isi. Format daftar isi multi-level sebagai berikut:

contoh Daftar isi bertingkat

Daftar isi akademik

Mari kita lihat daftar isi khusus untuk penulisan akademik. Isi di atas dapat digunakan untuk penulisan akademis atau penulisan novel. Seringkali, dalam penulisan akademis, setiap judul diberi nomor dan label. Tentu saja, Anda harus menuliskan daftar isi sesuai gaya yang diinginkan instruktur Anda, seperti gaya APA, gaya MLA, atau gaya Chicago.

Jika Anda mengirimkan makalah Anda secara elektronik, Anda bahkan dapat menautkan setiap bagian ke nomor halaman yang sesuai, memungkinkan pembaca untuk melompat langsung ke bagian itu dengan mengklik mouse. Sebagai perkiraan kasar, daftar isi untuk esai mungkin terlihat seperti ini:

contoh Daftar isi akademik

Strktur Daftar Isi 

Secara umum, daftar isi berisi bagian-bagian berikut ini:

  1. Abstrak (dimulai pada halaman iii)
  2. Ucapan terima kasih (opsional)
  3. Dedikasi (opsional)
  4. Pendahuluan (opsional)
  5. Daftar Isi (opsional untuk meletakkannya di daftar isi tulisan Anda)
  6. Daftar Tabel (jika ada)
  7. Daftar Gambar (jika berlaku)
  8. Daftar lainnya, termasuk: Daftar Definisi, Daftar Algoritma, Daftar Persamaan (jika berlaku)
  9. Badan utama teks Anda (misal, judul bab, judul, dan subjudul)
  10. Lampiran atau lampiran (opsional)
  11. Bibliography
  12. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae)

Cara Menuliskan Daftar Isi

Berikut ini langkah-langkah atau cara membuat daftar isi, yaitu:

Menggunakan heading

Bagi anda yang menggunakan headings pada Ms. Word pada setiap pekerjaannya, maka Anda bisa dengan mudah menyusun daftar isi. Apabila Anda membuat semua hal yang menurut pendapat Anda pantas digunakan sebagai heading, maka Anda bisa mempertebal (bold) kata–kata yang akan dijadikan headings, kemudian klik headings. Setelah itu lanjutkan hingga semunya selesai.

Jika sudah selesai, maka selanjutnya Anda masuk pada menu “Reference” lalu masuk ke “Table of Content”. Pada menu itulah cara membuat daftar isi bisa anda gunakan. Atur daftar isi sesuai keinginan Anda. Setelah selesai, anda klik “Ok”. Maka daftar isi yang Anda buat telah selesai.

Mengubah judul baru dalam daftar isi

Seringkali, ada hal – hal yang terlewatkan dalam proses pembuatan buku ataupun artikel sehingga memerlukan adanya editing. Apabila Anda merasa kurang memasukan judul yang seharusnya Anda masukkan ke dalam daftar isi, maka Anda dapat menambahkan judul baru tanpa perlu membongkar secara keseluruhan daftar isi. Caranya yaitu sebagai berikut:

  1. Anda block kata yang telah anda ubah, kemudian Anda masuk pada menu “Home” dan pilih style heading yang Anda gunakan
  2. Jika sudah, Anda masuk kembali ke menu “References”, kemudian Anda klik sub menu “Update Table”
  3. Setelah itu, tekan “Enter” dan cek, akan ada perubahan pada daftar isi yang telah Anda buat.

Mengubah konten daftar isi

Selain mengubah judul dalam daftar isi, Anda juga bisa mengubah konten daftar isi. Apabila Anda sudah telanjur memilih style, maka Anda dapat mengubah daftar isi sesuai dengan style yang Anda gunakan dalam Ms. Word.

Caranya yaitu masuk pada menu “References” lalu masuk ke “Table of Content”. Setelah masuk pada sub menu, maka selanjutnya sesuaikan dengan style yang Anda gunakan. Hilangkan heading yang ada dan gantilah heading sesuai dengan style yang Anda miliki. Setelah itu, klik “Oke”.

Nah, demikianlah serangkaian artikel yang memberikan penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian daftar isi menurut para ahli, jenis, struktur, contoh, dan cara menulisnya yang benar. Semoga melalui materi ini bisa bermanfaat. Trimakasih,

Referensi Tulisan
  1. Definitions for table of contents dari https://www.definitions.net/definition/table+of+contents
  2. Table of Contents dari https://shsulibraryguides.org/thesisguide/tableofcontents
  3. Table of contents dari https://en.wikipedia.org/wiki/Table_of_contents
  4. Table of contents dari https://www.wordnik.com/words/table%20of%20contents
  5. Table of Contents Manual dari https://www.unlv.edu/sites/default/files/page_files/3/8_TableofContentsManual.pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *