Klasifikasi Penelitian Berdasarkan Fungsinya

Diposting pada

Klasifikasi Penelitian Berdasarkan Fungsi

Pada hakekatnya ada banyak cara untuk mengkategorikan berbagai jenis metode penelitian. Hal tersebut tergantu pada rangkaian kata yang dipergunakan untuk mendeskripsikan penelitian pada disiplin ilmu tertentu. Akan tetapi secara umum jikalau dilihat berdasarkan fungsinya daripada contoh desain penelitian, maka pengkategorian data menentukan metode pengambilan sampel, skala, waktu, dan lokasi penelitian.

Oleh karena itulah dalam setiap masalah, peristiwa, fenomena, dan proses secara praktis yang menjadi solusi dan saran seprang ilmuwan harus melakukan penelitian sekaligus menemukan penyebab, solusi, penjelasan, dan penerapannya.

Penelitian

Penelitian adalah sebagai penerapan dari pendekatan ilmiah pada suatu pengkajian rumusan masalah dalam mendapatkan informasi yang berguna dan hasil yang bisa dipertanggungjawabkan.

Dengan demikian penelitian hanya berhasil jikalau menemukan jawaban, apakah menyukai jawaban ini atau tidak. Misalnya saja untuk riset pengembangan difokuskan pada pertanyaan-pertanyaan yang relevan, berguna dan penting. Jika tidak ada pertanyaan, tidak ada penelitian.

Jika pemerintah, bisnis, lembaga, tenaga kerja, organisasi, dan masyarakat pada umumnya berfungsi secara efisien dan efektif, penting bahwa keputusan yang mereka buat didasarkan pada informasi yang valid dan andal serta analisis yang menyeluruh.

Pencarian informasi ini disebut sebagai proses penelitian. Mungkin ada bukti yang sudah ada (misalnya dari penelitian sebelumnya) yang dapat kita manfaatkan. Jika tidak ada, maka perlu dilakukan penelitian.

Klasifikasi Penelitian Berdasarkan Fungsinya

Adapun untuk jenis penelitian berdasarkan fungsinya, antara lain:

  1. Penelitian Dasar

Penelitian dasar adalah jenis pendekatan penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang suatu subjek, fenomena atau hukum dasar alam. Jenis penelitian dasar ini terutama difokuskan pada kemajuan pengetahuan daripada memecahkan masalah tertentu.

  1. Penelitian Terapan

Penelitian terapan adalah jenis desain penelitian yang berusaha memecahkan masalah tertentu atau memberikan solusi inovatif untuk masalah yang mempengaruhi individu, kelompok atau masyarakat. Ciri penelitian terapan ini sering disebut sebagai metode penelitian ilmiah atau penelitian kontrak karena melibatkan aplikasi praktis dari metode ilmiah untuk masalah sehari-hari.

  1. Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian tindakan kelas merupakan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan berkolaborasi dengan klien dalam mendiagnosis masalah dan mengembangkan solusi berdasarkan diagnosis tersebut. Dengan kata lain, salah satu ciri utama penelitian tindakan kelas adalah berkolaborasi antara peneliti dan anggota organisasi untuk menyelesaikan masalah organisasi.

  1. Penelitian Penilaian

Penelitian penilaian atau penelitian asesmen adalah penelitian yang berkaitan dengan penilaian terhadap subjek tertentu. Misalnya guru melakukan penilaian untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terkait materi yang telah diajarkan.

  1. Penelitian Evaluasi

Penelitian evaluasi, juga dikenal sebagai evaluasi program, mengacu pada tujuan penelitian daripada metode tertentu. Penelitian evaluasi adalah penilaian sistematis atas nilai atau manfaat waktu, uang, tenaga, dan sumber daya yang dihabiskan untuk mencapai tujuan.

  1. Penelitian Komparatif

Penelitian komparatif adalah metodologi penelitian dalam ilmu sosial yang bertujuan untuk membuat perbandingan antar negara atau budaya yang berbeda.

Masalah utama dalam penelitian komparatif adalah bahwa kumpulan data di berbagai negara dapat mendefinisikan kategori secara berbeda (misalnya dengan menggunakan definisi kemiskinan yang berbeda) atau mungkin tidak menggunakan kategori yang sama.

  1. Penelitian Korelasional

Penelitian korelasional adalah penelitian non-eksperimental yang dilakukan oleh peneliti dengan mengukur 2 variabel dan menilai hubungan statistik (yaitu, korelasi) di antara keduanya dengan sedikit atau tanpa upaya control terhadap variabel asing.

  1. Penelitian Studi Kasus

Studi kasus adalah strategi penelitian dan penyelidikan empiris yang dilakukan untuk menyelidiki fenomena dalam konteks kehidupan nyata. Studi kasus didasarkan pada penyelidikan mendalam terhadap satu individu, kelompok, atau peristiwa untuk mengeksplorasi penyebab prinsip-prinsip yang mendasarinya.

  1. Penelitian Pengembangan

Penelitian dan pengembangan (R&D) mencakup kegiatan yang dilakukan peneliti untuk berinovasi dan memperkenalkan produk dan layanan baru. Istilah R & D secara luas terkait dengan inovasi baik di dunia korporat dan pemerintahan atau sektor publik dan swasta. R&D memungkinkan perusahaan untuk tetap menjadi yang terdepan dalam persaingannya.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca sekalian berkenaan dengan klasifikasi penelitian jikalau dilihat berdasarkan pada fungsinya. Semoga memberi edukasi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *