Contoh Observasi Penelitian

Diposting pada

Contoh Laporan Observasi Penelitian

Bisa dikatakan bahwa observasi adalah serangkaian upaya yang dilakukan dalam memperolehan informasi secara aktif dari sumber utama. Oleh karena itulah dalam berbagai jenis metode penelitian langkah melakukan observasi ini menjadi sangat penting, baik dalam penelitian kualitatif ataupun penelitian kuantitatif.

Disisi lain, istilah observasi juga dapat merujuk pada data yang dikumpulkan selama kegiatan penelitian berlangsung. Mulai dari proses pengamatan yang bersifat kualitatif, yaitu hanya ada atau tidaknya suatu properti yang dicatat, atau kuantitatif jika nilai numerik dilampirkan pada fenomena yang diamati dengan menghitung atau mengukur.

Observasi Penelitian

Observasi penelitian adalah rangkaian pengamatan yang dilakukan secara langsung terhadap suatu objek penelitian yang ada di lingkungan dengan meliputi berbagai aktivitas perhatian terhadap kajian objek dengan menggunakan pengindraan.

Oleh karena itulah tahapan singkat observasi ini terdiri atas berbagai macam proses biologis maupun proses psikologis. Akan tetapi, proses yang paling penting ialah ingatan dan pengamatan.

Contoh Observasi Penelitian

Sebagai penjelasan lebih mendalam. Berikut ini merupakan salah satu contoh observasi proses penelitian yang dilakukan dengan mengamati situasi dan kondisi di lapangan. Misalnya saja;

  1. Penelitian di Desa

Laporan Observasi Penelitian Singkat

Profil Desa

Nama Desa Desa Way Galih
Nama kepala desa Winarni
Kecamatan Tanjung Bintang
Kabupaten Lampung Selatan
Perangkat desa
  1. Sekertaris Desa, Eli Suprapto
  2. Kepala Urusan Pemerintah, Tumarno
  3. Kepala Urusan Pembangunan, Sudiono

Setelah kelompok kami turun lapang untuk melakukan observasi ke Desa Way Galih, Kec. Tanjung Bintang, kami memperoleh data dan informasi dari Narasumber yaitu Ibu Winarni selaku Kepala Desa. Banyak perbincangan yang kami lalui terkait dalam pengumpulan data MUSRENBANG tersebut.

Maka kami mengajukan beberapa pertanyaan melalui wawancara, yang menghasilkan sebuah arti kesimpulan untuk jawaban dari petanyaan kami.

  1. Ibu winarni selaku kepala desa way galih kecamatan tanjung bintang mengatakan bahwa , masalah di desa way galih sangat banyak dikeluhkan oleh masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan adanya kemajuan dari desa tersebut terkait dengan fasilitas umum yang memadai untuk mlakukan aktivitas sehari-hari tanpa adanya sebuah hambatan. masalah yang ada di desa waygalih yaitu jalan dan jembatan yang rusak, gorong-gorong, kekurangan air bersih yang terjadi pada bulan juli-desember, kekurangan pangan terjadi dari bulan november-januari, kesehatan (banyak penyakit) ada di bulan oktober-januari, panen terjadi di bulan maret-mei, tanam dari bulan oktober-januari. Namun, Masalah yang paling dominan adalah sarana, seperti jalan dan jembatan yang sering di lewati oleh masyarakat. Karena sarana tersebut merupakan satu-satunya akses untuk melakukan kegiatan sehari-hari, seperti jual beli, bersekolah, menjual hasil panen ke kota, penerimaan bantuan dari kota ke desa menjadi sulit untuk dilalui oleh masayarakat sekitar dan pendatang. Dengan keluhan tersebut ibu kades mengatakan bahwa “takutnya nanti, apabila ada tamu atau investor dari luar desa yang ingin berkunjung ke desa kami melihat desa kami, enggan untuk berkunjung karena jalan yang rusak mampu menyita banyak waktu yang seharusnya dapat di manfaatkan dengan baik”. Hal yang paling mendesak inilah yang menjadi prioritas MUSRENBANG.
  2. Program yang diprioritaskan belum dilaksanakan sesuai harapan Karena, pada dasarnya letak geografis Lampung Selatan sangatlah luas, ibu winarni mengatakan bahwa “sebenarnya jika di bandingkan Kecamatan Tanjung Bintang lebih besar dari kota Bandar Lampung” dari keadaan itulah yang menyebabkan tidak optimalnya program pembangunan yang diprioritaskan. Kemudian adanya kendala teknis dimana pegawai yang bekerja disana belum mengerti cara pembuatan proposal karena pegawai tersebut hanya lulusan sekolah menengah Atas (SMA) dan belum mempelajari secara mendalam tentang pembuatan proposal tersebut. ibu winarni menambahkan bahwa “ bagi kami, alhamdulillah kalau memang dana tersebut belum turun seluruhnya , karena nanti saya takut juga kalau mencairkan dana tersebut tanpa adanya proposal yang baik dan benar, sehingga saya takut dituduh menyelewengkan dana tersebut”. dari kendala tersebut (proposal) seharusnya di tiap desa harus ada pelatihan pembuatan proposal agar tidak terjadi kesalahan saat mengajukan proposal, “pelaporan proposal tidak akan dilaksanakan oleh kades karena belum adanya pelatihan tersebut, dana yang sebenarnya tiap desa itu bernilai 1,4 miliar/tahun tetapi yang masuk ke dalam rekening saya baru 286 juta”.
  3. Program tersebut sebenarnya dilaksanakan tergantung kesepakatan yang ada di RPJMDes melalui tembusnya proposal, namun dalam kenyataannya ibu kepala desa mengatakan “kami warga Desa Way Galih belum sama sekali mendapatkan pelatihan pembuatan proposal, jadi wajar saja apabila program tersebut belum terlaksana dengan baik”.
  4. Peserta forum musrenbang desa terdiri atas:
  • Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPM-Desa) membantu pemerintah Desa dalam menyusun RPJM-Desa dan RKP-Desa;
  • Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama sebagai nara sumber
  • Rukun Warga/Rukun Tetangga, Kepala Dusun, Kepala Kampung, dan lain-lain sebagai anggota
  • Warga masyarakat sebagai anggota.
  1. Menurut kami jalan yang rusak tersebut hampir di sepanjang jalan desa way galih, pendapat kami pun dibenarkan oleh ibu winarni selaku kades dari desa way galih “iya, memang di desa way galih jalannya hampir semuanya mengalami kerusakan, saya bersyukur dan berterimakasih adik-adik dari unila masih mau berkunjung ke desa kami, yaitu desa way galih”.
  2. Partisipasi masyarakat Sangat antusias, karena pada dasarnya masyarakat menginginkan yang terbaik untuk desanya. Dimana setiap warga memiliki keluhan masing-masing. Disinalah tempat mereka menyalurkan pendapat dengan keluhan yang mereka rasakan terhadap desa way galih, partisipasi inilah yang sangat di perlukan oleh kades dalam penyusunan MUSRENBANG
  1. Penelitian di Sekolah

Observasi Laporan Penelitian

Dari pengalaman observasi yang sudah terjun langsung dilapangan, ditemukan banyak sekali kekurangan dan kelebihan sistem manajemen guru dan kepala sekolah di sekolah dasar. Maka, berikut saya simpulkan beberapa pengalaman yang diperoleh selama melakukan observasi, yaitu diantaranya:

Dimulai dari sarana dan prasarana yang tidak memadai, ada masalah yang cukup unik yaitu dijumpai guru yang suka menggosip dan yang digosipkan itu teman sesama guru dan kepemimpinan kepala sekolah yang menurut beliau tidak demokratis dan tidak transparan terhadap pengalokasian dana BOS, ditemukan lagi masih adanya sistem kekerasan terhadap penanganan siswa yang nakal seperti menjewer, mencubit, bahkan tidak segan-segan memukul siswanya.

Sementara pemerintah sendiri sudah memberlakukan sanksi terhadap guru yang melakukan tindakan kekerasan terhadap murid. Selain itu, ditemukan pula siswa yang berbahasa kasar disekolah mengucapkan kata-kata binatang seperti (anjing, babi, setan) dalam berkomunikasi kepada sesama temannya, tetapi tidak pula mendapat penanganan khusus dalam menyikapi kenakalan terhadap buruknya moral siswa mereka. Ditambah lagi tidak maksimalnya guru dalam melakukan kegiatan belajar mengajar dikelas.

Masih ditemukan guru yang suka memberikan tugas kepada siswa lalu gurunya pergi keluar kelas dan mengobrol bersama guru-guru yang lain, sehingga pembelajaran tidak efektif, guru asik mengobrol murid pun asik bermain dikelas. Berbeda lagi dengan masalah yang ada disekolah tempat saya melakukan observasi, disana banyak saya temukan guru yang bergaya dan berdandan seperti orang mau kepesta, mungkin karena sekolah itu letaknya ditengah-tengah kota sehingga gurunya pun saling berlomba memamerkan barang-barang brendit yang mereka punya.

Nah, itulah saja ulasan materi yang bisa dibagikan pada semua pembaca berkenaan dengan contoh singkat laporan observasi dalam penelitian. Semoga saja bisa memberikan wawasan serta pengetahuan bagi kalian yang sedang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Saya mencintai dan suka menulis terkait pendidikan dan penelitian. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *