Contoh Penulisan Rencana Pengembangan Usaha

Diposting pada
Rate this post

Contoh Rencana Usaha

Rencana pengembangan usaha menjadi salah satu bagian penting dalam pembuatan proposal. Hal ini bisanya berada dalam Bab 4 yaitu pada bagian hasil dan pembahasan. Meskipun demikian, kadangkala untuk membuatnya sendiri diperlukan secara sistematis melalui konsep yang baik dan benar.

Terlepas daripada itu semua. Penulisan dalam rencana pengembangan senantisa ada untuk proposal kegiatan pengembangan usaha makanan, industri kreatif, travel, bahkan untuk pembuatan BUMDES (Badan Usaha Miliki Desa) di luar daripada gambaran progja (program kerja).

Rencana Usaha

Rencana usaha adalah penggambaran secara menyeluruh terkait dengan dokumentasi program kerja yang dibuat dengan tertulis guna menggambaran suksesi atas langkah-langkah usaha yang akan diajukan dalam perusahaan ataupun investor.

Disini perlu paham bahwa struktur proposal usaha berbeda dengan proposal penelitian. Dimana dalam formatnya kadangkala pembuatan proposal usaha sebagai berikut;

  1. Halaman Judul
  2. Abstrak
  3. Pendahuluan, dengan menggambarakan tuliskan topik usaha, yang berfungsi sebagai kalimat identifikasi dengan rangkaian dengan jelas urutan pembahasan setiap sub-topik untuk memberikan informasi latar belakang kepada pembaca yang diperlukan untuk memahami bagian-bagian proposal
  4. Isi, dalam isi ini sudah termasuk bahasan subtopik beserta dengan sistematika rancangan usaha yang diajukan.
  5. Kesimpulan, yang sejatinya menyatakan secara singkat alasan mengapa proposal yang akan diajukan penting untuk kemudian di danai.
  6. Kutipan literatur

Contoh Rencana Pengembangan Usaha

Sebagai penjelasan yang lebih mendalam. Untuk contoh penulisan dan pembuatan rencana pengembangan usaha misalnya yaitu;

  1. Makanan

Pembuatan rencana usaha makanan ditulis dengan seobjektif mungkin. Lantaran ini akan memberikan konsep yang jelas bagi para pembacanya (investor). Adapun yang paling efektif bisa disusun dengan memberikan gambaran tentang keunikan makanan yang dibuat kemudian dilanjutkan dengan target pasar dan juga bagian lokasi pemasaran dilakukan.

Rencana Usaha Makanan

Keunikan Produk Makanan

Pembuatan produk keripik berbahan nasi ini bukanlah usaha yang baru, sehingga dalam hal inilah kami akan mencoba untuk mengemas dengan kemasan yang unik, rasa yang gurih dan lezat. Tentusaja hal tersebut dilakukan sebagai suatu bentuk usaha yang berbeda dengan usaha sejenis yang sudah ada dahulu dipasaran.

Adapun untuk sistematika rencana usaha kami ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu;

  1. Menggunakan kemasan produk anti zip-lock, yakni kemasan bungkus yang dapat direkatkan kembali ketika konsumen sudah tidak ingin mengonsumsinya lagi
  2. Harga yang terjangkau
  3. Proses produksi yang higienis
  4. Aman dikonsumsi untuk semua kalangan, karena banyak manfaat juga khasiat terutama untuk tubuh juga kesehatan kulit.

Target Pasar

Keripik berbahan nasi yang kami ajukan dalam proposal usaha ini memanglah sejatinya belum banyak yang mengetahui akan rasanya, oleh karena itu target pasar kami adalah semua kalangan, baik muda maupun tua, anak-anak, orangtua, mahasiswa, remaja yang kurang menyukai makanan berbahan dasar pare ini akan tertarik oleh panganan ringan ini.

Lokasi Usaha

Lokasi usaha mempakan suatu hal yang sangat penting dan sangat memrnjang bagi berkembang atau tidaknya suatu usaha nantinya. Adapun dalam proses menentukan lokasi usaha, berikut ini adalah beberapa hal yang kami pertimbangkan;

  1. Lokasi usaha strategis, berdekatan dengan keramaian dan merupakan pusat usaha kuliner di malam hari
  2. Lokasi dekat dengan sekolah dan kos-kosan karyawan
  3. Kawasan rekreasi, perumahan, perkantoran, dan kampus

Oleh karena itu, kami memilih lokasi tempat usaha kami di daerah Stadiun Manahan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah

  1. Industri Kreatif

Sedangkan untuk pembuatan rancangan dalam pengambangan usaha bisa disusun dalam BAB 4 setelah adanya BAB 3 terkait metode penulisan. Pembuatannya bisa dilakukan secara step by step bagimana usaha tersebut akan dijalankan.

Rencana Pengembangan Usaha Industri Kreatif

Rencana Pengembangan Usaha Kaligrafi

Untuk mengembangkan usaha kaligrafi agar dapat terus berkembang, maka selanjutnya terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Riset Pasar

Riset pasar harus terus dilakukan untuk memahami tingkat kepuasan pelanggan dan melakukan evaluasi terhadap produk sehingga produk yang dijual dapat menarik bagi masyarakat serta layak untuk dijual.

  1. Pihak yang Terkait

Untuk memperluas pemasaran diperlukan kerja sama dengan pihakpihak yang terkait dalam pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Sejauh ini, Kaligrafi telah bekerja sama dengan Galeri Cecillia Pigura di daerah Strategis Solo untuk menitipkan produk secara langsung di tempat tersebut.

Selain itu, usaha Kaligrafi juga bekerja sama dengan website pengembangan usaha. Kaligrafi telah memiliki reseller di daerah Kebumen, Pemalang dan Pekalongan. Dengan begitu, diharapkan jangkauan dapat semakin meluas dan terus berkembang.

  1. Target Pemasaran

Usaha kaligrafi ini memiliki target pemasaran semua kalangan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan dari berbagai usia, karena desain dan luaran produk kaligrafi dapat fleksibel menyesuaikan keinginan pelanggan.

  1. Promosi dan Publikasi

Proses pengenalan produk memerlukan promosi yang konsisten dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Strategi promosi dan publikasi dapat dilakukan dengan membuat souvenir, mengikuti
pameran, memberikan sampel gratis, memasang iklan di media, membuat testimonial, menjadi sponsor, dan lain-lain.

  1. Izin Usaha

Izin usaha sangat diperlukan agar produk dapat dipasarkan secara bebas. Bahkan, tidak menutup kemungkinan untuk memasarkan produk hingga mancanegara.

Hak Paten Dalam Industri kreatif rawan akan terjadinya penjiplakan ataupun pemalsuan. Maka dari itu, diperlukan hak paten atas ide dan produk kaligrafi.

  1. Teknologi

Proses produksi dalam pembuatan kaligrafi ini masih dibuat secara konvensional yang membutuhkan waktu dan tenaga ekstra sehingga belum dapat diproduksi secara massal dalam waktu singkat. Maka dari itu, diperlukan teknologi tepat guna yang dapat membantu proses produksi secara efisien.

Nah, itulah saja artikel yang bisa dibagikan. Bagi para pembaca berkenaan dengan contoh penulisan dan pembuatan rencana pengembangan usaha makanan bserta industri kreatif. Semoga saja bisa membantu, khususnya kalian yang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *