6 Contoh Simple Random Sampling dalam Penelitian dan Cara Membuatnya

Diposting pada

Contoh Simple Random Sampling

Sampel acak sederhana atau yang dikenal dengan simple random sampling bisa dikatakan sebagai bagian daripada teknik pengambilan data penelitian yang terdiri atas sejumlah populasi sehingga haruslah dipilih secara acak, dimana aturan khususnya setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel (responden penelitian).

Disisi lainnya, proses pengambilan sampel secara acak yang dikenal dengan simple random sampling ini sendiri dapat dengan mudah diterapkan untuk beragam contoh subjek penelitian sekaligus studi pengetahuan. Termasuk ekonomi, sosial, politik, kesehatan, dan lainnya.

Simple Random Sampling (Sampel Acak Sederhana)

Simple random sampling adalah bagian daripada mekanisme pengambilan sampel untuk jenis data penelitian dari setiap anggota populasi dengan prosedur universal sehingga prihal ini tanpa memperhatikan strata yang ada dalam setiap populasi yang ada.

Contoh Simple Random Sampling

Adapun untuk contoh sampling acak sederhana dalam beragam topik penelitian. Misalnya saja;

  1. Sosial

Topik sosial yang bisa dijadikan sebagai bagian daripada metode simple random sampling. Misalnya saja;

Simple random sampling dalam Penelitian Sosial

Adaya keinginan untuk melakukan riset yang terkait dengan pandangan anak-anak jalanan terhadap kehidupan sosial di Kota Medan. Dimana keseluruhan dalam jumlah anak jalanan di Kota Medan tercatat 95 anak. Sehingga mekanismenya untuk menghemat biaya dan waktu, maka si peniliti akan mengambil 20 anak sebagai sampelnya. Prosedur pengambilan sampel. Antara lain;

  • Membuat 95 potongan kertas yang diberi nomor dari 1 sampai 95.
  • Kertas dilipat dan dimasukkan ke dalam kotak atau gelas yang diberi lubang kecil di penutupnya.
  • Kotak/gelas dikocok, lalu diambil satu potong setiap kali pengocokan.
  • Angka atau nomor yang tertera dalam kertas tersebut dilihat dan dicatat angkanya sampai dengan pengocokan ke-20.

Prihal ini misalkan yang terambil adalah angka 35, maka elemen populasi yang terpilih adalah nomor 35

  1. Kesehatan

Tema kesehatan yang bisa dibuat dengan pengambilan sampel acak sederhana (simple random sampling) secara singkat. Misalnya saja;

Simple random sampling dalam Penelitian Kesehatan

Adanya informan penelitian yang setidaknya terdiri dari n=9 dengan catatan rekening pasien yang dimiliki Rumah Sakit Abadul Muluk Lampung, kemudian diambil untuk menduga rata-rata jumlah uang dari N=484 rekening yang ada.

Maka, prosedur dalam daftar tabel yang akan dijadikan sampel. Antara lain;

Simple random sampling dalam Penelitian Kesehatan

Dugalah μ, rata-rata jumlah uang dan hitung bound of error pada penduga tersebut.

Maka, jawabannya;

Contoh Simple random sampling dalam Penelitian

Cara Membuat Simple Random Sampling

Setdaknya, ada beberapa langkah kunci untuk memilih sampel acak sederhana, yaitu:

  1. Tentukan populasinya

Mulailah dengan menentukan populasi yang ingin kita pelajari. Penting untuk memastikan bahwa kita memiliki akses ke setiap anggota populasi, sehingga kita dapat mengumpulkan data dari semua orang yang dipilih untuk sampel.

  1. Tentukan ukuran sampel

Selanjutnya, kita perlu memutuskan seberapa besar ukuran sampel kita. Meskipun sampel yang lebih besar memberikan kepastian statistik yang lebih tinggi, namun hal itu juga lebih mahal dan membutuhkan lebih banyak pekerjaan.

Ada beberapa cara potensial untuk memutuskan ukuran sampel, tapi salah satu yang paling sederhana melibatkan penggunaan rumus dengan interval kepercayaan dan tingkat kepercayaan yang kita inginkan, perkiraan ukuran populasi yang kita tangani, dan deviasi standar dari apa pun yang kita inginkan untuk mengukur populasi penelitian kita.

Interval kepercayaan dan tingkat kepercayaan yang paling umum digunakan masing-masing adalah 0,05 dan 0,95. Karena kita mungkin tidak mengetahui deviasi standar dari populasi yang kita pelajari, kita harus memilih angka yang cukup tinggi untuk menjelaskan berbagai kemungkinan (seperti 0,5). Kemudian kita dapat menggunakan kalkulator ukuran sampel untuk memperkirakan ukuran sampel yang diperlukan.

  1. Pilih sampel secara acak

Langkah ketiga ini sejatinya dapat dengan mudah untuk dilakukan dengan salah satu dari dua cara, yaitu metode lotre atau metode bilangan penentuan dengan sistematika acak seperti yang telah dijelaskan di atas.

  1. Kumpulkan data dari sampel

Terakhir, kita harus mengumpulkan data dari sampel yang telah kita pilih. Untuk memastikan validitas temuan penelitian, kita perlu memastikan setiap individu yang dipilih benar-benar berpartisipasi dalam studi kita. Jika beberapa keluar atau tidak berpartisipasi karena alasan yang terkait dengan pertanyaan yang kita pelajari, ini dapat membuat temuan penelitian kita menjadi bias.

Singkatnya, jika peserta muda secara sistematis cenderung tidak berpartisipasi dalam penelitian kita, temuan kita mungkin tidak valid karena kurang terwakili dalam kelompok ini.

Peneliti mengikuti metode berikut ini untuk memilih sampel acak sederhana:

  1. Mereka menyiapkan daftar semua anggota populasi terlebih dahulu, kemudian setiap anggota ditandai dengan nomor tertentu (misalnya ada anggota ke-n, kemudian diberi nomor dari 1 hingga n).
  2. Dari populasi tersebut, peneliti memilih sampel secara acak dengan dua cara yaitu tabel bilangan acak dan software generator bilangan acak. Biasanya para peneliti lebih memilih perangkat lunak penghasil angka acak, karena tidak diperlukan campur tangan manusia untuk menghasilkan sampel.

Nah, demikianlah artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan adanya contoh simple random sampling dalam penelitian dan cara mementukannya. Semoga saja bisa memberikan wawasan bagi kalian semuanya.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.