Pengertian Pendekatan Penelitian, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada
Rate this post

Pengertian Pendekatan Penelitian

Diskusi terkait proses penggunaan pendekatan penelitian menjadi bagian penting dari setiap studi ilmiah terlepas dari area dalam arti penelitian. Alasannya karena dalam bab metodologi penelitian senantisa ditemukan keterangan pendekatan apa yang dipergunakan. Baik induktif, deduktif, dan abduktif.

Selain itu, menentukan pendekatan penelitian untuk proses publikasi ilmiah memecah argumen menjadi beberapa poin. Dimana hal ini diperlukan guna melangkah lebih jauh untuk melakukan penelitian Anda sekaligus menjawab rumusan masalah penelitian yang telah Anda ditetapkan.

Pendekatan Penelitian

Pendekatan penelitian bisa dianggap sebagai cara berpikir yang diadopsi peneliti tentang bagaimana desain penelitian dibuat dan bagaimana penelitian akan dilakukan. Dalam penelitian sosial, inti sari pendekatan penelitian meliputi tiga jenis, yaitu kualitatif, kuantitaif, dan campuran atau gabungan yang juga dikenal dengan istilah mix method.

Adapun untuk proses dalam teknik analisis data yang dapat dilakukan dengan salah satu dari ketiga pendekatan tersebut bisa bersifat induktif, deduktif atau gabungan keduanya.

Pengertian Pendekatan Penelitian

Pendekatan penelitian adalah rencana konsep yang dijadikan sebagai prosedur untuk penelitian yang mencakup langkah-langkah mulai dari asumsi luas hingga metode terperinci dalam pengumpulan data, analisis, dan interpretasi. Keputusan keseluruhan melibatkan pendekatan mana yang harus digunakan untuk mempelajari suatu topik.

Pengertian Pendekatan Penelitian Menurut Para Ahli

Adapun definsi pendekatan penelitian menurut para ahli, antara lain;

  1. Scott W. Vanderstoep and Deirdre D. Johnston

Kedua tokoh tersebut berpendapat bahwa kendati bervariasi dalam pendekatan penelitian bisa dikelompokkan ke dalam 2 bagian besar, yaitu pendekatankKualitatif dan pendekatan kuantitatif.

Penekanan pada penelitian kuantitatif adalah pada penilaian numerik atas fenomena yang dipelajari. Sedangkan penekanan pada pendekatan kualitatif adalah pada pembangunan naratif atau deskripsi tekstual atas fenomena yang diteliti.

  1. Project Guru

Pendekatan penelitian adalah rencana dan prosedur yang terdiri dari langkah-langkah asumsi luas untuk metode rinci pengumpulan data, analisis dan interpretasi. Oleh karena itu, berdasarkan pada sifat masalah penelitian yang ditangani.

Pendekatan penelitian pada dasarnya dibagi menjadi dua kategori, yaitu pendekatan pengumpulan data dan pendekatan analisis data atau penalaran.

Jenis Pendekatan Penelitian

Adapun untuk macam bentuk pendekatan penelitian yang bisa dipergunakan. Yaitu;

  1. Pendekatan Kualitatif

Untuk pendakatan dalam metode penelitian kualitatif berikut ini beberapa macam yang dipergunakan. Antara lain;

  1. Asumsi filosofis yang digunakan

Menggunakan klaim pengetahuan (paradigma) konstruktivis soaial/transformatif. Penelitian kualitatif biasanya dikaitkan dengan paradigma konstruktivis sosial yang menekankan sifat realitas yang dikonstruksi secara sosial.

  1. Paradigma konstruktivis

Kaum konstruktivis sosial meyakini bahwa individu-individu selalu berusaha memahami dunia dimana mereka hidup dan bekerja. Mereka mengembangkan makna-makna subjektif atas pengalaman-pengalaman mereka-makna-makna yang diarahkan pada objek-objek atau benda-benda tertentu.

Dengan berpijak pada paradigm ini peneliti berfokus pada proses dan interaksi. Pengakuan bahwa latar belakang pribadi peneliti membentuk interpretasi dan makna (interpretivisme). Mengembangkan teori atau pola makna secara induktif alih-alih menguji dari teori (grounded approach).

  1. Paradigma transformatif

Pardigma ini berasumsi bahwa peneliti harus dihubungkan dengan politik dan agenda perubahan politik untuk menghadapi penidasan sosial yang terjadi pada level apapun (Mertens, 2010 dalam Creswell, 2016).

Dengan paradigma ini terdapat unsur advokasi dalam penelitian; penelitian ini terarah pada suatu sebab. Penelitian mengandung agenda tindakan yang dapat mengubah kehidupan mereka yang terlibat (berbeda dari penelitian tindakan). Masalah-masalah yang dibahas mencakup aspek-aspek penting: pemberdayaan, ketidaksetaraan, dan penindasan .

  1. Strategi penelitian yang digunakan

Menggunakan strategi fenomenologi, grounded theory, etnografi, studi kasus, dan naratif. Antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Metode yang diterapkan

Meliputi pertanyaan-pertanyaan terbuka, pendekatan yang sedang muncul, data tekstual, atau data gambar.

Penerapan praktik-praktik penelitian

Meliputi beberapa hal, antara lain;

  1. Mengumpulkan makna dari partisipan
  2. Fokus pada konsep atau fenomena tunggal
  3. Membawa nilai-nilai pribadi penelitian
  4. Meneliti konteks atau setting partisipan
  5. Memvalidasi akurasi temuan-temuan
  6. Menginterpretasi data
  7. Membuat agenda untuk perubahan atau reformasi
  8. Berkolaborasi dengan partisipan penelitian
  1. Pendekatan Kuantitatif

Sedangkan untuk beberapa macam dalam metode kuantitatif beberapa pendekatan riset yang dipergunakan. Antara lain;

  1. Asumsi filosofis yang digunakan

Menggunakan klaim pengetahuan (paradigma) post-positivis. Kaum post-positivis memperthanakan filsafat deterministic bahwa sebab-sebab (faktor-faktor kausatif) sangat menentukan akibat atau hasil akhir.

Untuk itu, permasalahan yang dijai kaum post-postivis mencerminkan adanya kebutuhan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyabab yang mempengaruhi hasil akhir, sebagaimana yang banyak ditemukan dalam penelitia eksperimen kuantitaif.

Dengan kata lain, paradigma ini menilai penyebab yang mempengaruhi hasil. Mengurangi gagasan menjadi serangkaian kecil gagasan untuk diuji sebagai variabel. Penelitian diatur oleh pertanyaan penelitian atau hipotesis. Perlunya pengamatan dan pengukuran yang cermat, serta adanya pengujian teori.

  1. Strategi penelitian yang digunakan

Menggunakan strategi penelitian survei dan penelitian eksperimen.

  1. Metode yang diterapkan

Meliputi pertanyaan-pertanyaan tertutup, pendekatan yang ditentukan sebelumnya, data numerik.

Penerapan praktik-praktik penelitian

Meliputi beberapa hal, diantaranya;

  1. Menguji atau memverifikasi teori atau penjelasan
  2. Mengidentifikasi varaibel-variabel penelitian yang akan diteliti
  3. Menguhubungkan variabel-variabel dalam rumusan masalah dan hipotesis penelitian
  4. Menggunakan standar validitas dan reliabilitas
  5. Mengobservasi dan mengukur informasi secara numerik (angka-angka)
  6. Menerapkan pendekatan-pendekatan yang bebas bias
  7. Menerapkan prosedur-prosedur statistik dan statistika
  1. Pendekatan Metode Campuran

Sedangkan untuk jenis metodologi campuran beberapa pendekatan yang dipergunakan, antara lain;

  1. Asumsi filosofis yang digunakan

Menggunakan klaim pengetahuan (paradigma) pragmatis, yaitu paradigm yang berpijak pada aplikasi dan solusi atas atas permasalahan yang (Patton, 1990 dalam Creswell, 2016). Ketimbang berfokus pada metode, para peneliti pragmatik lebih menekankan pada pemecahan masalah dan menggunakan semua pendekatan yang ada untuk memahami masalah tersebut.

Pragmatisme timbul dari tindakan, situasi dan konsekuensi. Dengan berpijak pada paradigm ini peneliti memiliki kebebasan untuk memilih metode, teknik dan lain-lain. Ada tujuan yang dimaksudkan untuk penelitian dan pemeriksaan konsekuensi.

Penelitian terletak dalam konteks (sosial, sejarah, dan lain-lain). Pendekatan yang sangat terbuka untuk mengumpulkan, menganalisis, dan melihat data.

  1. Strategi penelitian yang digunakan

Menggunakan strategi sekuensial, konkruen, dan transformatif.

  1. Metode yang diterapkan

Meliputi pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup, pendekatan yang sedang muncul dan  ditentukan sebelumnya, serta data dan analisis data kualitatif dan kuantitaif.

Penerapan praktik-praktik penelitian

Meliputi beberapa hal, diantarnya;

  1. Mengumpulkan data kualitatif dan kuantitaif
  2. Mengembangkan landasan pemikiran untuk pencampuran
  3. Menggabungkan data pada tahap-tahap penelitian yang berbeda
  4. Menyajikan gambaran visual tentang prosedur-prosedur dalam penelitian
  5. Menerapkan praktik-praktik penelitian kualitataif dan kuantitaif

Teknik Memilih Pendekatan Penelitian

Teknik Memilih Pendekatan Penelitian
Teknik Memilih Pendekatan Penelitian

Kriteria untuk memilih suatu pendekatan penelitian meliputi:

  1. Sifat masalah penelitian atau masalah yang ditangani, pertanyaan yang perlu kita jawab
  2. Tujuan penelitian
  3. Pengalaman pribadi, keterampilan, sikap, minat, dan lain-lain dari peneliti
  4. Sumber daya yang tersedia
  5. Sensivitas masalah yang dihadapi
  6. Disiplin studi
  7. Penonton/konsumen penelitian

Contoh Pendekatan Penelitian

Berikut ini masing-masing contoh dari pendekatan yang telah dikemuakkan di atas:

  1. Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif memberikan gambaran umum tentang sisi “manusia” dari suatu masalah dalam hal perilaku, kepercayaan, pendapat, emosi, dan hubungan, dan faktor tak berwujud, seperti norma sosial, status sosial ekonomi, peran gender, etnis, dan agama.

Contoh penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif misalnya:

  1. Studi riset etnografi: Salah satu cara untuk mengungkap kebutuhan pelanggan yang belum terpenuhi adalah dengan “mengikuti mereka pulang” dan mengamati mereka ketika mereka berinteraksi dengan produk. Anda tidak dipersenjatai dengan hipotesis apa pun untuk menguji; alih-alih, Anda mencari tahu bagaimana suatu produk digunakan.
  2. Studi dalam penelitian fenomenologi: Ada ledakan dalam 5 tahun terakhir dalam kursus dan pelatihan online. Tetapi bagaimana siswa terlibat dengan kursus ini? Sementara Anda dapat memeriksa waktu yang dihabiskan dan konten diakses menggunakan data log dan bahkan menilai prestasi siswa secara berhadap-hadapan dalam kursus, studi fenomenologis akan bertujuan untuk lebih memahami pengalaman siswa dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi pemahaman materi.
  1. Penelitian Kuantitatif

Misalnya, suatu organisasi yang melakukan suatu even, mengumpulkan umpan balik dari para peserta acara tentang nilai yang mereka lihat dari acara tersebut.

Dengan menggunakan templat survei even, organisasi dapat mengumpulkan umpan balik yang dapat ditindaklanjuti tentang tingkat kepuasan pelanggan selama berbagai fase acara seperti penjualan, acara pra dan pasca, kemungkinan merekomendasikan organisasi kepada teman dan kolega mereka, preferensi hotel untuk acara mendatang dan pertanyaan serupa lainnya.

  1. Penelitian Campuran

Misalnya dengan menggunakan desain sekuensial eksplanatori: Peneliti mengumpulkan data tentang risiko dan persepsi orang tentang manfaat daging merah menggunakan survei dan menindaklanjuti dengan wawancara dengan beberapa individu yang berpartisipasi dalam survei untuk belajar lebih detail tentang tanggapan survei mereka (misalnya, untuk memahami proses pemikiran orang dengan persepsi risiko rendah).

Misalnya dengan menggunakan desain sekuensial eksploratori: Peneliti mengeksplorasi kepercayaan dan pengetahuan orang tentang informasi nutrisi yang memulainya dengan wawancara di toko dan kemudian menggunakan analisis informasi untuk mengembangkan instrumen survei yang kemudian diberikan kepada sampel dari suatu populasi.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan. Dapatlah dikatakan bahwa setidaknya terdapat 3 jenis pendekatan penelitian, yaitu pendekatan kualitataif, kuantitatif , dan campuran yang dapat dipilih oleh seoarang peneliti. Dimana hal ini bisanya menginformasikan keputusan ini haruslah berpijak pada asumsi filosofis yang dibawa peneliti ke dalam penelitian; prosedur penyelidikan (disebut desain penelitian) dan metode pengumpulan, analisis, dan interpretasi data yang spesifik.

Oleh karena itulah pendekatan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan pencarian jawaban atas pertanyaan penelitian (perumusan masalah).

Demikianlah artikel yang memberikan penjelasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian pendekatan penelitian menurut para ahli, jenis, dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini memberikan wawasan serta pengetahuan. Trimakasih,

Referensi Tulisan
  1. Creswell, John. (2016). Research Design Pendekatan Metode, Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Diterjemahkan oleh Fawaid dan Pancasari. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.
Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *